TESTING

Main Tags

Categories

Follow Us

  • Home
  • Features
  • _POST FORMAT
  • _Error Page
  • Trending
  • contact
Telur merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan kue, khususnya cake dan martabak. Salah dalam pengolahan telur pada adonan, bisa memengaruhi kualitas hasilnya.

Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Tanjung Uncang membagikan tips bagaimana mengolah telur yang tepat agar menghasilkan cupcake dan martabak telur yang enak pula; yang disampaikan dalam kelas masak/cooking class "Membuat Cupcake dan Martabak Telur" di Perumahan Permata Laguna, Tanjung Uncang, Batu Aji, hari Sabtu, 20 November 2021 lalu.
 
Anis Sriati dan Epi Nurhayati dari RKI Tanjung Uncang yang menjadi chef hari itu. Mereka memandu para ibu warga perumahan step demi step pembuatan cupcake dan martabak telur.

"Dalam membuat cake, yang perlu diperhatikan yaitu telur. Telur jangan dicuci dengan guyur atau rendam air ya Ibu-Ibu, karena air dapat masuk ke dalam pori-pori telur," kata Anis.

Kata Anis, telur cukup dibersihkan dengan cara dilap kain atau tisu yang dibasahi.

"Telur jangan dimasukkan ke kulkas, karena dapat berpengaruh pada hasil cake-nya, bisa ambles setelah matang," tambah Anis.

Lalu Epi menerangkan cara mengolah telur dalam adonan martabak telur. "Ibu-Ibu, untuk adonan kulit, agar tidak mudah kering bisa Ibu-Ibu lebihkan penggunaan telurnya."

Cooking class ini pun dilanjutkan dengan praktik pembuatan kedua penganan. Peserta terlihat menghayati setiap prosesnya. 

Ketika cooking class sudah siap, tak lupa peserta mencocokkan catatan resep yang dibagikan oleh kedua chef RKI Tanjung Uncang.


Resep Martabak Telur

Bahan Kulit:
½ kg tepung terigu
4 butir telur
1 sdt garam/sesuai selera
1 sdm minyak goreng
Air secukupnya

Bahan Isian:
1 ons/lebih daun bawang dirajang
4 butir telur kocok lepas
5 biji sosis/bakso/ayam/daging, dicincang
½ bulatan bawang bombay diiris tipis-tipis
6 siung bawang putih dicincang halus
1 sdt garam
½ sachet lada bubuk
Penyedap rasa sesuai selera

Cara Membuat:
Adonan kulit: Campurkan terigu, telur, garam, dan minyak. Tambahkan air sedikit demi sedikit, aduk dengan wisker atau mixer kecepatan rendah sampai tercampur rata tidak menggumpal dan adonan kental. Lalu cetak dengan wajan antilengket yang sudah dipanaskan. Sisihkan 

Isian: Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum, masukan sosis/bakso/ayam/daging sampai setengah matang, masukan daun bawang, terakhir masukan telur. Tumis hingga harum dan masak. Masukan garam, merica dan penyedap rasa. Sisihkan.

Martabak Telur: letakkan 2 sendok isian ke kulit martabak, lipat menjadi bentuk persegi dengan rapi dan rapat. Lalu goreng dengan minyak yang cukup hingga kulitnya krispi.


Resep Cupcake

Bahan:
5 butir telur 
1 gelas belimbing gula pasir
1 sdm ovalet atau baking powder 
1½ gelas belimbing tepung terigu
1 sachet SKM
½ gelas margarin cair
Sejumput garam
Sejumput vanili serbuk

Cara Membuatnya:
- Kocok dengan kecepatan tinggi telur, gula, dan ovalet hingga mengembang
- Masukkan garam dan vanili, kocok sebentar dg kecepatan rendah
- Masukkan tepung sedikit demi sedikit dan aduk rata dengan spatula
- Masukan tepung margarin cair, aduk balik dengan spatula hingga tercampur rata
- Tuang di kertas cake
- Panggang di oven dengan suhu 180 derajat celcius selama 45 menit sampai matang atau sesuai dengan karakter oven masing-masing
  • 0 Comments
SUNGAI BEDUK (12/11) -- Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Sungai Beduk menyambut Hari Ayah 2021 dengan membagikan paket sembako kepada para ayah pejuang yang mencari nafkah untuk keluarga, Kamis (11/11/2021).

Ketua RKI Sungai Beduk, Prastiwi Ningsih bersama sejumlah pengurus lain secara terpisah berbagi sembako di beberapa tempat di hari yang sudah sore dan cuaca mendung.

Tim RKI Sungai Beduk mendatangi Siregar yang sedang duduk menunggu pengendara yang mengalami ban bocor. Siregar yang bekerja sebagai penambal ban merasa kaget dengan kedatangan RKI yang tiba-tiba. 

Namun kemudian ia tahu bila mereka adalah tim dari PKS, karena mengenali Ketua RKI Sungai Beduk. Rupanya mereka bertempat tinggal yang sama dan Prastiwi merupakan guru ngaji bagi anak Siregar.

Siregar bertanya, mengapa ada bagi-bagi bingkisan kepadanya. Karena katanya, biasanya bingkisan dibagi para calon legislator partai lain saat menjelang Pemilu.
"Kami dari Rumah Keluarga Indonesia PKS memberikan ini dalam rangka peringatan Hari Ayah, sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para ayah sebagai pahlawan keluarga," ujar Prastiwi Ningsih menimpali.

"PKS hadir bukan pada saat mendekati Pemilu saja, tapi setiap saat PKS hadir untuk melayani masyarakat," kata Prastiwi melanjutkan.

Di tempat berbeda, Tim RKI Sungai Beduk juga mendatangi kediaman salah seorang ayah pejuang lainnya yang bernama Dedi, seorang penjual cilok keliling. Namun beberapa bulan belakangan ia tidak lagi berjualan keliling karena motor yang biasa ia pakai mengalami kerusakan dan tidak bisa lagi menarik gerobak ciloknya.

"Kami sekarang berjualan cilok dari rumah," ujar Dedi didampingi istri saat berbincang dengan RKI Sungai Beduk.

Dedi dan istrinya terus terang merasa kaget dengan kedatangan Tim RKI Sungai Beduk pada saat itu.

"Kami terkejut atas kedatangan ibu-ibu ke sini. Apalagi paket sembako ini dibagikan dalam rangka menyambut Hari Ayah, biasanya selama ini orang lebih kenal Hari Ibu," ujar Dedi.
Rasa haru dan bahagia juga dirasakan oleh ayah pejuang lainnya yang haru itu mendapat bingkisan dari RKI Sungai Beduk. Mereka ungkapkan rasa gembira dengan kegiatan PKS dalam menyambut Hari Ayah ini.
  • 0 Comments
Ayah adalah sosok sentral dalam keluarga, di pundaknya segala tanggung jawab dibebankan, peluh dan keringat sebagai bukti perjuangan sang pahlawan pencari nafkah untuk keluarga. Meski tak meminta penghargaan dan balas jasa, mereka layak mendapatkan perhatian dan cinta atas segala perjuangan dan pengorbanannya. 12 November menjadi hari istimewa bagi para ayah sebagai bentuk apresiasi dan cinta untuk para ayah sang pahlawan keluarga.

Dan untukmu para ayah, PKS hadir dengan sejuta cinta. Semua lini bergerak menebar cinta untuk mereka dengan berbagai kegiatan sebagai bentuk penghargaan, mulai dari kota besar hingga ke daerah-daerah, tak terkecuali Kecamatan Sekupang di ujung Pulau Batam.
RKI Sekupang menyisir jalan menjumpai para pejuang pencari nafkah keluarga dengan segala macam profesinya mulai dari penjual kue, penjual lontong sarapan pagi, pedagang kaki lima hingga pedagang kecil di pinggir jalan lainnya. RKI berbagi paket sembako sebagai bentuk cinta pada para ayah pejuang nafkah di hari Senin dan Selasa, 8-9 November 2021.

Senyum kesyukuran menghiasi wajah sang ayah tatkala menerima paket sembako dari Tim RKI Sekupang, ucapan terima kasih dan doa pun disematkan.

"Semoga RKI PKS Sekupang semakin jaya, bisa selalu berbagi ke kami para pedagang kecil. Terima kasih, ya," ucap warga Sungai Harapan yang berprofesi sebagai penjual sarapan pagi.

Selainnya, Tim RKI juga datangi para ayah pejuang nafkah keluarga lainnya di beberapa tempat mulai dari Tiban Lama, Patam Lestari, Sungai Harapan, dan Kelurahan Tiban Baru. 

Salam dari kami RKI PKS Sekupang, terima kasih atas tiap tetes keringat dan helaan napas perjuanganmu untuk kami, keluargamu. Selamat Hari Ayah 2021.

  • 0 Comments
BATU AJI (11/11) -- Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batu Aji menyusuri jalan raya untuk membagikan paket sembako kepada para ayah yang berjuang mencari nafkah untuk keluarga,  Rabu (10/11/2021) yang bertepatan dengan Hari Pahlawan, di beberapa lokasi.

Kegiatan ini dilakukan sempena Hari Ayah 2021 yang diperingati setiap tanggal 12 November. Ketua RKI Batu Aji, Nuriati, bersama empat pengurus lain memberikan bingkisan apresiasi kepada para lelaki tangguh dalam menafkahi keluarga.
Suyanto, salah satu ayah hebat yang menerima bingkisan sembako dari RKI Batu Aji. Sudah tiga tahun ini ia berjualan es jeruk peras untuk menafkahi keluarga dengan dua anak. 

Ketika Tim RKI datang Suyanto sedang memeras jeruk melayani pembeli. Seperti mendapatkan rezeki yang tidak terduga dan Suyanto merasa bersyukur dengan kehadiran RKI. 

"Alhamdulillah mimpi apa saya semalam ya? Ibu sudah datang memberikan paket sembako.  Semoga PKS semakin maju," ujar Suyanto dengan senyum gembira.
Ketua RKI Batu Aji, Nuriati menyampaikan, "Selamat Hari Ayah, tetaplah menjadi ayah tangguh. Apresiasi ini kami berikan sebagai bentuk cinta kepada para ayah yang sudah berjuang untuk keluarga."

Bingkisan sembako juga diberikan kepada penggali parit dan pedagang makanan lainnya. Mereka semua menyambut gembira dan mendoakan PKS agar terus maju.


  • 0 Comments
Beberapa orang di antara kita mungkin terpikir, di zaman modern serba canggih saat ini tak mungkin ada orang dewasa yang tidak kenal baca tulis huruf latin dan hijaiyah. Namun bila kita masuk dan menelisik kehidupan sehari-hari masyarakat, kenyataannya masih banyak penduduk yang tidak mengenal huruf, terutama huruf hijaiyah atau huruf Alquran.

Kondisi tersebut juga terjadi di Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam. Di mana kecamatan ini merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari 108 pulau dan 43 di antaranya pulau berpenghuni.

Di Kecamatan Belakang Padang masih ada yang belum fasih mengeja huruf Alquran, dan mereka tidak malu untuk belajar rutin sepekan sekali meskipun usia tidak lagi muda dan kemampuan untuk menyerap ilmu juga tidak seperti anak-anaknya yang masih usia sekolah.

Adalah Ketua Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Belakang Padang yang bernama Maryani, yang mengadakan Kelas Rutin Membaca Alquran untuk dewasa di rumahnya yang berada di Pulau Sekanak, Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang. Ibu dengan tujuh orang anak ini menceritakan bagaimana Kelas Rutin Membaca Alquran untuk dewasa itu bermula.

Majelis taklim sudah terbiasa dan rutin diadakan di lingkungan setempat dan diawali dengan pembacaan Surah Yaasin yang dipimpin salah seorang dari pengurus atau jamaah. Suatu ketika Maryani yang menjadi pengisi materi tausiyah di majelis taklim meminta jamaah bergantian memimpin pembacaan Surah Yaasin tetapi banyak yang menolak dengan alasan tidak lancar bahkan tidak bisa membaca huruf Alquran.

Maryani yang juga istri dari Anggota DPRD Kota Batam dari PKS, Amri Bedu, merasa prihatin dengan kondisi ini, sedangkan usia mereka antara 30-an hingga 60 tahun.

"Nah, dari situ lah timbul ide mengajak ibu-ibu untuk belajar mengenal huruf hijaiyah sebelum sampai ke tahap membaca Alquran," ujar Maryani yang kemudian meneruskan cerita.

Alhamdulilah, awal mula ada 4 orang yang menyambut ajakan belajar ini. Setiap habis shalat dhuhur sampai menjelang ashar tiap hari Senin mereka datang ke rumah, memulai belajar membaca huruf hijaiyah dari nol dengan menggunakan metode Kibar. Itu terjadi bulan September 2020.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun. Sampai sekarang sudah satu tahun lebih dan Alhamdulillah sudah ada yang pandai baca Alquran. 

Sekarang ini, November 2021, sudah ada 17 orang peserta yang rutin dan konsisten mengikuti pembelajaran. Peserta belajar dibagi menjadi 2 kelompok, 10 orang belajar membaca dengan metode Kibar dan 7 orang lagi sudah tahapan membaca kitab Alquran.

Dengan usia mereka yang sudah dikatakan tidak lagi muda dan daya tangkap yang berbeda-beda dalam menyerap ilmu, butuh kesabaran bagi seorang pengajar. Memang seperti pepatah yang menyebut, "belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas 
batu, belajar sesudah dewasa bagai mengukir di atas air".

"Tetapi karena semangat dari ibu-ibu tersebut walaupun sudah lansia dan masih ingin belajar, timbullah satu kepuasan tersendiri bagi saya," ujar Maryani mengakhiri cerita.

  • 0 Comments
Ibu-ibu jamaah Pengajian Jumat Berkah di Perumahan Odessa berkumpul untuk mendengarkan tausiyah (ceramah) tentang pasutri yang disampaikan oleh tim Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota, Listia Nurulita, Jumat siang, 15 Oktober 2021.

Kata Listia ada delapan tujuan mulia dari pernikahan dalam Islam:

1. Melaksanakan tuntunan atau sunnah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW menjadi panutan umat Islam dalam mengarungi kehidupan, termasuk dalam menjalani pernikahan.
"Menikah adalah sunnahku, barang siapa yang tidak mengamalkan sunnahku, bukan bagian dariku. Maka menikahlah kalian, karena aku bangga dengan banyaknya umatku." (HR. Ibnu Majah no. 1846)

2. Terbebas dari perbuatan zina 
Dengan menikah manusia akan lebih bisa menundukkan pandangan sehingga bisa mencegah dari perbuatan keji dan munkar, yaitu zina. 

3. Menjaga kebersihan dan kebaikan diri
Adanya pasangan yang halal akan menjaga kebersihan dari penyakit kotor karena tidak melakukan hubungan bebas dengan lain jenis.

4. Merasakan ketenangan jiwa
"Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia ciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang." (QS Ar-Rum : 21)

5. Mendapatkan keturunan
Salah satu tujuan menikah adalah melanjutkan generasi dengan melahirkan keturunan-keturunan yang shalih shalihah. 

6. Memiliki investasi akhirat
Dengan memiliki keturunan akan bertanggung jawab memberikan pendidikan yang baik dan anak-anak tersebut yang akan menjadi investasi akhirat bagi orang tuanya. 

7. Menyalurkan fitrahnya
Dengan kenormalan manusia sebagai makhluk ia memiliki fitrah untuk cenderung dengan lawan jenis. Laki-laki berpasangan dengan perempuan untuk saling melengkapi.

8. Membentuk peradaban yang baik
Setiap orang tua melakukan kewajiban merawat dan mendidik anak-anaknya dengan penuh tanggung jawab. Dari setiap keluarga yang baik ini akan terbentuk masyarakat baik kondusif dan terbangun peradaban manusia yang baik. 
Kata Listia, untuk mempertahankan kualitas yang baik dalam keluarga harus punya ibadah unggulan seperti puasa sunah, shalat malam (tahajud), infak atau sedekah, baca Qur'an dan lain sebagainya. Istikamah dilakukan bersama-sama sehingga menjadikan rumah sebagai tempat ternyaman, yang dirindukan oleh seluruh anggota keluarga. 

Jamaah Pengajian Jumat Berkah tertarik dengan kajian pasutri hari itu, konsentrasi penuh terhadap uraian yang disampaikan pemateri.  Mereka pun berharap RKI memberikan materi yang lain pada pertemuan-pertemuan yang akan datang.
  • 0 Comments
NONGSA (22/10) -- Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kecamatan Nongsa memberikan pelatihan janaiz kepada ibu-ibu majelis taklim di Punggur, Kelurahan Kabil, Rabu (20/10/2021).

Pelatihan ini dipandu Widya Ningsih yang didampingi Ketua BPKK Nongsa Sri Utami dan Pengurus RKI Nongsa Novianti.

"RKI akan terus membersamai Ibu-ibu semua, baik saat pemilu ataupun tidak pemilu, akan terus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," ujar Novi saat membuka acara.

Sebanyak 30 peserta dilatih Widya tentang bagaimana menghadapi seseorang yang sedang sakaratul maut, merawat jenazah dari memandikan, mengafani hingga menshalatkan. 
"Kita tidak perlu merasa takut, ketika menghadapi mayat, pahala merawat jenazah sangatlah besar dan membutuhkan waktu yang singkat 1-2 jam sudah selesai, tapi Allah memberikan ganjaran sebesar 2 gunung uhud. Berbeda dengan puasa yang harus kita kerjakan dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Jadi sayang apabila tidak dikerjakan," pesan Widya.

Ibu-ibu taklim tersebut sangat antusias mengikuti pelatihan, banyak pertanyaan berkaitan merawat jenazah. Widya telaten melayani hingga jamaah puas mendapat jawabannya.
  • 0 Comments
Baik dalam bahasan umum ataupun dalam Islam, bukan hal yang baru bahwasanya kesehatan adalah hal yang sangat penting. Dalam pandangan Islam, kesehatan harus seimbang antara kesehatan fisik dan kesehatan mental, dan setiap wanita muslimah sangat penting untuk memperhatikannya.

Materi tersebut yang disampaikan oleh Dokter Eka Rosyilia dalam pengajian rutin di Kampung Tua Belian pada Ahad, 3 Oktober 2021 yang didampingi Pengurus Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota Widya Ningsih.

Kata Dokter Eka, untuk mendapatkan kesehatan fisik dan kesehatan mental diperlukan upaya-upaya dalam memenuhinya. Setiap orang khususnya wanita muslimah harus memenuhi kebutuhan kesehatan fisiknya, yaitu:

1. Nutrisi makanan dengan terpenuhinya gizi yang seimbang.
2. Asupan air yang cukup, air ini dapat membantu meningkatkan metabolisme sehingga bisa membuang kotoran dan racun dalam tubuh. 
3. Istirahat yang cukup, dengan tidur teratur dapat mengurangi tingkat stres tubuh itu sendiri. 
4. Aktivitas yang cukup, yaitu dengan berolahraga dan melakukan kegiatan yang bermanfaat dapat mencegah datangnya penyakit.  

Adapun untuk kesehatan mental, setiap muslimah dapat menunjang dengan kebiasaan seperti ini:
1. Shadaqah, yaitu mengeluarkan sebagian harta untuk diberikan kepada yang membutuhkan. 
2. Hubungan suami istri yang baik yang akan meningkatkan hormon kebahagiaan.
3. Shalat yang rajin yang akan menentramkan hati dan jiwa sehingga tidak mudah stres.
4. Membaca Al-Qur'an, akan mendapatkan ketenangan jiwa sehingga rasa gelisah hilang, berganti dengan harapan dan keyakinan.

Dokter Eka mengatakan, parameter kesehatan yang disebut di atas juga berlaku untuk pria. Artinya setiap orang harus melakukan upaya untuk mendapatkan kesehatan bagi dirinya.

Pengajian rutin pada hari itu diikuti 20 peserta, mereka fokus menyimak materi yang disampaikan Dokter Eka. Peserta juga aktif bertanya saat dibuka sesi tanya-jawab, bahkan banyak pertanyaan yang disampaikan luar tema materi pengajian hari itu seperti masalah haid, deteksi dini tentang tumor payudara, vaksin Covid-19, dan tentang perkembangan anak.

  • 0 Comments
Seulas senyum dari seorang lelaki bernama Abdullah menyambut kami pada Senin malam, 4 Oktober 2021, ketika bertandang ke Rumah Susun (Rusun) Tanjung Uncang Blok A. Warga sekitar menyebutnya rusun batamec karena lokasinya dekat dengan PT Batamec di kawasan industri yang ada di Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam.

Abdullah ini sebelumnya tinggal di kompleks perumahan yang mengalami musibah. Kebakaran telah menghanguskan rumah Abdullah dan dua rumah lainya di Puripesona Tahap I, Tanjung Uncang yang terjadi hari Senen, 27 September 2021 lalu sekitar pukul 18.30 WIB.

Pak Abdullah mempersilakan kami berdua dari Rumah Keluarga Indonesia (RKI). Saya, Nuriati Ketua RKI Batu Aji datang bersama RKI Tanjung Uncang, Bu Nursaidah, dan beberapa teman sesama pengurus di RKI.

Pak Abdullah mempersilakan kami masuk sambil mengatakan, "Mohon maaf, tempatnya sempit."

Kami pun masuk ke dalam unit rusun dengan membawa bantuan berupa uang tunai, sembako, juga pakaian untuk Pak Abdullah dan keluarga. 

Abdullah mengatakan, kejadian kebakaran itu bukanlah seperti yang diberitakan media dan diperbincangkan warga, yang disebut disebabkan karena ada puntung rokok atau karena korek api yang menyambar minyak (bensin) yang ia jual. 

Cerita Pak Abdullah mengalir begitu saja, kami berusaha menjadi pendengar yang baik. 

"Sebenarnya kejadiannya nggak seperti yang di berita-berita itu, Bu," Abdullah mengawali cerita. 

"Sore itu saya lagi ngasih makan ikan di depan rumah, sekitar jam 6  lewat, tahu-tahu bunyi letupan, ternyata meteran yang meledak, langsung saya matikan sekringnya.

Karena panik saya ambil air untuk memadamkan, tiba-tiba api sudah membesar, kami bingung. Saat itu tidak bisa menyelamatkan barang-barang kami. Alhamdulillah saya dan istri selamat. 

Saya kalau ingat kejadian itu lutut saya rasanya lemes." 
Abdullah sesekali menghela napas, matanya berkaca-kaca.

"Kami (sekarang) numpang di tempat anak," lanjut Abdullah sambil melirik istri di sampingnya, "alhamdulillah Ibu dan rombongan mau hadir, kami bersyukur masih ada orang yang peduli dengan kami."
 
"Terima kasih atas kedatanganya, kami senang, sekaligus kami juga ingin menepis berita-berita yang sudah beredar yang mengatakan kebakaran dari puntung rokok, dari korek api. Memang benar saya jualan minyak, tapi kejadiannya nggak seperti itu."

Setelah ia selesai bercerita lalu kami mengatakan, kami dari RKI Batu Aji ingin menyampaikan amanah dari teman-teman RKI-PKS di Batu Aji berupa bantuan sembako, uang tunai, dan pakaian.

"Semoga bermanfaat. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesabaran, keikhlasan atas musibah ini dan semoga Allah ganti dengan yang lebih baik," kata saya malam itu.

"Terimaksih, Bu, atas bantuannya. Semoga PKS dan RKI Batu Aji kedepan semakin lebih baik," ucap Pak Abdullah.

"Aamiin," serentak kami menjawab.

Tidak lama kemudian kami langsung pamit karena sayup-sayup terdengar kumandang adzan Isya.

*Diceritakan oleh Nuriati, Ketua RKI Batu Aji

  • 0 Comments
Nice Cooking Class merupakan kelas memasak yang menjadi salah satu program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Sekupang dalam memberdayakan masyarakat terutama kaum ibu. RKI Sekupang membuka Nice Cooking Class perdana dengan menu kue boyo khas Suriname di Perumahan Kavling Cendrawasih, Patam Lestari, Sekupang hari Sabtu, 2 Oktober 2021.

Kelas perdana ini Ketua RKI Patam Lestari Yanti Morina menjadi tuan rumah, sekaligus ia ingin memperkenalkan RKI kepada masyarakat di Kelurahan Patam Lestari.

“Kelas memasak ini merupakan bagian dari program kegiatan rutin RKI Sekupang, dan insyaAllah nanti akan dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan lainnya untuk ibu-ibu di Kavling Cendrawasih,” ujar Yanti dalam sambutannya.

Yang menjadi trainer dalam kelas memasak ini adalah Bendahara RKI Sekupang yaitu Nina Agustina. Ia merupakan keturunan dari Suriname. Dengan sabar dan telaten Nina menjelaskan tahap demi tahap cara memasak kue boyo. 

"Banyak warga mengira bahwa kue boyo adalah roti buaya seperti khas Betawi. Kue boyo beda dengan roti buaya ya, Ibu-ibu. Kue boyo ini bahannya dari singkong" terang Nina.

Singkong di Batam menjadi salah satu produk perkebunan warga lokal yang bisa dikatakan melimpah di pasaran. Berbeda dengan bahan makan lain yang harus didatangkan dari luar kota. 

Ketua RKI Sekupang Russinta Yuliati mengatakan, di masa pandemi ini harus kreatif mempertahankan ketahanan pangan dengan bahan dari alam lokal, namun tetap memperhatikan kualitas dari makanan.

“Saya berharap dengan kegiatan ini ibu-ibu menjadi kreatif sehingga dapat mempertahankan ketahanan pangan, dan juga tetap memperhatikan tiga hal dari makanan yang kita konsumsi yaitu bergizi, halal, dan thayyib,” harap Yuli.

Nina menjelaskan bila resep kue boyo didapat dari keluarganya. “Kue boyo ini merupakan kue khas Suriname yang menjadi makanan sehari-hari keluarga, resepnya diajarkan turun-temurun dari keluarga kami.”

Rasa yang lezat, bahan yang mudah didapat dan cara pengolahan yang sederhana menjadi daya tarik tersendiri dari kue boyo. Ini yang membuat setiap peserta berminat untuk mencoba mempraktikkanya sendiri. 

Peserta sangat senang dengan praktik kue boyo hari itu dan berharap RKI akan melanjutkan kegiatan kelas memasak ini di kesempatan berikutnya.

“Alhamdulillah, dari acara ini saya dapat ilmu resep kue boyo, insyaAllah nanti akan kami praktikkan di rumah, banyak singkong di sekitar sini, rasa kuenya lezat," ungkap salah satu peserta bernama Azidawati.

"Terima kasih RKI, semoga nanti RKI bisa mengajari kami resep-resep yang lainnya lagi,” lanjut Azidawati.

Kelas memasak RKI kali ini sangat istimewa karena selain dapat bermanfaat bagi warga juga dapat menaikkan nilai sumber daya alam di sekitar dengan mengubah singkong menjadi olahan yang memiliki kualitas dan daya saing dengan produk kue lainnya.

Akhirnya, setelah kurang lebih dua jam kegiatan berlangsung, sekitar pukul 17.30 kelas memasak ditutup dengan acara makan bersama. Peserta Nice Cooking Class pulang dengan membawa kue boyo hasil masak dan catatan resep yang dibagikan RKI Sekupang.

  • 0 Comments
Mendung yang menyelimuti langit Batam Kota di siang Jumat, 1 Oktober 2021 mengiringi dua orang tim Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota menuju Perumahan Odessa, Kelurahan Belian memenuhi undangan dari Pengajian Jumat Berkah untuk memberikan pelatihan es krim sehat. 

Termos yang berisi es krim sehat yang sudah jadi untuk contoh, dipangku oleh Fitniati di belakang; berboncengan dengan Titik Yuliani. Berbagai perlengkapan lain seperti mixer dan bahan-bahan dicantolkan di bagian depan motor. 

Sambil saling bercerita tentang banyak hal menjadikan perjalanan mereka berdua lebih asyik dan menyenangkan, tak terasa hingga salah arah. Setelah berputar dan mengikuti petunjuk Imas koordinator Jumat Berkah melalui telepon, keduanya sampai di tempat acara.

Acara dibuka dengan tilawah Al-Qur'an secara bersama-sama dimulai dari Surah Yasin, Al-Kahfi dan As-Sajadah, dan pembacaan doa khatmil Qur'an. Setelah itu Imas mempersilakan Tim RKI untuk memulai pelatihan.

Titik Yuliani yang didampingi Fitniati dan Ketua RKI Belian Nur Halimah, memperkenalkan bahan-bahan untuk membuat es krim sehat dan beberapa pengetahuan tentang takaran yang dipergunakan.

"Es krim ini sangat cocok untuk anak-anak, bahannya sangat mudah dicari, tidak terlalu mahal, dan tentu lebih sehat," kata Titik.

Fitniati yang berperan sebagai trainer utama dalam pelatihan membuat es krim ini dengan cekatan mempersiapkan perlengkapan sambil berbagi cerita sejarah es krim. 

"Ibu-ibu tahu tidak, darimana es krim ini berasal? Konon jaman dahulu es krim ini adalah makanan para bangsawan, mereka membuatnya dari salju dicampur dengan berbagai buah dan madu," ujar Fitni.

Fitni kemudian memberikan tips tentang cara mempergunakan mixer yang benar supaya es krim menjadi lembut. Ia juga memberikan kiat bagaimana bisa menjualnya supaya bisa menghasilkan pendapatan tambahan bagi ibu rumah tangga.

Sebanyak 20 jamaah Jumat Berkah luar biasa senangnya dengan kehadiran RKI di hari Jumat itu, mereka antusias ingin mencoba dan ikut terlibat praktik membuat es krim sehat sambil terus bertanya ke Tim RKI.

Rupanya mereka ketagihan dan ingin merasakan pelatihan jenis lainnya.
"Ibu-ibu RKI, kami mau pelatihan pelatihan yang lain, insyaAllah RT yang lain akan bergabung pada pertemuan yang akan datang. Jangan bosan hadir ya Bu, bersama kami," kata salah satu peserta bernama Dewi.

Acara ditutup dengan makan es krim bersama. "Lembut dan mantap Bu, gampang juga membuatnya," puji Imas.
  • 0 Comments
Jumat adalah hari yang istimewa dan umat Islam meyakini akan banyaknya keutamaan hari tersebut. Hadits Rasulullah SAW menyebutkan, “Sebaik-baik hari yang pada hari itu mata hari terbit adalah hari Jumat, pada hari itu Adam diciptakan. Pada hari itu ia dimasukkan ke surga dan pada hari itu dikeluarkan dari surga dan tidak akan terjadi hari-hari kecuali pada hari Jumat.” (HR.Muslim dan Tirmidzi).

Di hari yang penuh keutamaan itu yaitu Jumat, 25 September 2021 Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota silaturahmi ke perkumpulan ibu-ibu Pengajian Jumat Berkah yaitu gabungan dari jamaah pengajian dari beberapa perumahan yang berdekatan seperti Odessa, Bandara Mas, Valencia, dan Taman Raya. 

Perkumpulan Pengajian Jumat Berkah hari itu diadakan di Perumahan Odessa, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota dan dihadiri lebih dari 25 jamaah. 

Kedatangan RKI Batam Kota, Ketua Majelis Taklim Perumahan Odessa Imas Masyitoh mengaku senang. "Saya senang dengan kehadiran RKI dan saya minta waktu agar RKI bisa menyampaikan program-programnya."

Ketua RKI Batam Kota Indri Yusliana SE yang hadir bersama sekretarisnya drg Puspitasari Dwikursanti dan Ketua RKI Belian Nur Halimah, menyampaikan empat program inti RKI. 

"Rumah Keluarga Indonesia memiliki empat program yaitu Pembinaan Keluarga Sejahtera, Pembinaan Ekonomi Sejahtera, Konsultasi Keluarga, serta RKI Peduli. Silkan Ibu-ibu semua bergabung ke RKI, kami siap terjun membantu apa yang Ibu-ibu butuhkan," papar Indri. 

Mendengar pemaparan dari Ketua RKI Batam Kota, jamaah pengajian antusias dan bertanya seperti apa kegiatan yang disampaikan tersebut. Indri dan teman-temannya pun melayani pertanyaan mereka dengan telaten, dijawab satu persatu. 

Pada akhirnya mereka menyepakati untuk diadakan pelatihan membuat es krim pada pertemuan pekan depan.

Imas berharap nantinya juga bisa diadakan kegiatan bimbingan parenting dan kedepannya RKI bisa mengisi kajian di taklim-taklim perumahan.
  • 0 Comments
Older Posts Home
1 Aksi Buruh 22 Aleg Bicara 2 Artikel 14 Caleg 118 Daerah 1 Daftar PKS 5 Dr Salim 3 Dr Salim Segaf 1 Dr Salim Segaf Al-Jufri 1 Erupsi Semeru 1 Fraksi 51 Fraksi PKS 10 Fraksi PKS Batam 3 Fraksi PKS Kepri 1 Gunung Semeru 1 Harganas 2022 2 Hari Ayah 2021 12 Hari Ibu 2021 6 Hari Kartini 34 Hukum 21 Kajian 1 Kajian Pelayanan PKS 14 Kajian RKI 8 Keluarga 4 Kisah 1 Kisah PKS 14 Kisah RKI 1 Kitab Kuning 1 KSN 46 Layani Rakyat 5 Milad PKS 20 3 Muswil 327 Nasional 25 Opini 1 Peduli 1 Peduli Buruh 1 Peduli Nelayan 1 Pelatihan 44 Pelayanan PKS 97 Pemilu 4 Pemilu 2024 7 Pemira 1 Petani 23 Pilkada 68 Pilpres 464 PKS 2 PKS Batam 2 PKS Bela Ulama 1 PKS BelaUMKM 1 PKS Berbagi 1 PKS Dukung UMKM 1 PKS Kepri 20 PKS Layani Rakyat 7 PKS Muda 1 PKS Muda Batam 1 PKS Peduli 1 PKS Pelayan dan 133 PKS Pelayan Rakyat 1 PKS Politik 36 PKS Transformasi dan Kolaborasi 292 Politik 1 Politik Pelayanan PKS 2 Politik Top News 1 Rakerda PKS 1 Rakerwil PKS 1 Rakerwil PKS Kepri 23 Ramadhan 1443H 3 Ramadhan 1444H 6 Rekrutmen PKS 64 RKI 3 RKI PKS 2 RKI PKS Batam 1 Rumah Keluarga Agar 74 Rumah Keluarga Indonesia 3 Salim Segaf 4 Salim Segaf Al-Jufri 1 Salim Segaf di Kepri 1 Semeru 1 Senam Nusantara 30 Seputar Kepri 13 Taujih 1 Tolak RUU IKN 1 Top Nesws 957 Top News 1 Top News Pelayanan PKS 1 Ulama 1 UMKM Batam 1 UMKM Batam Maju 1 UMKM Maju 1 UMKM PKS

Where we are now

o

About me

a


Janice

"The most important thing is to enjoy your life — to be happy — it’s all that matters.”


Follow Us

  • bloglovin
  • pinterest
  • instagram
  • facebook
  • Instagram

Banner spot

recent posts

Labels

Aksi Buruh Aleg Bicara Artikel Caleg Daerah Daftar PKS Dr Salim Dr Salim Segaf Dr Salim Segaf Al-Jufri Erupsi Semeru Fraksi Fraksi PKS Fraksi PKS Batam Fraksi PKS Kepri Gunung Semeru Harganas 2022 Hari Ayah 2021 Hari Ibu 2021 Hari Kartini Hukum Kajian Kajian Pelayanan PKS Kajian RKI Keluarga Kisah Kisah PKS Kisah RKI Kitab Kuning KSN Layani Rakyat Milad PKS 20 Muswil Nasional Opini Peduli Peduli Buruh Peduli Nelayan Pelatihan Pelayanan PKS Pemilu Pemilu 2024 Pemira Petani Pilkada Pilpres PKS PKS Batam PKS Bela Ulama PKS BelaUMKM PKS Berbagi PKS Dukung UMKM PKS Kepri PKS Layani Rakyat PKS Muda PKS Muda Batam PKS Peduli PKS Pelayan dan PKS Pelayan Rakyat PKS Politik PKS Transformasi dan Kolaborasi Politik Politik Pelayanan PKS Politik Top News Rakerda PKS Rakerwil PKS Rakerwil PKS Kepri Ramadhan 1443H Ramadhan 1444H Rekrutmen PKS RKI RKI PKS RKI PKS Batam Rumah Keluarga Agar Rumah Keluarga Indonesia Salim Segaf Salim Segaf Al-Jufri Salim Segaf di Kepri Semeru Senam Nusantara Seputar Kepri Taujih Tolak RUU IKN Top Nesws Top News Top News Pelayanan PKS Ulama UMKM Batam UMKM Batam Maju UMKM Maju UMKM PKS
Powered by Blogger.

MKRdezign

Archive

  • ▼  2022 (177)
    • ▼  July (2)
      • Mengenal Potensi Diri pada Anak Istimewa
      • Kebutuhan Dapur di Batam Mahal, PKS dan RKI Sungai...
    • ►  June (31)
    • ►  May (18)
    • ►  April (34)
    • ►  March (42)
    • ►  February (29)
    • ►  January (21)
  • ►  2021 (298)
    • ►  December (41)
    • ►  November (49)
    • ►  October (33)
    • ►  September (34)
    • ►  August (24)
    • ►  July (18)
    • ►  June (25)
    • ►  May (14)
    • ►  April (19)
    • ►  March (7)
    • ►  February (27)
    • ►  January (7)
  • ►  2020 (10)
    • ►  December (4)
    • ►  March (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (39)
    • ►  December (12)
    • ►  November (5)
    • ►  October (4)
    • ►  September (8)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (57)
    • ►  December (4)
    • ►  November (5)
    • ►  October (9)
    • ►  September (11)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (6)
    • ►  January (6)
  • ►  2017 (118)
    • ►  December (5)
    • ►  November (8)
    • ►  October (19)
    • ►  September (14)
    • ►  August (11)
    • ►  July (13)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
    • ►  April (15)
    • ►  March (17)
    • ►  February (7)
    • ►  January (2)
  • ►  2016 (142)
    • ►  December (6)
    • ►  November (4)
    • ►  October (1)
    • ►  September (8)
    • ►  August (7)
    • ►  July (5)
    • ►  June (2)
    • ►  May (5)
    • ►  April (26)
    • ►  March (21)
    • ►  February (27)
    • ►  January (30)
  • ►  2015 (144)
    • ►  December (36)
    • ►  November (21)
    • ►  October (8)
    • ►  September (1)
    • ►  June (9)
    • ►  May (13)
    • ►  April (18)
    • ►  March (17)
    • ►  February (10)
    • ►  January (11)
  • ►  2014 (603)
    • ►  December (17)
    • ►  November (22)
    • ►  October (3)
    • ►  September (22)
    • ►  July (12)
    • ►  June (65)
    • ►  May (41)
    • ►  April (37)
    • ►  March (135)
    • ►  February (77)
    • ►  January (172)
  • ►  2013 (65)
    • ►  December (52)
    • ►  November (13)
  • ►  2001 (1)
    • ►  June (1)

Technology

Breaking News

Populars

  • PKS Berharap Pilkades Serentak di Karimun Berjalan Sukses
    PKS Kepri -  KARIMUN - Komisi I DPRD Kabupaten Karimun meninjau persiapan menjelang pelaksanaan Pilkades 7 April 2015 disejumlah Desa di K...
  • Raden Hari Tjahyono Pimpin PKS Kepri
    PKS Kepri - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Kepulauan Riau mengalami perubahan struktur. Raden Hari Tjahyono yan...
  • Sukaryo Ajak Perangkat RT dan RW Kawal Usulan Pembangunan
    PKS Kepri - Untuk kesekian kalinya Sukaryo mengadvokasi usulan pembangunan di wilayah Sagulung. Kali ini di Perumahan Mantang, RT. 02 RW. 0...
  • Kapolda Kepri : Narkoba Musuh Besar Kita Semua
    PKS Kepri - Pemberantasan narkoba menjadi salah satu pekerjaan rumah utama oleh Polda Kepulauan Riau (Kepri). Hal tersebut langsung disampa...
  • PKS Tanjungpinang Deklarasi Pemenangan Prabowo-Hatta
    PKS Kepri -  PKS Tanjungpinang menggelar deklarasi pemenangan pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor ur...
  • Pemerintah Harus Serius Lindungi Bangsa dari Bahaya Rokok
    PKS Kepri -  Jakarta (22/8) - Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat DPP PKS Fahmi Alaydroes menegaskan perlu adanya   political   will   yang k...
  • Disiarkan Live, PKS Kepri Bedah Buku MKAD Sabtu Ini
    PKS Kepri - BATAM - Dewan Syariat Wilayah (DSW) PKS Kepri akan adakan Bedah Buku 'Menjawab Kegelisahan Aktivis Dakwah (MKAD)' secar...
  • PKS Minta PT PLN Batam Batalkan Kenaikan Tarif
    Raden Hari Tjahyono / Ketua DPW PKS Kepri PKS Kepri - Meski terjadi penolakan yang keras dari masyarakat Batam, sepertinya pembahasan kenai...
  • PKS : Pemerintah Harus Serius Perhatikan Pendidikan Hinterland
    PKS Kepri -  Pendidikan dan kesehatan adalah faktor penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun hal tersebut masih banyak cata...
  • Hilmi : PKS Tak Takut dengan Fitnah
    PKS Kepri - Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin menegaskan, PKS tidak takut dengan fitnah-fitnah yan...

Main Tags

  • Aksi Buruh (1)
  • Aleg Bicara (22)
  • Artikel (2)
  • Caleg (14)
  • Daerah (118)
  • Daftar PKS (1)
  • Dr Salim (5)
  • Dr Salim Segaf (3)
  • Dr Salim Segaf Al-Jufri (1)
  • Erupsi Semeru (1)
  • Fraksi (1)
  • Fraksi PKS (51)
  • Fraksi PKS Batam (10)
  • Fraksi PKS Kepri (3)
  • Gunung Semeru (1)
  • Harganas 2022 (1)
  • Hari Ayah 2021 (2)
  • Hari Ibu 2021 (12)
  • Hari Kartini (6)
  • Hukum (34)
  • Kajian (21)
  • Kajian Pelayanan PKS (1)
  • Kajian RKI (14)
  • Keluarga (8)
  • Kisah (4)
  • Kisah PKS (1)
  • Kisah RKI (14)
  • Kitab Kuning (1)
  • KSN (1)
  • Layani Rakyat (46)
  • Milad PKS 20 (5)
  • Muswil (3)
  • Nasional (327)
  • Opini (25)
  • Peduli (1)
  • Peduli Buruh (1)
  • Peduli Nelayan (1)
  • Pelatihan (1)
  • Pelayanan PKS (44)
  • Pemilu (97)
  • Pemilu 2024 (4)
  • Pemira (7)
  • Petani (1)
  • Pilkada (23)
  • Pilpres (68)
  • PKS (464)
  • PKS Batam (2)
  • PKS Bela Ulama (2)
  • PKS BelaUMKM (1)
  • PKS Berbagi (1)
  • PKS Dukung UMKM (1)
  • PKS Kepri (1)
  • PKS Layani Rakyat (20)
  • PKS Muda (7)
  • PKS Muda Batam (1)
  • PKS Peduli (1)
  • PKS Pelayan dan (1)
  • PKS Pelayan Rakyat (133)
  • PKS Politik (1)
  • PKS Transformasi dan Kolaborasi (36)
  • Politik (292)
  • Politik Pelayanan PKS (1)
  • Politik Top News (2)
  • Rakerda PKS (1)
  • Rakerwil PKS (1)
  • Rakerwil PKS Kepri (1)
  • Ramadhan 1443H (23)
  • Ramadhan 1444H (3)
  • Rekrutmen PKS (6)
  • RKI (64)
  • RKI PKS (3)
  • RKI PKS Batam (2)
  • Rumah Keluarga Agar (1)
  • Rumah Keluarga Indonesia (74)
  • Salim Segaf (3)
  • Salim Segaf Al-Jufri (4)
  • Salim Segaf di Kepri (1)
  • Semeru (1)
  • Senam Nusantara (1)
  • Seputar Kepri (30)
  • Taujih (13)
  • Tolak RUU IKN (1)
  • Top Nesws (1)
  • Top News (957)
  • Top News Pelayanan PKS (1)
  • Ulama (1)
  • UMKM Batam (1)
  • UMKM Batam Maju (1)
  • UMKM Maju (1)
  • UMKM PKS (1)

Labels

  • Aksi Buruh
  • Aleg Bicara
  • Artikel
  • Caleg
  • Daerah
  • Daftar PKS
  • Dr Salim
  • Dr Salim Segaf
  • Dr Salim Segaf Al-Jufri
  • Erupsi Semeru
  • Fraksi
  • Fraksi PKS
  • Fraksi PKS Batam
  • Fraksi PKS Kepri
  • Gunung Semeru
  • Harganas 2022
  • Hari Ayah 2021
  • Hari Ibu 2021
  • Hari Kartini
  • Hukum
  • Kajian
  • Kajian Pelayanan PKS
  • Kajian RKI
  • Keluarga
  • Kisah
  • Kisah PKS
  • Kisah RKI
  • Kitab Kuning
  • KSN
  • Layani Rakyat
  • Milad PKS 20
  • Muswil
  • Nasional
  • Opini
  • Peduli
  • Peduli Buruh
  • Peduli Nelayan
  • Pelatihan
  • Pelayanan PKS
  • Pemilu
  • Pemilu 2024
  • Pemira
  • Petani
  • Pilkada
  • Pilpres
  • PKS
  • PKS Batam
  • PKS Bela Ulama
  • PKS BelaUMKM
  • PKS Berbagi
  • PKS Dukung UMKM
  • PKS Kepri
  • PKS Layani Rakyat
  • PKS Muda
  • PKS Muda Batam
  • PKS Peduli
  • PKS Pelayan dan
  • PKS Pelayan Rakyat
  • PKS Politik
  • PKS Transformasi dan Kolaborasi
  • Politik
  • Politik Pelayanan PKS
  • Politik Top News
  • Rakerda PKS
  • Rakerwil PKS
  • Rakerwil PKS Kepri
  • Ramadhan 1443H
  • Ramadhan 1444H
  • Rekrutmen PKS
  • RKI
  • RKI PKS
  • RKI PKS Batam
  • Rumah Keluarga Agar
  • Rumah Keluarga Indonesia
  • Salim Segaf
  • Salim Segaf Al-Jufri
  • Salim Segaf di Kepri
  • Semeru
  • Senam Nusantara
  • Seputar Kepri
  • Taujih
  • Tolak RUU IKN
  • Top Nesws
  • Top News
  • Top News Pelayanan PKS
  • Ulama
  • UMKM Batam
  • UMKM Batam Maju
  • UMKM Maju
  • UMKM PKS

  • Home
  • Home

instagram

Template Created By :Blogger Templates | ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top