TESTING

Main Tags

Categories

Follow Us

  • Home
  • Features
  • _POST FORMAT
  • _Error Page
  • Trending
  • contact

Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang tidak dimiliki oleh anak lainnya. Sekalipun anak terlahir tidak sempurna, pasti ia memiliki kelebihan tersendiri. Anak-anak seperti ini yang sering disebut sebagai anak istimewa. Bagaimana sikap orang tua secara takdir ia memiliki anak yang istimewa?

Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota bersama Konsultan RKI Kepri Suprapti SE MPd mengupas materi ini pada pertemuan Pengajian Jumat Berkah di Perumahan Odessa, Batam Kota, pada Jumat, 1 Juli 2022.

Kata Suprapti, yang harus dilakukan orang tua pertama kali mendapati anaknya sebagai anak istimewa adalah menguatkan dirinya pada prinsip menerima segala kekurangan dan kelebihan anak tanpa syarat. 

Mencintai anak tanpa syarat apapun kelebihan dan kekurangannya dengan diiringi usaha terus menerus untuk menemukan dan meningkatkan potensi yang dimiliki oleh buah hati. 

Yang kedua adalah menjadi orang tua pembelajar. Orang tua bisa belajar kapan pun dan di mana pun. Saat ini banyak sekali kajian dan seminar daring maupun luring diadakan, sehingga tidak ada alasan bagi orang tua untuk tidak belajar. 

Paling utama untuk dipelajari adalah mengenali tumbuh kembang anak dari usia nol hingga remaja dan dewasa serta bagaimana menyesuaikan metode belajar dalam mencapai tugas perkembangannya. Macam-macam metode belajar di antaranya dengan mendengar (auditori), dengan melihat (visual), dan dengan gerakan/aktivitas (kinestetik).

Sebagai orang tua juga perlu mengetahui berbagai macam kecerdasan anak, agar paham cara mengoptimalkan potensi diri yang dimiliki anak. Dari bermacam kecerdasan itu orang tua akan mengerti adanya kelebihan dan kekurangan anak.

Ketiga, memberikan kesempatan pada anak untuk mencoba. Biarkan anak mencoba melakukan hal yang diinginkan selama masih dalam kewajaran. Tidak masalah jika yang dilakukan masih jauh dari kategori sempurna, tetap berikan dukungan dengan menjadi teman terbaik bagi anak. 

Yang perlu diingat bagi orang tua adalah tidak tergesa-gesa dengan hasil, memahami bahwa semua pencapaian membutuhkan proses. 

Keempat, menjadi partner yang baik bagi guru anak di sekolah. Ini merupakan cara terbaik untuk menunjang pembelajaran anak. Sebab orang tua dan guru miliki satu tujuan yang sama yaitu menyediakan pengalaman belajar terbaik untuk anak.

Kelima, menguatkan doa minta pertolongan kepada Allah Swt dengan belajar dari kisah Nabi Ibrahim as yang berperan sebagai pendidik utama dalam keluarganya. Ia adalah orang tua yang selalu mendoakan anak dan keluarganya dan menyandarkan harapannya hanya pada Allah. 

Suprapti berpesan untuk menitipkan penjagaan anak-anak pada Allah Swt di mana pun berada, semoga dengan amal-amal shalih yang dikerjakan orang tua serta doa-doa yang dipanjatkan menjadi sebab pertolongan Allah Swt kepada anak-anak dan keluarga.

Kajian parenting dari RKI Batam Kota seperti ini menjadi acara yang diminati oleh ibu-ibu di perumahan. Masyarakat yang ingin diadakan kajian serupa dapat menghubungi RKI yang berkomitmen untuk terus memberikan materi dengan tema yang berbeda yang dibutuhkan orang tua.

Konsultan RKI Kepri Suprapti SE MPd (empat dari kiri) bersama peserta Pengajian Jumat Berkah di Perumahan Odessa
  • 0 Comments

Setiap manusia pasti menghendaki kebahagiaan. Tidak ada satupun manusia yang ingin hidup susah, gelisah, dan tidak mendapatkan ketenteraman. Tetapi setiap manusia memiliki cara pandang yang berbeda dalam mengukur kebahagiaan. Kebahagiaan tidak hanya berupa kemewahan dan banyaknya materi duniawi, kebahagiaan bagi muslim berorientasi pada kehidupan akhirat juga. 

Rasulullah Saw senantiasa membaca doa yang ada dalam Al-Qur'an: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (Al-Baqarah: 201).

Seorang muslim dapat menikmati kebahagiaan paling tidak ketika dalam enam kondisi. 

1. Memiliki pasangan yang shalih/shalihah. 
Ketika memilih pasangan hidup, dianjurkan untuk memprioritaskan agama, kebaikan, dan keshalihan calon. Nabi Saw mengatakan, istri shalihah adalah sebaik-baik perhiasan di dunia. Hal tersebut digambarkan dengan seorang istri yang ketika dipandang menyejukan, ketika diperintah mau menaati, dan dapat menjaga dirinya dari godaan orang lain meski tanpa pengawasan suami.

2. Memiliki anak yang shalih dan shalihah.
Anak-anak yang baik akan memberi ketenangan dan kebahagiaan dunia dan akan memberi jaminan kebahagiaan di akhirat. Hadist Nabi Muhammad Saw: "Jika wafat anak cucu Adam, maka terputuslah amalan-amalannya kecuali tiga: sadaqah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang shalih yang selalu mendoakannya.” (HR. Muslim).

3. Berada dalam lingkungan yang baik. 
Lingkungan baik yang akan memberikan kenyamanan dan ketenteraman bagi sekitarnya, dan ini adalah salah satu kebahagiaan. 

4. Memiliki harta yang halal. 
Harta halal akan menjadikan Allah Swt ridho, ibadah yang diterima, doa pun akan didengar dan mudah untuk dikabulkan; membantu melembutkan hati yang keras dan mendorong untuk beramal shalih kepada sesama. Harta yang diperoleh dengan cara yang halal tidak merugikan orang lain dan sekitarnya akan berdampak pada kebaikan, keterangan, dan kebahagiaan hidup.

5. Usia yang berkah. 
Usia berkah tidak sama dengan usia yang panjang. Salah satu ciri usia yang berkah adalah tiap detik waktunya sangat berharga dan tidak ada yang sia-sia. Usianya lebih banyak digunakan untuk beribadah pada Allah Swt, beramal, dan berdakwah. Menebarkan manfaat kepada siapa saja. Bergaul dengan orang-orang yang shalih. Tidak ada waktu baginya kecuali amal, amal, dan amal. Inilah salah satu kebahagiaan. 

6. Bersemangat kuat dalam mempelajari Islam. 
Jika ada semangat menuntut ilmu agama, itu merupakan tanda bahwa Allah Swt menghendaki kebaikan untuknya, di dunia maupun di akhirat kelak. Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah maka Allah akan memahamkan dia dalam urusan agamanya.” (HR. Bukhari).

Semangat kuat itulah puncak kebaikan yang seharusnya menjadi dambaan setiap orang, oleh karena itu semangatlah menuntut ilmu agama, sehingga bisa mendapatkan kebahagiaan.

Taujih enam kebahagiaan dunia dan akhirat ini disampaikan oleh Dr Zenal Satiawan Lc MA pada Pengajian Keluarga Sakinah (Pekasa) di Tanjung Uma, Lubuk Baja, Kota Batam pada Ahad, 26 Juni 2022.

Pekasa bersama Ketua Dewan Syariat (DSW) PKS Kepri tersebut dilaksanakan atas kolaborasi Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Lubuk Baja, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Lubuk Baja, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), dan Yayasan Mahabbatul Haq Batam.

Pekasa juga dihadiri Imam Masjid Al-Anshor  H Syukron, Anggota DPRD Kota Batam Fraksi PKS Rohaizat ST, Ketua BKMT Lubuk Baja Hj Heryani, Ketua MT Al-Muhibbah Siti Asiah, Ketua RKI Lubuk Baja sekaligus Ketua Yayasan Mahabbatulhaq Batam Hj Nurmawati SPdI, Ketua BKPRMI Lubuk Baja Mulyadi Tanjung, Ketua MT Babussalam Ibilu Uswatun Karimah, dan Ketua MT Annur Barokah Tanjung Uma Surah.
  • 0 Comments


BATU AJI -- Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batu Aji selenggarakan Pelatihan Janaiz (pengurusan jenazah) di Perumahan Pluto, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Kamis dan Jumat (23-24/6/2022).

Pelatihan janaiz ini bekerja sama dengan majelis taklim perumahan setempat dengan Ketua RKI Batu Aji Nuriati sebagai narasumber dan mentor.

Ketua Majelis Taklim Perumahan Pluto, Nursaidah mengatakan, kegiatan ini dilakukan agar peserta memiliki keahlian dalam melaksanakan fardhu kifayah ketika ada warga yang meninggal. 

"Hukum pemulasaraan jenazah adalah fardhu kifayah atau kewajiban kelompok. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menambah dan mengembangkan wawasan dan keterampilan dalam pemulasaraan jenazah, agar ketika ada tetangga di lingkungan ada yang meninggal bisa melaksanakan fardhu kifayah," tambahnya.

Ketua RKI Batu Aji Nuriati menyampaikan materi cara mengurus jenazah seperti yang sudah dicontohkan Rasullulah Saw dan memandu peserta untuk praktik secara langsung.

Nuri membacakan Hadist Nabi. Dari Abu Hurairah ra berkata: Rasulullah bersabda: "Apabila manusia itu meninggal maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya." (HR Muslim). 

"Maka, mari mempersiapkan diri kita sebaik mungkin untuk menghadapinya. Jangan sampai kita terlena atau sibuk mempersiapkan urusan dunia yang sifatnya hanya sementara, lalu kita lupa mempersiapkan bekal untuk kematian kita yang justru itu kekal di akhirat selamanya," ajak Nuri kepada jamaah.

Kata dia, kewajiban sesama muslim kepada kerabat yang meninggal dunia ada empat yaitu memandikan, mengafani, menshalatkan, dan menguburkan.

"Butuh ilmu dan keahlian, penuh kesabaran dan keikhlasan, dan harus amanah dalam penyelenggaraan fardhu kifayah ini agar semua proses berjalan dengan baik," ujarnya lagi.

Lanjut Nuri, saat pemulasaraan jenazah harus berurutan dan dengan cara yang baik, pelan-pelan, dan penuh kelembutan. Apabila saat proses berlangsung menemui kesulitan maka berdoalah dalam hati dan meminta dengan tulus kepda Allah untuk dimudahkan.

Peserta pelatihan dibagi menjadi tiga tim yang masing-masing dibekali alat praktik berupa kain kafan, handuk, kain panjang, dan perlengkapan untuk memandikan jenazah. 

Semua tim mempraktikkan langsung cara mengurus jenazah dari awal hingga mengafani dengan model dari salah satu peserta di kelompoknya.
  • 0 Comments

SUNGAI BEDUK -- Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Sungai Beduk memulai Kajian Fiqih Wanita di Kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sungai Beduk, Ahad (26/6/2022).

Ketua RKI Sungai Beduk, Prastiwi Ningsih dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kajian Fiqih Wanita ini merupakan perdana dan akan dilaksanakan rutin sebulan sekali.

"Insya Allah kegiatan kajian ini akan kita rutinkan setiap bulan pada pekan ketiga," ujarnya.

Sesuai namanya, jamaah kajian ini adalah para wanita, yang merupakan anggota dan simpatisan PKS di Sungai Beduk. Pada pertemuan perdana ini mengambil bahasan tentang Thaharah atau bersuci.

Pemateri pada kajian Thaharah ini yaitu Ida Fitriah Lc, seorang ustadzah yang aktif dalam pendidikan Islam dan hafalan Al-Qur'an di Sungai Beduk dan Kota Batam.

"Thaharah artinya bersuci atau membersihkan diri, bersih atau suci secara lahir maupun batin," ujar Ida Fitriah.

Ia melanjutkan, Thaharah terbagi menjadi dua yaitu Thaharah lahir yang artinya membersihkan diri dari hal-hal yang kotor berupa najis dan hadats; dan Thaharah batin yang artinya membersihkan jiwa dari dosa dan semua perbuatan maksiat.

Thaharah merupakan pintu gerbang diterima atau tidaknya amalan manusia, fitrah bagi orang-orang yang beriman, dapat menjaga kemuliaan seorang muslim. Thaharah juga dapat menjaga kesehatan tubuh.

Ida Fitriah juga menjelaskan, media yang dapat dipakai untuk bersuci yaitu air mutlak beserta macam-macamnya dan tanah (debu) yang suci, serta menerangkan cara penggunaannya.

Tidak hanya penyampaian materi, jamaah kajian dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada nara sumber. Kepada peserta yang aktif di sesi ini panitia menyediakan hadiah yang makin menambah daya tarik untuk terus mengikuti kajian rutin.
  • 0 Comments

Dalam Islam, menjadi ibu adalah pekerjaan yang mulia. Hadist dari Abu Hurairah ra menyebutkan Rasulullah Saw menyuruh berbuat baik kepada ibu tiga kali lebih banyak dibanding kepada ayah.

"Seseorang datang kepada Rasulullah Saw dan berkata: "Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’'  Nabi SAW menjawab: "Ibumu." Orang tersebut kembali bertanya: "Kemudian siapa lagi?" Nabi Saw menjawab: "Ibumu." Orang tersebut bertanya kembali: "Kemudian siapa lagi?" Nabi Saw menjawab: "Ibumu." Orang tersebut bertanya kembali: "Kemudian siapa lagi?" Nabi Saw menjawab: "Kemudian ayahmu."" (HR. Bukhari dan Muslim).

Seorang ibu memiliki peran yang besar dalam membentuk pribadi anak, yaitu pribadi yang sarat dengan iman, imun, dan amal. Dimulai dari mempersiapkan perkembangan anak sejak usia dini dengan merawat dan melakukan pengasuhan yang baik sehingga anak tumbuh sehat, beraqidah lurus, berakhlak baik, mandiri, dan dapat memberikan manfaat bagi orang lain. 

Pekerjaan tersebut tidaklah semudah teori. Perlu bekal yang cukup dan kunci sukses bagi para ibu untuk mencapai keberhasilannya. Kunci untuk dapat memegang amanah pengasuhan dalam mencetak generasi yang baik adalah kebahagiaan, yang harus mengiringi pekerjaan seorang ibu.

The Understanding Society, sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris mengungkapkan bahwa anak akan mendapatkan bahagia jika ibunya bahagia. Suasana hati serta pola hidup ibu yang merawat dan mengasuh sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

Hormon bahagia adalah senyawa kimia yang membuat seseorang merasa senang dan meningkatkan kekebalan tubuh. Selain mencegah memburuknya emosi, hormon bahagia juga merangsang timbulnya zat imunitas. Saat hormon bahagia dalam tubuh naik, seseorang akan menjadi lebih rileks dan lebih mudah mengontrol emosi. 

Lantas bagaimana caranya membuat ibu agar mendapatkan kebahagiaannya?

Pertama, menjaga komunikasi dengan suami. Salah satu caranya bisa dengan membuat komitmen untuk meluangkan waktu setiap malam membicarakan suatu hal yang penting. Ini akan menjadi rutinitas menyenangkan.

Kedua, terus meningkatkan ilmu. Yaitu dengan sering mengikuti seminar, menghadiri majelis-majelis taklim, maupun membaca buku atau artikel yang bermanfaat.

Ketiga, melakukan me time. Yaitu meluangkan waktu sejenak di tengah aktivitas sehari-hari untuk diri sendiri. Me time bisa dilakukan mulai dari lima menit dan tidak harus berbiaya mahal. Bisa dengan aktivitas pergi ke salon atau sekedar ngopi atau ngeteh sendirian, membuat tulisan, atau melakukan ibadah dengan khusyuk.

Ketiga hal tersebut merupakan sebagian dari cara mendapatkan dukungan bagi mental, emosional, dan spiritual bagi seorang ibu; sehingga menumbuhkan kebahagiaan dan melahirkan sikap positif serta meningkatkan kualitas hubungan dengan orang yang ada di sekitarnya.

Kajian tentang pentingnya kebahagiaan seorang ibu dalamemgasuh anak ini disampaikan oleh Dokter Eka Rosyilia yang menjadi pembicara dalam pertemuan rutin PKK Perumahan Kapital, Batam Kota, bersama Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota, pada Ahad, 19 Juni 2022.
  • 0 Comments
 
Kita masih sering mendengar kebingungan dalam membedakan istilah mahram dengan muhrim. Dalam pendefinisian, mahram tidak berkaitan dengan muhrim, meski keduanya berasal dari kata yang sama, haram, yang artinya tidak boleh atau terlarang.

Mahram adalah istilah yang terdapat di dalam bab pernikahan atau fiqih nikah, yaitu perempuan atau laki-laki yang haram untuk dinikahi.

Sedangkan muhrim artinya orang yang melaksanakan ihram saat menunaikan haji atau umrah, di mana baginya diharamkan untuk memakai parfum, mencabut rambut, membunuh binatang, dan perbuatan lain.

Mahram adalah orang yang haram dinikahi. Pengharaman ini karena sebab keturunan atau nasab, ikatan pernikahan, persusuan, dan sebab kondisi tertentu.

Hubungan kemahraman menghasilkan konsekuensi hukum lanjutan. Selain tidak boleh terjadinya pernikahan, di antaranya adalah:
1. Kebolehan berkhalwat (berduaan) sesama mahram
2. Kebolehan bepergian seorang perempuan dalam safar lebih dari 3 hari asal ditemani mahramnya.
3. Kebolehan melihat sebagian dari aurat perempuan mahram, seperti kepala, rambut, tangan, dan kaki.

Allah Swt berfirman: “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita yang telah dinikahi oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan dibenci Allah dan seburuk-buruk jalan yang ditempuh. Diharamkan atas kamu menikahi ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan, ibu-ibumu yang menyusui kamu, saudara perempuan sepersusuan, ibu-ibu isterimu (mertua), anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu dan sudah kamu ceraikan, maka tidak berdosa kamu menikahinya, dan diharamkan bagimu isteri-isteri anak kandungmu (menantu), dan menghimpunkan dalam pernikahan dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan diharamkan juga kamu menikahi wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki. Allah telah menetapkan hukum itu sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian yaitu mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dinikahi bukan untuk berzina.” (QS. an-Nisa: 22-24)

Mahram terbagi menjadi dua macam, yaitu mahram muabbad dan mahram ghairu muabbadah (atau muaqqat). Mahram muabbad artinya hubungan kemahraman yang bersifat abadi, selama-lamanya, dan tidak akan pernah berubah. Sedangkan mahram ghairu muabbadah adalah lawannya, yaitu hubungan kemahraman yang bersifat sementara, temporal, sewaktu-waktu bisa berubah dan tidak abadi.

Daftar mahram muabbad dan mahram ghairu muabbadah sebagaimana telah disusun oleh para ulama adalah sebagai berikut.


Mahram Muabbad

Mereka yang termasuk mahram selama-lamanya disebabkan karena hubungan nasab (keturunan), ikatan pernikahan, dan karena hubungan persusuan.

1. Mahram karena Nasab
- Ibu kandung dan ke atas seperti nenek, ibunya nenek
- Anak perempuan dan ke bawah seperti anak perempuannya dari anak
- Saudara kandung perempuan
- 'Ammat/bibi (saudara perempuan dari ayah)
- Khaalaat/bibi (saudara perempuan dari ibu)
- Banatul akh/keponakan (anak perempuan dari saudara laki-laki)
- Banatul ukht/keponakan (anak perempuan dari saudara perempuan)

2. Mahram karena Mushaharah
Kemahraman yang terjadi akibat adanya ikatan pernikahan, atau sering juga disebut dengan mushaharah (besanan/ipar). Mereka adalah:
- Ibu dari isteri (mertua)
- Anak perempuan dari isteri (anak tiri)
- Isteri dari anak laki-laki (menantu)
- Isteri dari ayah (ibu tiri)

Larangan pada poin ini jika telah terjadi pernikahan dan telah dilakukan hubungan badan.

3. Mahram karena Persusuan
- Ibu yang menyusui
- Ibu dari perempuan yang menyusui (nenek)
- Ibu dari suami yang isterinya menyusuinya (nenek)
- Anak perempuan dari ibu yang menyusui (saudara sesusuan)
- Saudara perempuan dari suami dari ibu yang menyusui
- Saudara perempuan dari ibu yang menyusui

Tiga daftar ini berlaku untuk selama-lamanya meskipun terjadi kematian, perceraian ataupun pindah agama.


Mahram Ghairu Muabbadah

Yang dimaksud dengan mahram ghairu mu'abbadah adalah perempuan-perempuan mahram untuk sementara waktu saja, bila terjadi sesuatu seperti perceraian, kematian, habisnya masa iddah ataupun pindah agama, maka perempuan itu boleh dinikahi. Mereka adalah:
- Perempuan yang masih menjadi isteri orang lain, kecuali telah cerai atau meninggal suaminya dan telah selesai masa iddahnya.
- Saudara ipar, atau saudara perempuan dari isteri. Tidak boleh dinikahi sekaligus juga tidak boleh berkhalwat atau melihat sebagian auratnya. Kalau isteri sudah dicerai maka mereka halal untuk dinikahi. Hal yang sama juga berlaku bagi bibi dari isteri.
- Isteri yang telah ditalak tiga, haram dinikahi kecuali isteri itu telah menikah lagi dengan laki-laki lain, kemudian dicerai dan telah habis masa iddahnya.
- Perempuan yang sedang ihram sampai ia melakukan tahallul.
- Perempuan pezina, kecuali yang telah bertaubat dengan taubatan nashuha.
- Perempuan non muslim atau perempuan musyrik, kecuali telah masuk Islam.

Materi ini disampaikan Rita Fatimah dari Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota dalam kajian majelis taklim di Perumahan Hangtuah, Legenda Malaka, Batam Center, pada Ahad, 12 Juni 2022.
  • 0 Comments
Puspitasari Dwi Kursanti (jilbab kuning berdiri di tengah) bersama jamaah taklim di Botania Garden

Manusia pasti tidak luput dengan kesalahan dan dosa, terlepas dari perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Bahkan kesalahan yang terus menerus dilakukan seseorang bisa melukai hati dan membekas menjadi luka batin yang sulit disembuhkan, karena berefek pada psikis berupa tekanan batin. Jika berlarut-larut bisa berpengaruh juga pada kondisi fisik. Oleh karena itu perlu ada upaya untuk mengatasi luka batin tersebut, salah satunya bisa dengan terapi memaafkan.

Biasanya orang yang sedang marah atau sakit hati susah menerima permintaan maaf dari orang yang menyakiti hatinya. Karena memaafkan bukanlah perkara yang mudah untuk dilakukan, memaafkan memerlukan proses waktu.

Memaafkan kesalahan orang lain merupakan kekuatan untuk mencapai ketenangan batin dan kebahagiaan yang akan memengaruhi kesehatan lahir dan batin. Ketika seseorang memaafkan orang lain kemudian mengikhlaskannya, dengan segera ia merasa nyaman, tenang, ringan dan bahagia. 

Dalam Islam, Allah Swt mencintai orang yang memiliki sifat pemaaf untuk orang lain, sebagaimana tertuang dalam QS. Ali-Imran:134.

"... dan orang-orang yang dapat menahan meluapnya kemarahan dan yang suka memaafkan orang lain dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik."

Hal ini disampaikan oleh Puspitasari Dwi Kursanti pada Halal Bihalal ibu-ibu Majelis Taklim Botania Garden bersama Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota, Ahad, 5 Juni 2022, dengan tema Memaafkan Bisa Menyembuhkan Luka Batin.

Puspita bercerita, ada seorang ibu yang telah bercerai selama tiga tahun dan memendam luka batin yang sangat dalam atas perlakuan kasar (KDRT) suaminya. Setiap kali teringat perilaku mantan suami ia mengalami pendarahan, hingga pernah dirawat di rumah sakit dan harus transfusi darah. 

Sampai pada satu waktu ibu tersebut membaca artikel tentang terapi memaafkan bisa menyembuhkan luka batin. Kemudian ia mencoba memaafkan perlakuan mantan suami yang telah menyebabkan luka batin selama bertahun-tahun.

Malam itu juga, ia mengadu pada Sang Pencipta dengan bersujud dan berdoa sambil bercucuran air mata hingga membasahi sajadah. Ia bertekad memaafkan mantan suami dan berusaha terus mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan ibadah.

“Ya Allah, hari ini hamba telah  memaafkan hal menyakitkan yang sudah diperbuat oleh suami hamba, sebagaimana Engkau wahai zat yang Maha Pengampun," ucapnya diiringi istighfar terus menerus. 

Masya Allah. Atas ijin Allah, tujuh hari kemudian ibu tersebut tidak mengalami pendarahan lagi. Ia merasakan manfaat yang luar biasa dari memaafkan kesalahan yang telah dilakukan mantan suami. Luka batin yang dialaminya berangsur-angsur sembuh.

Kata Puspita, orang yang memaafkan akan dibanjiri oleh hormon-hormon bahagia, salah satunya adalah hormon serotonin, yaitu hormon yang bertugas untuk membawa pesan antarsel dalam otak. Hormon ini berperan penting dalam memperbaiki suasana hati menjadi lebih baik, sehingga seseorang bisa merasa bahagia. Ketika diliputi hormon serotonin, seluruh anggota tubuh akan mengondisikan menjadi lebih sehat. 

"Nah, yuk mulai sekarang nikmati hidup, jangan terlalu menyiksa diri dengan memendam luka batin terlalu dalam hingga membuat hidup kita tidak sehat dan tidak bahagia," ajak Puspita.

"Lebih baik lapangkan hati untuk mudah memaafkan orang lain dan senantiasa tersenyum agar inner beauty kita makin terpancar dan membuat kita makin glowing. Karena sejatinya memaafkan itu bukan untuk orang lain tapi untuk diri kita sendiri supaya kita bisa menikmati hidup, hidup menjadi lebih sehat dan bahagia," kata Puspita lagi.
  • 0 Comments

Nunuk Sisharwati (paling depan tujuh dari kiri) bersama jamaah Sanlat Ramadhan di Kavling Lama (3/4/2022)

SAGULUNG -- Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Sagulung di bawah naungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adakan Pesantren Kilat Ramadhan (Sanlat Ramadhan) di 35 tempat yang tersebar di enam kelurahan dari 3 April 2022 hingga 22 April 2022.
   
Sanlat Ramadhan ini merupakan program rutin dalam mengisi bulan suci yang diadakan RKI se-Kota Batam, termasuk RKI Sagulung, yang bekerja sama dengan majelis taklim di perumahan atau kaveling.

Di Kelurahan Sungai Lekop terdapat tujuh tempat, Sungai Binti empat tempat, Sungai Pelunggut satu tempat, Sungai Langkai enam tempat, Tembesi sembilan  tempat, dan Sagulung Kota delapan tempat.

Ketua RKI Sagulung Hotnasari Ritonga mengatakan, "Jadikan Ramadhan ini menjadi momentum yang baik untuk selalu berkontribusi dalam melayani masyarakat dalam hal berbagi ilmu dan nasehat."

Pada hari pertama Ramadhan 1443 Hijriah, Ahad (3/4/2022), Sanlat Ramadhan RKI Sagulung berlangsung di Kavling Sungai Lekop dengan narasumber Santi. Sedangkan di Kavling Lama Sagulung Kota menghadirkan Nunuk Sisharwati, dan di Kavling Sungai Lekop menghadirkan Istiqomah sebagai narasumber.

Santi yang menyampaikan materi Membangun Kepribadian Islami ini mengatakan, "Manusia itu lebih sempurna dari pada makhluk yang lainnya, dengan cara memperbaiki diri untuk lebih baik lagi."

Nunuk Sisharwati mengawali Sanlat Ramadhan dengan shalat tasbih yang dilanjutkan penyampaian materi. 

Nunuk mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kekhasan ibadah di bulan Ramadhan di antaranya shaum (puasa) sebulan penuh, mewaspadai godaan syetan, menahan hawa nafsu, berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menggapai rahmat dan maghfirah, dekat dengan Al-Qur'an, i'tikaf untuk menjemput lailatul qadar, dan menunaikan zakat.

"Mari kita untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah Swt berikan, wabil khusus saat ini masih diberi kesempatan untuk menikmati indahnya beribadah di bulan Ramadhan," pesan Nunuk kepada jamaah Sanlat Ramadhan.
  • 0 Comments

Bulan Ramadhan adalah bulan investasi. Allah memerintahkan kita untuk memperbanyak ibadah dan beramal shalih.

Pada bulan Ramadhan semua amalan pahalanya dilipatgandakan. Maka sungguh merugi bagi mereka yang bermalas-malasan dan tidak memanfaatkan waktunya dengan maksimal.

Materi tersebut disampaikan Gustina, Tim Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Sekupang dalam kajian ibu-ibu PKK Perumahan Siriaon Regency, Tiban Indah, Sekupang dengan tema Menyambut Ramadhan 1443 H, pada Ahad, 27 Maret 2022.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

       وَالْعَصْرِۙ  اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ  اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Artinya:
Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.
(QS. Al-'Ashr 103: Ayat 1-3)

Gustina menjelaskan, berdasarkan Surat Al-Ashr ada tiga macam golongan orang-orang yang tidak merugi.

"Di dalam surat Al-Ashr Allah berjanji bahwa manusia berada dalam kerugian, kecuai tiga golongan ini," kata Tina, panggilan akrabnya.

Tiga macam golongan orang-orang yang tidak akan mengalami kerugian tersebut adalah:

Pertama, golongan orang-orang yang beriman, yaitu golongan orang-orang yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dengan amalan ibadah terbaiknya.

Kedua, golongan orang-orang yang beramal shalih, yaitu mereka gemar beramal/bermuamalah yang bermanfaat bagi diri dan orang lain, seperti kegiatan bakti sosial dan silaturahmi.

Ketiga, golongan orang-orang yang senantiasa saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

Jika ketiga amalan tersebut dilakukan selama bulan suci maka kita akan terhindar dari kerugian dan dapat memaksimalkan Ramadhan.

Kajian ini pun ditutup dan peserta merasa senang karena kajian yang disampaikan dengan penjelasan gamblang.

"Alhamdulillah materinya mudah dipahami, semoga bisa dijalankan. Terima kasih RKI atas kajiannya," ujar Sumiatun, salah satu anggota PKK peserta kajian.
  • 0 Comments

Ramadhan sebentar lagi tiba. Bulan agung yang pernuh berkah, rahmat dan ampunan. Bulan yang memiliki banyak kemuliaan dan keutamaan. Waktu di mana umat Islam dibukakan berjuta kebaikan oleh Allah Swt. Waktu yang tidak boleh disia-siakan oleh semua orang beriman. Waktu termasuk nikmat yang sangat besar terhadap seorang hamba, Allah memberinya kesempatan dan umur panjang dalam ketaatan kepada Allah. 

Sebagaimana ketika Rasulullah ditanya sahabat: “Siapakah manusia yang paling baik?”
Rasulullah menjawab: “Siapa saja yang panjang umurnya dan baik amalannya.” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)

Tentang penggunaan waktu dan keutamaan Ramadhan, Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota bersama Irwandi Al-Busthomi berbagi kisah mimpi dari sahabat Rasulullah, Thalhah bin Ubaidillah kepada jamaah majelis taklim di Perumahan Bida Asri 2, Batam Kota pada Sabtu, 26 Maret 2022.

Diceritakan tentang dua orang lelaki bertakwa dari suku Qudha'ah yang ringan tangan membantu dengan harta maupun tenaga untuk dakwah Islam. Hingga suatu saat keduanya dengan gembira memenuhi panggilan jihad dan berharap mati syahid yang dijamin masuk surga. 

Dalam perang tersebut, seorang meninggal syahid sedang seorang lainnya pulang membawa kemenangan gemilang. Setahun kemudian, ia meninggal karena sakit.

Suatu malam Thalhah bermimpi tentang keduanya. Saat itu, Thalhah berada di depan pintu surga bersama kedua sahabat tersebut. Tiba-tiba dari dalam surga terdengar suara yang memanggil sahabat yang meninggal karena sakit dan mempersilakan masuk surga. Setelah itu baru terdengar suara lagi memanggil sahabat yang mati syahid, dan masuklah ia ke dalam surga. 

Lalu kembali terdengar suara dan berkata kepada Thalhah, “Kembalilah karena belum waktumu masuk surga." Thalhah pun terbangun dari mimpinya.

Keesokan hari Thalhah menceritakan mimpi tersebut kepada sahabat-sahabat lainnya namun mereka tidak percaya. Bagaimana mungkin sahabat yang meninggal karena sakit dipanggil lebih dahulu masuk surga daripada yang mati syahid. 

Kisah ini pun terdengar Rasulullah Saw, lalu dipanggillah Thalhah untuk menceritakan. 

Mendengar cerita mimpi Thalhah tersebut, Rasullullah membenarkannya dan para sahabat pun heran. “Mengapa temannya yang meninggal terakhir masuk surga lebih dahulu daripada temannya yang meninggal karena mati syahid?’’ Rasulullah saw bertanya balik: “Bukankah temannya itu masih hidup setahun setelah kematiannya?” Mereka menjawab: “Betul."

Rasulullah bertanya: “Dan bukankah ia masih mendapati Ramadhan, lalu ia berpuasa, melakukan shalat ini dan itu selama satu tahun itu?” Mereka menjawab: “Betul." Maka Rasulullah berkata: “Maka jarak antara mereka lebih jauh daripada jarak antara langit dan bumi” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)

Dari kisah tersebut menunjukkan betapa keutamaan bulan Ramadhan dan ibadah di dalamnya dapat mengalahkan keutamaan seorang yang mati syahid. 

Oleh karena itu Irwandi mengajak kepada jamaah untuk bersemangat dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan dengan memahami keutamaan-keutamaan ibadah yang dilakukan, sehingga bisa menjiwai dan merasakan nikmatnya menjalankan suatu amal kebajikan. Apalagi pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan dibelenggu.

Maksud dibukanya semua pintu surga adalah agar hambanya senantiasa melakukan berbagai macam ketaatan dan amal shalih selama bulan Ramadhan. Misalnya membuat target setiap hari tiga juz membaca Al-Qur'an, shalat tarawih, shalat tahajud, shalat witir, berdzikir, berdoa, dan melakukan ibadah yang lainnya yang menjadi kunci sekaligus pintu untuk masuk surga Allah swt.

Sedangkan ditutupnya pintu neraka dan dibelenggunya setan bukan berarti kita bebas melakukan kemaksiatan, tapi setiap muslim harus menjauhkan diri dari bisikan setan dan meninggalkan segala macam perbuatan yang dilarang Allah swt. Dengan begitu setan tidak mudah mengganggu kaum muslimin yang sedang berpuasa dan yang menyibukkan diri dengan amal ibadah, yang senantiasa membersihkan jiwanya dan mengendalikan hawa nafsunya.
  • 0 Comments

Tak terasa Ramadhan 1443 H sudah di ambang pintu. Butuh banyak persiapan agar puasa menjadi maksimal, baik persiapan fisik, materi maupun ilmu.

Hal tersebut disampaikan Ketua RKI Batu Aji Nuriati di Perumahan Ricci, Tanjung Riau, Sekupang, Batam dalam Tarhib Ramadhan pada Sabtu, 26 Maret 2022.

Agar bisa memaksimalkan amalan, Nuriati memberikan kiat-kiat sukses menyambut bulan Ramadhan.

"Tak terasa tujuh hari lagi Ramadhan membersamai umat muslim seluruh dunia, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan agar Ramadhan jadi maksimal," kata Nuri.
  
Pertama, taubat dari segala kemaksiatan. Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa Rasulullah mengatakan: "Hai orang-orang beriman, bertaubatlah kalian dengan sebaik- baiknya, sesungguhnya aku istighfar seratus kali setiap hari."

Yang kedua adalah bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan. Ramadhan adalah tamu istimewa, yang hadirnya membawa kado terindah di setiap sisinya. Di sepuluh hari pertama, Allah tumpahkan rahmat-Nya, di sepuluh hari kedua Allah berikan ampunan-Nya, dan di sepuluh hari terakhir Allah bebaskan dari jilatan api neraka.

Lalu yang ketiga menambah wawasan keilmuan terkait fiqh puasa. Hal ini penting sekali karena Islam sangat menganjurkan beramal ibadah disertai dengan ilmu pengetahuan.

Yang keempat, membuat target amalan Ramadhan. Misalnya membuat target khatam tilawah tiga kali, empat kali, dan sebagainya. Ditambah target amalan ibadah lain seperti shalat sunnah rawatib, infaq dan sedekah, dan lainnya.

Kiat yang kelima adalah memperbanyak amal shalih, seperti berbuat baik kepada anggota keluarga atau tetangga dengan sikap dan perlakuan yang menyenangkan.

"Kita tidak tahu dari amalan mana yang membuat kita layak mendapatkan ampunan-Nya," ujar Nuriati.
  • 0 Comments

Shalat adalah ibadah yang terdiri dari ucapan dan gerakan yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Ibadah shalat merupakan rukun islam yang kedua, wajib dikerjakan oleh setiap muslim. 

Perintah shalat turun saat Isra dan Mi'raj, yaitu perjalanan Nabi Muhammad Saw dari Mekah menuju al-Aqsa Palestina kemudian naik ke langit ketujuh Sidratul Muntaha. Pada peristiwa ini Nabi Muhammad Saw diperlihatkan tentang surga dan neraka, serta Allah Swt memerintahkan ibadah shalat. 

"Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (QS. Al-Isra: 78)

Apa hikmah shalat 5 waktu yang diperintahkan Allah Swt?

Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota bersama Hanifah Sugiarti memberikan kajian muslimah tentang hikmah shalat kepada jamaah majelis taklim di Perumahan Bukit Airis, Sabtu (5/3/2022). 

Hikmah shalat yang pertama, shalat adalah ibadah yang sangat penting, yang mengidentifikasi baik buruknya seseorang. Apabila shalatnya baik akan baik juga akhlaknya. 

Shalat adalah ibadah pertama yang dihisab Allah SWT. Apabila shalatnya baik, akan baik amalan yang lainnya. 

Shalat sebagai bagian dari Lima Rukun Islam yang terdiri dari syahadat, shalat, puasa, zakat, dan haji. 

Shalat adalah wasiat terakhir Rasulullah Saw. Kematian akan memutuskan semua amalan manusia didunia maka perbaikilah shalat. 

Kajian ditutup dengan Hanifah mengajak ibu-ibu peserta untuk memperbaiki shalatnya, "Mumpung ada waktu, Allah masih berikan kesempatan. Ayo perbaiki shalatnya, karena waktu tidak akan terulang," ajak Hanifah
  • 0 Comments
Older Posts Home
1 Aksi Buruh 22 Aleg Bicara 2 Artikel 14 Caleg 118 Daerah 1 Daftar PKS 5 Dr Salim 3 Dr Salim Segaf 1 Dr Salim Segaf Al-Jufri 1 Erupsi Semeru 1 Fraksi 51 Fraksi PKS 10 Fraksi PKS Batam 3 Fraksi PKS Kepri 1 Gunung Semeru 1 Harganas 2022 2 Hari Ayah 2021 12 Hari Ibu 2021 6 Hari Kartini 34 Hukum 21 Kajian 1 Kajian Pelayanan PKS 14 Kajian RKI 8 Keluarga 4 Kisah 1 Kisah PKS 14 Kisah RKI 1 Kitab Kuning 1 KSN 46 Layani Rakyat 5 Milad PKS 20 3 Muswil 327 Nasional 25 Opini 1 Peduli 1 Peduli Buruh 1 Peduli Nelayan 1 Pelatihan 44 Pelayanan PKS 97 Pemilu 4 Pemilu 2024 7 Pemira 1 Petani 23 Pilkada 68 Pilpres 464 PKS 2 PKS Batam 2 PKS Bela Ulama 1 PKS BelaUMKM 1 PKS Berbagi 1 PKS Dukung UMKM 1 PKS Kepri 20 PKS Layani Rakyat 7 PKS Muda 1 PKS Muda Batam 1 PKS Peduli 1 PKS Pelayan dan 133 PKS Pelayan Rakyat 1 PKS Politik 36 PKS Transformasi dan Kolaborasi 292 Politik 1 Politik Pelayanan PKS 2 Politik Top News 1 Rakerda PKS 1 Rakerwil PKS 1 Rakerwil PKS Kepri 23 Ramadhan 1443H 3 Ramadhan 1444H 6 Rekrutmen PKS 64 RKI 3 RKI PKS 2 RKI PKS Batam 1 Rumah Keluarga Agar 74 Rumah Keluarga Indonesia 3 Salim Segaf 4 Salim Segaf Al-Jufri 1 Salim Segaf di Kepri 1 Semeru 1 Senam Nusantara 30 Seputar Kepri 13 Taujih 1 Tolak RUU IKN 1 Top Nesws 957 Top News 1 Top News Pelayanan PKS 1 Ulama 1 UMKM Batam 1 UMKM Batam Maju 1 UMKM Maju 1 UMKM PKS

Where we are now

o

About me

a


Janice

"The most important thing is to enjoy your life — to be happy — it’s all that matters.”


Follow Us

  • bloglovin
  • pinterest
  • instagram
  • facebook
  • Instagram

Banner spot

recent posts

Labels

Aksi Buruh Aleg Bicara Artikel Caleg Daerah Daftar PKS Dr Salim Dr Salim Segaf Dr Salim Segaf Al-Jufri Erupsi Semeru Fraksi Fraksi PKS Fraksi PKS Batam Fraksi PKS Kepri Gunung Semeru Harganas 2022 Hari Ayah 2021 Hari Ibu 2021 Hari Kartini Hukum Kajian Kajian Pelayanan PKS Kajian RKI Keluarga Kisah Kisah PKS Kisah RKI Kitab Kuning KSN Layani Rakyat Milad PKS 20 Muswil Nasional Opini Peduli Peduli Buruh Peduli Nelayan Pelatihan Pelayanan PKS Pemilu Pemilu 2024 Pemira Petani Pilkada Pilpres PKS PKS Batam PKS Bela Ulama PKS BelaUMKM PKS Berbagi PKS Dukung UMKM PKS Kepri PKS Layani Rakyat PKS Muda PKS Muda Batam PKS Peduli PKS Pelayan dan PKS Pelayan Rakyat PKS Politik PKS Transformasi dan Kolaborasi Politik Politik Pelayanan PKS Politik Top News Rakerda PKS Rakerwil PKS Rakerwil PKS Kepri Ramadhan 1443H Ramadhan 1444H Rekrutmen PKS RKI RKI PKS RKI PKS Batam Rumah Keluarga Agar Rumah Keluarga Indonesia Salim Segaf Salim Segaf Al-Jufri Salim Segaf di Kepri Semeru Senam Nusantara Seputar Kepri Taujih Tolak RUU IKN Top Nesws Top News Top News Pelayanan PKS Ulama UMKM Batam UMKM Batam Maju UMKM Maju UMKM PKS
Powered by Blogger.

MKRdezign

Archive

  • ▼  2022 (177)
    • ▼  July (2)
      • Mengenal Potensi Diri pada Anak Istimewa
      • Kebutuhan Dapur di Batam Mahal, PKS dan RKI Sungai...
    • ►  June (31)
    • ►  May (18)
    • ►  April (34)
    • ►  March (42)
    • ►  February (29)
    • ►  January (21)
  • ►  2021 (298)
    • ►  December (41)
    • ►  November (49)
    • ►  October (33)
    • ►  September (34)
    • ►  August (24)
    • ►  July (18)
    • ►  June (25)
    • ►  May (14)
    • ►  April (19)
    • ►  March (7)
    • ►  February (27)
    • ►  January (7)
  • ►  2020 (10)
    • ►  December (4)
    • ►  March (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (39)
    • ►  December (12)
    • ►  November (5)
    • ►  October (4)
    • ►  September (8)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (57)
    • ►  December (4)
    • ►  November (5)
    • ►  October (9)
    • ►  September (11)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (6)
    • ►  January (6)
  • ►  2017 (118)
    • ►  December (5)
    • ►  November (8)
    • ►  October (19)
    • ►  September (14)
    • ►  August (11)
    • ►  July (13)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
    • ►  April (15)
    • ►  March (17)
    • ►  February (7)
    • ►  January (2)
  • ►  2016 (142)
    • ►  December (6)
    • ►  November (4)
    • ►  October (1)
    • ►  September (8)
    • ►  August (7)
    • ►  July (5)
    • ►  June (2)
    • ►  May (5)
    • ►  April (26)
    • ►  March (21)
    • ►  February (27)
    • ►  January (30)
  • ►  2015 (144)
    • ►  December (36)
    • ►  November (21)
    • ►  October (8)
    • ►  September (1)
    • ►  June (9)
    • ►  May (13)
    • ►  April (18)
    • ►  March (17)
    • ►  February (10)
    • ►  January (11)
  • ►  2014 (603)
    • ►  December (17)
    • ►  November (22)
    • ►  October (3)
    • ►  September (22)
    • ►  July (12)
    • ►  June (65)
    • ►  May (41)
    • ►  April (37)
    • ►  March (135)
    • ►  February (77)
    • ►  January (172)
  • ►  2013 (65)
    • ►  December (52)
    • ►  November (13)
  • ►  2001 (1)
    • ►  June (1)

Technology

Breaking News

Populars

  • PKS Berharap Pilkades Serentak di Karimun Berjalan Sukses
    PKS Kepri -  KARIMUN - Komisi I DPRD Kabupaten Karimun meninjau persiapan menjelang pelaksanaan Pilkades 7 April 2015 disejumlah Desa di K...
  • Raden Hari Tjahyono Pimpin PKS Kepri
    PKS Kepri - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Kepulauan Riau mengalami perubahan struktur. Raden Hari Tjahyono yan...
  • Sukaryo Ajak Perangkat RT dan RW Kawal Usulan Pembangunan
    PKS Kepri - Untuk kesekian kalinya Sukaryo mengadvokasi usulan pembangunan di wilayah Sagulung. Kali ini di Perumahan Mantang, RT. 02 RW. 0...
  • Kapolda Kepri : Narkoba Musuh Besar Kita Semua
    PKS Kepri - Pemberantasan narkoba menjadi salah satu pekerjaan rumah utama oleh Polda Kepulauan Riau (Kepri). Hal tersebut langsung disampa...
  • PKS Tanjungpinang Deklarasi Pemenangan Prabowo-Hatta
    PKS Kepri -  PKS Tanjungpinang menggelar deklarasi pemenangan pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor ur...
  • Pemerintah Harus Serius Lindungi Bangsa dari Bahaya Rokok
    PKS Kepri -  Jakarta (22/8) - Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat DPP PKS Fahmi Alaydroes menegaskan perlu adanya   political   will   yang k...
  • Disiarkan Live, PKS Kepri Bedah Buku MKAD Sabtu Ini
    PKS Kepri - BATAM - Dewan Syariat Wilayah (DSW) PKS Kepri akan adakan Bedah Buku 'Menjawab Kegelisahan Aktivis Dakwah (MKAD)' secar...
  • PKS Minta PT PLN Batam Batalkan Kenaikan Tarif
    Raden Hari Tjahyono / Ketua DPW PKS Kepri PKS Kepri - Meski terjadi penolakan yang keras dari masyarakat Batam, sepertinya pembahasan kenai...
  • PKS : Pemerintah Harus Serius Perhatikan Pendidikan Hinterland
    PKS Kepri -  Pendidikan dan kesehatan adalah faktor penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun hal tersebut masih banyak cata...
  • Hilmi : PKS Tak Takut dengan Fitnah
    PKS Kepri - Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin menegaskan, PKS tidak takut dengan fitnah-fitnah yan...

Main Tags

  • Aksi Buruh (1)
  • Aleg Bicara (22)
  • Artikel (2)
  • Caleg (14)
  • Daerah (118)
  • Daftar PKS (1)
  • Dr Salim (5)
  • Dr Salim Segaf (3)
  • Dr Salim Segaf Al-Jufri (1)
  • Erupsi Semeru (1)
  • Fraksi (1)
  • Fraksi PKS (51)
  • Fraksi PKS Batam (10)
  • Fraksi PKS Kepri (3)
  • Gunung Semeru (1)
  • Harganas 2022 (1)
  • Hari Ayah 2021 (2)
  • Hari Ibu 2021 (12)
  • Hari Kartini (6)
  • Hukum (34)
  • Kajian (21)
  • Kajian Pelayanan PKS (1)
  • Kajian RKI (14)
  • Keluarga (8)
  • Kisah (4)
  • Kisah PKS (1)
  • Kisah RKI (14)
  • Kitab Kuning (1)
  • KSN (1)
  • Layani Rakyat (46)
  • Milad PKS 20 (5)
  • Muswil (3)
  • Nasional (327)
  • Opini (25)
  • Peduli (1)
  • Peduli Buruh (1)
  • Peduli Nelayan (1)
  • Pelatihan (1)
  • Pelayanan PKS (44)
  • Pemilu (97)
  • Pemilu 2024 (4)
  • Pemira (7)
  • Petani (1)
  • Pilkada (23)
  • Pilpres (68)
  • PKS (464)
  • PKS Batam (2)
  • PKS Bela Ulama (2)
  • PKS BelaUMKM (1)
  • PKS Berbagi (1)
  • PKS Dukung UMKM (1)
  • PKS Kepri (1)
  • PKS Layani Rakyat (20)
  • PKS Muda (7)
  • PKS Muda Batam (1)
  • PKS Peduli (1)
  • PKS Pelayan dan (1)
  • PKS Pelayan Rakyat (133)
  • PKS Politik (1)
  • PKS Transformasi dan Kolaborasi (36)
  • Politik (292)
  • Politik Pelayanan PKS (1)
  • Politik Top News (2)
  • Rakerda PKS (1)
  • Rakerwil PKS (1)
  • Rakerwil PKS Kepri (1)
  • Ramadhan 1443H (23)
  • Ramadhan 1444H (3)
  • Rekrutmen PKS (6)
  • RKI (64)
  • RKI PKS (3)
  • RKI PKS Batam (2)
  • Rumah Keluarga Agar (1)
  • Rumah Keluarga Indonesia (74)
  • Salim Segaf (3)
  • Salim Segaf Al-Jufri (4)
  • Salim Segaf di Kepri (1)
  • Semeru (1)
  • Senam Nusantara (1)
  • Seputar Kepri (30)
  • Taujih (13)
  • Tolak RUU IKN (1)
  • Top Nesws (1)
  • Top News (957)
  • Top News Pelayanan PKS (1)
  • Ulama (1)
  • UMKM Batam (1)
  • UMKM Batam Maju (1)
  • UMKM Maju (1)
  • UMKM PKS (1)

Labels

  • Aksi Buruh
  • Aleg Bicara
  • Artikel
  • Caleg
  • Daerah
  • Daftar PKS
  • Dr Salim
  • Dr Salim Segaf
  • Dr Salim Segaf Al-Jufri
  • Erupsi Semeru
  • Fraksi
  • Fraksi PKS
  • Fraksi PKS Batam
  • Fraksi PKS Kepri
  • Gunung Semeru
  • Harganas 2022
  • Hari Ayah 2021
  • Hari Ibu 2021
  • Hari Kartini
  • Hukum
  • Kajian
  • Kajian Pelayanan PKS
  • Kajian RKI
  • Keluarga
  • Kisah
  • Kisah PKS
  • Kisah RKI
  • Kitab Kuning
  • KSN
  • Layani Rakyat
  • Milad PKS 20
  • Muswil
  • Nasional
  • Opini
  • Peduli
  • Peduli Buruh
  • Peduli Nelayan
  • Pelatihan
  • Pelayanan PKS
  • Pemilu
  • Pemilu 2024
  • Pemira
  • Petani
  • Pilkada
  • Pilpres
  • PKS
  • PKS Batam
  • PKS Bela Ulama
  • PKS BelaUMKM
  • PKS Berbagi
  • PKS Dukung UMKM
  • PKS Kepri
  • PKS Layani Rakyat
  • PKS Muda
  • PKS Muda Batam
  • PKS Peduli
  • PKS Pelayan dan
  • PKS Pelayan Rakyat
  • PKS Politik
  • PKS Transformasi dan Kolaborasi
  • Politik
  • Politik Pelayanan PKS
  • Politik Top News
  • Rakerda PKS
  • Rakerwil PKS
  • Rakerwil PKS Kepri
  • Ramadhan 1443H
  • Ramadhan 1444H
  • Rekrutmen PKS
  • RKI
  • RKI PKS
  • RKI PKS Batam
  • Rumah Keluarga Agar
  • Rumah Keluarga Indonesia
  • Salim Segaf
  • Salim Segaf Al-Jufri
  • Salim Segaf di Kepri
  • Semeru
  • Senam Nusantara
  • Seputar Kepri
  • Taujih
  • Tolak RUU IKN
  • Top Nesws
  • Top News
  • Top News Pelayanan PKS
  • Ulama
  • UMKM Batam
  • UMKM Batam Maju
  • UMKM Maju
  • UMKM PKS

  • Home
  • Home

instagram

Template Created By :Blogger Templates | ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top