TESTING

Main Tags

Categories

Follow Us

  • Home
  • Features
  • _POST FORMAT
  • _Error Page
  • Trending
  • contact
PKS Kepri - Di kalangan aktivis akhwat, siapa tak kenal sosok Herlini Amran? Ustadzah muda ini kerap mengisi berbagai taklim dan pengajian, pengasuh rubik Fiqih Wanita majalah wanita Islami, dan kadangkala muncul di layar televisi sebagai salah seorang narasumber masalah keluarga.

Lulus dari FSUI Jurusan Sastra Arab, 1990, Herlini beserta suami terbang ke Pakistan. Kala itu ia mendapat beasiswa dari Rabithah ‘Alam Al-Islami dan mengambil program master bidang tafsir hadits. Lima tahun kemudian ia berhasil menyelesaikan studinya di Salafiyah University, Islamabad, Pakistan. Sementara sang suami, Makmur Erawan (45), lulusan arsitektur Universitas Pancasila, ikut belajar di Akademi Dakwah sekaligus sebagai pembimbing haji di sana.

Apa komentar Ibu dari 5 anak ini seputar masalah keluarga dan KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) yang kini telah jadi rumusannya dalam sebuah UU. ”Sejak saya mengasuh rubik Fiqih Wanita tahun 1997 hingga sekarang, permasalahan yang mendominasi perempuan adalah seputar masalah rumah-tangga, muamalah keseharian, dan perjodohan. Sementara yang paling sedikit adalah masalah penyimpangan seksual.

Masalah keluarga, katanya, merupakan masalah yang paling dominan. Hal ini, lanjutnya, menunjukkan bagaimana banyaknya pasangan keluarga Muslim yang belum memahami dan mengamalkan ajaran agamanya dengan baik. “Banyak pasangan yang tidak memahami fiqud-nikah sehingga ketika ada masalah, banyak yang hanya menuruti pemikiran atau perasaannya saja tanpa kembali pada nilai-nilai Islam,” tutur perempuan kelahiran Riau ini.

Menurut dia, salah satu hal mendasar atas problematikan itu adalah pola asuh di keluarga sejak kecil, pendidikan agama,  serta lingkungan sekitar. Menyoroti masalah pendidikan agama di sekolah, Herlini menyarankan pentingnya pembenahan kurikulum. “Bagaimana anak akan paham agama dengan baik bila hanya diberi waktu 2 jam seminggu?,” gundah dia.

Di sekolah juga tidak ada pembahasan tentang masalah fiqud-nikah. Secara umum murid-murid hanya tahu tentang definisi atau syarat-syarat menikah. “Jadi, tak heran masalah keluarga atau rumah-tangga menduduki rating tertinggi di masyarakat,” katanya.

Mengutip perkataan Imam Gazali, bahwa ilmu yang terkait dengan ibadah (ritual),itu termasuk fardhu ain. Permasalahan akan muncul bila kita tidak memahaminya secara menyeluruh dan juga detil.Tak hanya itu saja, juga mau memahami dan mengamalkannya. “Paham tapi tidak mau  mengamalkan,ya juga percuma,” tegas Herlini.

Menanggapi KDRT yang telah diundang-undangkan, kata Herlini hukum itu efektif kalau ada kesadaran dari individunya. Tanpa itu hukum sulit ditegakkan. Misalnya, isteri melapor karena sering dipukuli sang suami, sementara sang suami tidak mau mengakuinya. Yang paling penting itu perbaiki dulu individu-individunya.
Lagipula, terangnya, masalah keluarga itu baiknya dimusyawarahkan dulu antarkeluarga dengan dicarikan solusinya. Jika memang sudah tidak bisa ditolerir lagi dan melewati batas, UU mungkin bisa membantu mencarikan solusinya. “Tapi saya tidak setuju kalau suami memaksa isteri berhubungan disebut memperkosa,” ujar Herlini senyum.

“Di Singapura itu, pasangan-pasangan yang akan menikah ada semacam ‘parenthing’ (pelatihan), bila mereka telah lulus dan mendapatkan sertifikat itu, baru boleh menikah,” kata perempuan yang sudah dikaruniai 5 anak ini.

Herlini bercerita, ketika Napoleon Bonaparte ditanya tentang apa rahasia kokohnya Perancis, ia menjawab, adanya ibu-ibu yang baik yang mampu mengarahkan anak-anaknya. Sementara, Maryam Jamilah, salah seorang penulis Muslim produktif keturunan Yahudi lahir dan besar di Amerika mengatakan, nilai-nilai agama yang ditanamkan sejak kecil akan menjadi benteng pertahanan terhadap pengaruh-pengaruh luar. Bahkan,jika sempat menyimpang, pada akhirnya ia akan kembali pada nilai-nilai yang ditanamkan sejak kecil.

Namun, semakin anak besar,biasanya pengaruh lingkungan luar itu bisa mencapai 70% sementara pengaruh keluarga hanya 30%. “Di sini orang tua juga perlu menyadari bahwa pola asuh anak harus kita sesuaikan dengan tingkat usianya. Anak semakin berkembang dan tentunya ilmu mendidik anak kita seharusnya juga berkembang sesuai dengan tingkat usianya,” demikian pendapat Herlini.

Tak hanya itu, lanjutnya, komunikasi juga memegang peran yang cukup penting, terutama kualitasnya. Bagi anak-anak yang bersekolah di SDIT, penting adanya jalinan komunikasi yang baik dan terpadu antara orangtua, anak dan guru, mengingat sebagian besar waktu anak berada di sekolah.Tanpa itu, bisa jadi orangtua akan kehilangan komunikasinya yang baik dengan anak ataupun guru.

Permasalahan keluarga memang unik dan krusial. Tak hanya keluarga inti, ayah, ibu dan anak. Kadang juga melibatkan keluarga besar atau yang lainnya seperti mertua, paman, bibi atau kakak, dan adik.Permasalahan-permasalahan yang ada di masayarakat berawal dari permasalahan yang ada di keluarga.

Bila keluarga-keluarga itu baik, maka baiklah masyarakat. Keluarga yang baik berawal dari individu-individu yang baik, bermoral dan memiliki budi-pekerti yang juga baik. “Tanpa itu, rasanya sulit tercipta masyarakat yang bermoral, religius dan damai,” simpul Herlini yang hobi membaca ini.

Demikian pandangan-pandangan Herlini Amran yang kini aktif sebagai dosen di PGTK NF dan Bina Insan Kamil, dosen di Istec. Di kepartaian, ia menjadi staf pembinan keluarga bidang kewanitaan DPP PKS. Kini, Herlini Tinggal di daerah Kranggan, Bekasi, beserta suami dan  lima anaknya, 3 putera dan 2 puteri; Munadhil, kelas 3 SMU, Nabila kelas 2 SMU, Husham kelas 2 SMP, Syaqir kelas 4 SD dan Tasnim kelas 1 SD.  [rki]
  • 0 Comments
PKS Kepri - Sukses dalam penyelenggaraan Turnamen Bulutangkis yang pertama yang digelar pada pekan lalu di Hall Bulutangkis INIRO, jalan Salak Kota Bogor, “Yusuf Dardiri Cup (YDC) II” akan segera digelar panitia penyelenggara.
“Karena respon cukup bagus dari masyarakat maka, turnamen bulutangkis Yusuf Dardiri Cup akan dibuka lagi untuk gelombang ke-2,” ungkap Ketua Panitia Penyelenggara YDC, Dadang kepada inilahbogor.com, Jumat (10/1/14) .
Ia membeberkan, penyelenggaraan YDC-I diikuti sebanyak 64 peserta untuk memperebutkan juara 1, 2, 3 dan 4, dengan mempertandingkan nomor ganda (seleksi) kategori dewasa dengan sistem poin 30. “Dalam penyelenggaraan YDC-I pekan lalu itu, pasangan Benny-Didin keluar sebagai Juara I, menundukan pasangan Ridwan-Sumaryana dan menempatkannya diposisi ke-II, pada Grand Final,” bebernya.
Sedangakan untuk kedua pasangan lainnya, lanjut Dadang, yakni pasangan Mamay-Firman dan Toto – Bowo harus puas berada diposisi ke-III dan IV. “Para juara mendapatkan hadiah berupa trophy dan uang pembinaan,” lanjutnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor yang siap melenggang ke Gedung DPR-RI, Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bogor-Kabupaten Cianjur  mengatakan, tujuan penyelenggaraan YDC tersebut untuk membangun tali silaturrahmi dengan konstituen dan memberi stimulan dunia olah raga khususnya bulu tangkis. “Untuk itu, pada turnamen yang ke-2 nanti insya Allah akan dipertandingan beberapa nomor pertandingan dan beberapa kategori. Jadi, mudah2an bisa lebih seru lagi,” katanya.
Sementara pemerhati olah raga bulu tangkis yang juga salah satu pengusaha di Bogor, Cecep mengapresiasi kepedulian Yusuf Dardiri yang berniat untuk memajukan olah raga bulutangkis khususnya di kota bogor. “Semoga ini bisa menjadi contoh bagi para politisi lainnya, untuk tidak hanya mengejar pencitraan dengan menebar banyak atribut,” kata Cecep.
  • 0 Comments
PKS Kepri - Bagi sebagian orang, menjadi calon legislatif (caleg) tentu saja harus bermodal besar. Di tengah situasi masyarakat yang pragmatis, ongkos politik akan begitu besar. Tapi tidak bagi Hartoyo Jabaruddin.

Pria kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, 5 Agustus 1973 ini punya pandangan lain. Bapak dua anak yang berprofesi sebagai tukang sol sepatu ini percaya diri maju menjadi caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) periode 2014-2019 meski modal minim.

Bagi Hartoyo, modal dalam pengertian uang, meski tetap diperlukan, adalah nomor dua. Yang terpenting baginya rajutan kekerabatan sosial yang telah lama ia jalin.

"Saya jadi caleg didorong oleh teman-teman PKS. Itu amanah dari Tuhan, dari masyarakat," kata Hartoyo saat ditemui VIVAnews di tempat kerjanya.

Meski harus berhadapan dengan caleg bermodal tebal, Hartoyo tak gentar. Tekadnya sudah bulat. Dia pun maju melalui Dapil Denpasar Timur dengan nomor urut 9.

"Jika awalnya dicalonkan teman-teman, maka selanjutnya nanti saya bersungguh-sungguh, bertanggungjawab kepada masyarakat," ucap dia.

Hartoyo mengaku tak banyak modal. Dalam sehari saja, dia hanya mampu mengumpulkan Rp50 ribu sampai Rp100 ribu, dengan menjual jasa sol sepatu. Tapi, dia mengaku punya modal investasi sosial.

Sejak berkecimpung di PKS 15 tahun silam, Hartoyo sudah banyak berbuat untuk masyarakat. Utamanya basis suara muslim yang ia bidik menjadi kantong suaranya.

"Jika nanti terpilih, artinya saya dipilih oleh Tuhan dan masyarakat. Tinggal menjalaninya sebaik-baiknya. Saya berharap penuh untuk bisa berbuat baik dan bermanfaat untuk masyarakat," kata Hartoyo diplomatis.

Bagi Hartoyo, hidup dan proses pencalegannya berjalan mengalir saja. Meski begitu, Hartoyo tetap berupaya sungguh-sungguh mengejar impian menjadi wakil rakyat.

Dia menyulap nota usahanya menjadi kartu nama. Nota yang diberikan kepada pelanggan, selain sebagai bukti pembayaran, juga tercantum ajakan untuk mencoblosnya pada Pileg April mendatang.

Hartoyo optimistis dapat melenggang dengan mulus menuju DPRD Kota Denpasar. "Saya sudah menjalin hubungan dengan masyarakat, komunitas-komunitas. Tinggal menindaklanjutinya saja, lebih mengintensifkan saja," katanya yakin.

Ia menyandarkan proses pencalegannya kepada masyarakat, Tuhan dan dirinya sendiri. "Itu bekal saya yang paling utama," ucapnya.

Bagi dia, modal sosial yang dimiliki kelak dapat digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Jika terpilih, dia tidak akan berbuat sesuatu yang melanggar.

"Kalau jadi pemimpin itu, kalau sudah baik secara lahir batin, kemudahan akan dimunculkan. Kesulitan akan akan dimudahkan. Pasti selalu ada jalan ke luar. Lain halnya kalau sudah tidak baik," kata Hartoyo.
  • 0 Comments
PKS Kepri - Anggota DPR RI Fraksi PKS daerah pemilihan Kepri, Herlini Amran mengajak masyarakat rutin cek kesehatan sebagai tindakan preventif terhadap segala jenis penyakit.
   
"Kesehatan mahal harganya. Agar tetap terhindar dari berbagai penyakit, mari sama-sama galakkan gerakan rutin cek kesehatan di Puskesmas sebagai tindakan preventif. Apalagi cuaca saat ini tidak menentu," Kata Herlini saat bertemu dengan masyarakat Batam saat reses di Tanjung Riau, Batam, Minggu.
   
Selain rajin memeriksakan diri ke pusat kesehatan, Herlini juga mengajak masyarakat menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur.
   
"Tindakan preventif tidak hanya cek kesehatan saja. Tapi juga harus membiasakan hidup sehat dengan pola makan yang teratur dan berolahraga," kata dia.
   
Politisi perempuan PKS itu juga menyempatkan diri untuk bersosialisasi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat sembari menyaksikan pemeriksaan kesehatan gratis di Lapangan bola Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang.
   
"Jika tubuh sehat, maka segala kegiatan dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Hal tersebut hanya dapat dicapai jika pengertian budaya hidup sehat sudah menjadi bagian integral dalam kehidupan. Begitu pula jika yang terjadi sebaliknya," kata Herlini.
   
Dalam acara Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis ini juga dihadiri oleh beberapa Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi PKS, Riky Indrakari, anggota DPRD Provinsi Kepri dari PKS, Suryani serta Sekretaris Umum DPW PKS Kepri, Raden Harry Tjahyono.
   
Sejak beberapa hari terakhir, Politisi PKS tersebut menggelar reses pada beberapa tempat di Kota Batam untuk menjaring aspirasi masyarakat.
   
Sebelumnya, Herlini juga mengunjungi Sekolah Muhammadiyah di Wilayah Kabil, Nongsa untuk bertemu dengan ratusan wali murid dan membahas dana bantuan siswa miskin yang banyak disalah gunakan untuk keperluan lain.
   
Herlini juga menggelar Wirid Akbar di daerah Sagulung. Herlini juga mengingatkan tentang pentingnya peran perempuan dalam menciptakan generai muda untuk melanjutkan pembangunan bangsa Indonesia.(Antara)
  • 0 Comments



Perjuangkan DBH Migas Menjadi 15 Persen & Ingin Batam Jadi Provinsi Khusus Ekonomi

Meski sudah dua periode menjadi anggota DPRD Kota Batam, Aris Hardy Halim kembali dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai calon legislatif (Caleg) pada Pemilu 2014. Tetapi kali ini dia akan bertarung di tingkat pusat sebagai Caleg DPR RI Daerah pemilihan (Dapil) Kepri, dengan nomor urut tiga. Bukan tanpa alasan, suami dari HJ Rosih itu ingin “bertarung” di tingkat DPR RI. Dari kacamatanya, masih banyak hal yang harus dibenahi di seluruh wilayah Kepri, khususnya Batam. “Saya ingin Batam ini menjadi Provinsi daerah khusus ekonomi,” ujarnya kepada tim “buser” POSMETRO ketika bertandang ke Graha Pena Lantai III, kemarin. Tidak hanya itu, dirinya juga ingin Gubernur dapat mengontrol instansi vertikal yang bertugas di Kepri. 

“Sistem ini sebenarnya sudah di terapkan saat Batam masih di pegang oleh Otorita Batam (OB). Semuanya tunduk. Saya ingin kembalikan seperti itu lagi. Shenzhen bisa maju seribu langkah dari Batam karena meniru sistem yang di terapkan OB dulu,” jelasnya. Aris mengatakan, dengan penerapan sistem pemerintah seperti OB dulu, bukan berarti tidak ada otonomi daerahnya. Gubernur juga tidak dapat bertindak semena-mena. Karena harus mempertanggungjawabkan seluruh tugasnya kepada Presiden dan DPRD. “Tetap ada otonominya. Cuma perubahannya, Gubernur dipilih langsung oleh Presiden atas usulan DPRD. Jadi tidak power full dan harus bertanggungjawab kepada Presiden dan DPRD,” ulasnya. Selain itu politisi Partai Keadilan Sejahtera itu juga akan berusaha untuk meningkatkan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Kepri. Terutama DBH Migas yang ada di Kabupaten Natuna. “APBD Kepri sekarang ini sekitar Rp2 triliun. Dana bagi hasil Migas Kepri sekarang hanya tiga persen. Itu cuma sekitar Rp800 miliar. Padahal Natuna merupakan ladang gas terbesar di dunia. Jika saya terpilih, saya akan meminta agar DBH Migas dapat di naikan menjadi 15 persen. Sama seperti Provinsi Riau,” paparnya. Ingin tahu perubahan apa saja yang akan dilakukannya untuk membangun Provinsi ini?.

Ikuti perbicangan awak-awak POSMETRO dengan dirinya yang di rangkum dalam rubrik blak-blakan yang dirangkum Messa Haris .
Para incumbent juga kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI. Bahkan ada beberapa diantaranya mereka sudah sangat akrab dengan masyarakat Kepri. Anda yakin bisa duduk di bangku legislatif di Senayan?
Saya akui mereka itu tokoh di Batam dan Kepri. Saya juga tahu kalau tugas seorang anggota DPR RI berat. Karena harus mengemban seluruh aspirasi masyarakat Kepri. Terlebih Batam yang memiliki kebijakan-kebijakan khususan terhadap daerah ini. Tapi saya sudah mempersiapkan semuanya. Tidak hanya wawasan, saya juga menyiapkan mental dan fisik. Agar bisa fight saat pembahasan kebijakan untuk Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Saya sendiri masih bertanya-tanya, apa yang sudah dilakukan anggota DPR RI dari Kepri, untuk Batam dan Kepri selama ini.
Anda masih bertanya-tanya mengenai kinerja mereka, terus apa yang akan Anda lakukan untuk Kepri jika terpilih?
Pasti ada. Saya juga sudah punya modal dan pengalaman. Saya punya pengalaman dua periode di DPRD Kota Batam sebagai koordinator badan anggaran (Banggar). Itu salah satu tugas anggota DPRD.
Maksudnya gimana?
Tugas anggota DPRD itu ada tiga. Diantaranya Budgeting, Controling dan Legislasi. Budgeting ini bukan hanya menganggarkan atau mendistribusikan belanja seperti pendidikan atau kesehatan. Tapi juga bagaimana mencari dana-dana agar masuk ke kas daerah. Bukan hanya dana yang bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD), tetapi bagaimana kita melobi kepada pemerintah pusat agar dapat menurunkan dana bagi hasil (DBH) untuk Batam. Maka saya akan mengajak seluruh kepala daerah di Provinsi Kepri untuk memperjuangkan DBH yang lebih adil. Sehingga bisa dipergunakan untuk percepatan pembanguann di daerah.
Anda yakin itu bisa menjadi modal kuat Anda menuju senayan?
Ya. Saya yakin yang lain tidak punya pengalaman itu.
Kira-kira berapa besar Dana Bagi Hasil yang layaknya di terima oleh Kepri?
APBD Kepri sekarang ini sekitar Rp2 triliun. Dana bagi hasil Migas Kepri sekarang ini hanya tiga persen. Itu cuma sekitar Rp800 miliar. Padahal Natuna merupakan ladang gas terbesar di dunia. Kita cuma dapat tiga persen. Sementara Riau dapat 15 persen dari DBH. Makanya APBD Riau sekarang ini Rp9 Triliun.
Kalau gitu lebih keren Riau dong anggota DPR RI nya?
Betul. Padahal mereka (anggota DPR RI Riau) tidak ada yang menjadi Ketua Badan Anggaran. Tapi mereka ngotot. Makanya bisa dapat 15 persen.
Terus berapa seharusnya yang di dapatkan Kepri?
Minimal sama, 15 persen. Kalu di hitung sekitar Rp4 triliun lah yang seharusnya kita dapatkan. Itu tidak hanya berlaku untuk DBH Migas. Pajak juga seperti itu. Karena PPH 23 dan 29 masih di tarik pusat (Pemerintah pusat).
Sampai sekarang fasilitas FTZ belum begitu bisa di rasakan masyarakat. Apa yang bisa anda lakukan untuk itu?
Ini sudah saya suarakan. Terkait dengan regulasi, legislasi ini. Perjuangan saya ini nanti terkait dengan status FTZ. Payung hukumnya. Bahkan saya punya solusi out off the box.
Apa maksudnya?
Kalau orang berpikirnya di dalam kotak. Saya berpikirnya di luar kotak. Saya punya gagasan out off the box. Menjadikan Batam sebagai Provinsi daerah khusus ekonomi. Gambaran nyatanya seperti apa?
Gambaran realnya sama seperti Shenzhen, Cina. Tahun 1984, pemerintah Shenzhen belajar ke Batam. Saat itu Batam masih di bawah kendali Otorita Batam. Belum ada Pemko Batam. Semuanya di bawah kendali Ketua Otorita Batam. Kasatlaknya disini, Ketua Otoritanya di Jakarta.
Apa yang mereka tiru waktu itu?
Semua birokrasi dan prosedur. Mulai pajak, cukai dan keamanan. Saat itu semuanya tunduk kepada Otorita. Nah itu yang di copy sama Shenzhen. Sistem itu di bawa kesana. Jadi Walikotanya memiliki kewengan penuh terhadap daerahnya. Sekarang Shenzhen seribu langkah lebih maju daripada Batam. Realnya jika saya terpilih menjadi anggota DPR RI, saya akan mengusulkan RUU (rancangan undang-undang) dalam program prolegnas DPR RI mengenai Provinsi khusus ekonomi Batam. Dimana Gubernurnya di pilih langsung oleh presiden atas usulan DPRD Provinsi dan Gubernur nantinya memiliki kewenangan untuk mengusulkan pergantian. Baik itu polisinya, bea cukainya, pajaknya tentaranya atau jaksanya. Dia punya kewenangan itu. Semuanya itu di bawah kendali Gubernur.
Jadi Batam tidak maju karena ada Pemko disini?
Bukan gara-gara itu. Otonomi daerahnya kita dukung. Disana itu (Shenzhen) juga otonomi. Walikotanya di pilih oleh Gubernur atas usulan dari DPRD.
Tapi kenapa kita sering mendengar Shenzhen itu merupakan kembarannya Batam?
Kembarnya itu mungkin dari sisi FTZ nya. Tapi implementasinya belum.
Tadi anda bilang akan menjadikan Batam sebagai Provinsi khusus ekonomi dan Gubernur memiliki hak penuh terhadap instansi-instansi vertikal. Bukannya nanti membuat Gubernur menjadi sangat power full?
Tidak power full. Untuk kontrolnya kan ada DPRD. Kalau dia macam-macam usulin lagi, agar diganti oleh Presiden. Tetapi dia (Gubernur) memiliki kontrol terhadap instansi vertikal. Selama ini menurut saya banyak miss link antara kebijakan Gubernur, Walikota Batam, BP Batam dan instansi vertikal. Diantaranya Bea Cukai dan Pajak. Bahkan Gubernur saja di lawan sama Bea Cukai. Ini yang akan saya perjuangkan.
Jadi kalau mau tumbuh Batam harus berbentuk seperti Otorita dulu?
Ya. Kalau Batam mau tumbuh menjadi zona ekonomi baru seperti Shenzhen, kebijakan regulasi dan birokrasinya harus seperti itu. Kita kembali seperti dulu ke Otorita Batam. Tapi di kombinasikan dengan otonomi daerah dan di pimpin oleh Gubernur yang ditunjuk Presiden atas usulan DPRD Provinsi.
Bertanggungjawabnya langsung ke Presiden?
Bertanggungjawabnya ke Presiden dan DPRD. Karena langsung ditunjuk Presiden atas usulan DPRD.
Untuk masalah hutan lindung apa yang akan Anda lakukan?
Itu juga masuk dalam visi dan misi saya. Awal permasalahan di Batam inikan karena ada dualisme kewenangan tadi. BP punya kewenangan HPL dengan Keppres tahun 1973 dan Pemko juga mempunyai hak otonomi. Jadi masing-masing ini saling over lap mengenai kewenangan itu di lapangan. Akhirnya di langgar beberapa kesepakatan atau peraturan. Nah kalau itu di satukan pasti tidak ada over lap. Kalau Provinsi ini terbentuk, tidak akan ada lagi BP Batam. Yang ada Provinsi Batam. Kota Batam mekar kan menjadi tiga atau empat Kabupaten/Kota. Jadi akan ada Kota Batam Barat, Timur, Belakang Padang dan Kepulauan. Ini bukan omong kosong. Tahun depan Kota Batam sendiri di mekar kan menjadi 21 Kecamatan. Ini proses dan ini akan jalan.
Oh ya, Andakan sudah dua dekade menjadi wakil rakyat di Batam. Apa yang sudah Anda lakukan?
Kalau bicara tentang apa yang sudah dilakukan sejak 2004-2009 dan 2009 sampai sekarang, secara khusus tidak bisa di klaim sebagai prestasi pribadi atau fraksi. Karena itu merupakan proses bersama dalam pembahasan di DPRD. Namun dalam prosesnya untuk penyampaian aspirasi kita (DPRD) lebih kepada permasalahan pendidikan dan kesehatan. Pada saat periode 2004-2009 lalu, ada kebijakan untuk kesehatan. Yaitu pengobatan gratis. Hanya dengan menjukan KTP Batam. Masyarakat datang ke puskesmas atau ke rumah sakit umum daerah gratis untuk berobat. Walaupun sejak 2011 yang lalu, kebijakan ini di revisi oleh walikota Batam.

BIODATA Aris Hardy Halim
Nama : Aris Hardy Halim
Tempat/Tgl Lahir : Jakarta, 29 Desember 1971
Pekerjaan : Anggota DPRD Kota Batam
Jabatan : Wakil Ketua III
Status : Menikah
Istri : Hj Rosih
Anak : 6
Alamat Rumah : Central Residence Nomor 6, Sukajadi, Batam
Hobi : Bulutangkis, Sepak Bola, Golf
Pendidikan Terakhir : S1 Teknik Informatika
Riwayat Organisasi
1998 – 2001 : Bidang Kaderisasi DPD PK Kota Batam
2001 – 2003 : Ketua Umum DPD PK Kota Batam
2003 – 2006 : Ketua Umum DPD PKS Kota Batam 2002 – 2003 : Ketua DPC Batam Serikat Pekerja Indosat
1996 – skrg : Dewan Pendiri Yayasan Mujahidin Orchid Park
2005 – 2008 : Wakil Ketua Dewan Penasehat DPP Generasi Muda Minang
2005 – 2008 : Anggota Dewan Penasehat DPD HKTI Kepri
2004 – 2009 : Wakil Ketua DPRD Kota Batam
2009 – skrg : Wakil Ketua DPRD Kota Batam
Penghargaan dan Prestasi
Masa Kerja 5 Tahun PT. Indosat tahun 1997
Masa Kerja 10 Tahun PT. Indosat tahun 2002
59 Tokoh Terpopuler Propinsi Kepri tahun 2004
  • 0 Comments
Bisa dibilang, Suryani termasuk salah satu figur perempuan luar biasa yang ada di Provinsi Kepri. Di tengah-tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, Nani, panggilan akrabnya, juga aktif berkontribusi untuk masyarakat luas. Dia kerap memberi kajian Keislaman dan pencerahan bagi kaum ibu. Keaktifan ibu empat anak ini juga tampak di dunia politik, dimana pilihannya jatuh pada Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Wanita kelahiran Cilacap, 39 tahun silam ini memiliki cita-cita bagaimana kaum ibu dapat berperan aktif, cerdas dan mampu bersinergi dengan kaum laki-laki dalam membina masyarakat tanpa melupakan fitrahnya sebagai perempuan.

Suryani mengaku masih suka gelisah. Itu lantaran kondisi wanita hari ini masih banyak yang tidak memahami fungsi dan perannya sebagai perempuan.

"Kebanyakan perempuan masih terpinggirkan dalam hal pengambilan keputusan. Termasuk peran-peran penting yang sebenarnya butuh pemikiran dan sentuhan perempuan,” ujar anggota DPRD Kepri ini.

Ibu dari Abdussalam Muta’akkid, Muhammad Azzam, Nida Husna Taqiyya dan Muhammad Zhafran Khoiry ini berharap, kaum ibu jangan sampai ketinggalan informasi dan harus melek teknologi, terutama yang berhubungan dengan pendidikan keluarga dan anak. Ia pun berjanji akan terus memberi kontribusi agar kaum perempuan khususnya dapat memahami keberadaannya.

”Zaman sudah berbeda. Jadi didiklah anak kita sesuai dengan zamannya,” ujarnya. (cw57)
  • 0 Comments
SOSOK Iskandarsyah, bagi sebagian besar masyarakat Kepri tentu tidak asing lagi.

Selain rajin mengunjungi berbagai pulau di Kepri, dia juga sering tampil di berbagai media cetak dengan kritik-kritiknya yang konstruktif.

Sejak dipercaya sebagai Wakil Ketua III DPRD Kepri tahun 2009 lalu, Iskandar banyak banyak berpikir bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pesisir atau hinterland. Hal tersebut dilakukan karena selama ini, ia merasa masyarakat hinterland memerlukan perhatian karena jauh dari kemajuan kota.

Pria kelahiran Moro, 19 Juli 1972 ini berpendapat, masyarakat hinterland bisa berkarya yang lebih baik dari sekarang. Menurutnya, mereka bisa tampil dengan mengembangkan diri di bidang perikanan dan kelautan, budidaya rumput laut dan juga budidaya berbagai macam ikan.

ALumni sebuah SLTA di Tanjungpinang ini, mengingatkan bahwa setiap orang harus berkarya, tak terkecuali mereka yang tinggal di hinterland. Dan sebatas apapun fasilitas yang ada, tidak mempengaruhi setiap orang untuk berkarya.

"Hidup untuk berkarya, karena hidup hanya sekali dan kesempatan tidak pernah datang dua kali," ujar Iskandar, beberapa waktu lalu.

Satu kepuasan tersendiri, lanjutnya, ketika dirinya selaku anggota Dewan bisa membantu masyarakat melalui usulan anggaran yang pro-rakyat dan pro-hinterland. Selaku pemerintah atau orang yang dititipkan amanah, seharusnya setiap pemimpin harus dekat dengan masyarakat dan tidak terkecuali dengan masyarakt hinterland. Karena dengan kedekatan tersebut, setiap pemimpin tahu betul apa kesulitan dan kebutuhan masyarakatnya.

"Itu pula yang mendasari saya mengusulkan agar Pemprov Kepri membeli satu pesawat. Harapannya agar Gubernur bisa mengunjungi pulau-pulau yang ada di Kepri," ujar politisi PKS itu.
  • 0 Comments
Dalam sebuah perbincangan mengenai Buku Lembar Kerja Siswa (LKS), salah seorang Anggota DPRD Kota Batam sempat berujar, "Persoalannya bukan hanya penambahan beban biaya dan ketidakmanfaatan buku itu, tapi juga murid bisa merasa tertekan di kelas jika tidak membeli buku itu karena disuruh gurunya dan merasa terbelakang dari teman-temannya yang lain.

Ya, begitulah gaya berpikir Riky Indrakari, Anggota DPRD Kota Batam asal Fraksi PKS yang saat ini sehari-hari beraktivitas di Komisi IV DPRD. Bukan masalah kritikannya yang tajam terhadap Buku LKS tersebut, namun pola analisa komprehensif yang selalu dilakukannya setiap berhadapan dengan masalah apapun.

Contohnya dalam mengkritisi Buku LKS itu, Riky melontarkan dasar pemikiran penolakannya dari berbagai aspek, dari beban biaya, pemanfaatan hingga dampak psikologisnya. Sejauh ini, bisa dihitung dengan jari tangan jumlah Anggota DPRD Batam saat ini yang memiliki kemampuan mengupas suatu masalah dengan bebagai pendekatan seperti yang biasa ditunjukkan ayah dari empat orang putra ini.

Dengan keampuannya itu, tidak jarang para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam, khususnya di dinas-dinas yang terkait dengan komisinya, kelabakan menjelaskan kepadanya berbagai hal yang menjadi persoalan krusial yang terjadi. Baik dalam implementasi kebijakan maupun pengelolaan anggaran.

Bagaimana tidak, setiap pertanyaan dan penjelasan yang dikemukakannya selalu disertai dengan aturan pendukung, data-data, ditambah lagi pendekatan-pendekatan ilmiah lainnya. Yang dewasa ini jarang sekali ditemukan dalam setiap pernyataan para pejabat dan tokoh-tokoh politik di Kota Batam.

"Itu karena saya lumayan banyak membaca literatur dan mencari tahu berbagai masalah sampai ke akarnya," ujar Suami dari Nina Fitriani ini dalam sebuah kesempatan menjelaskan rahasia kemampuannya itu.

Pertanyaan tersebut patut dilontarkan kepadanya mengingat secara akademis, sebenarnya Ketua DPD PKS Batam periode 2006-2011 ini bergelar Sarjana Elektro dari Institute Sains & Teknologi Nasional, Jakarta. Jadi kalau dipikir-pikir, tidaklah lazim seorang sarjana ilmu eksakta memiliki taklenta dan kemampuan sekomprehensif dia. Tapi itu lah Riky.

Malah kalau ditilik lebih dalam lagi, Riky juga sempat mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah yang berbasis agama yang berbeda dengan dirinya. Dia menghabiskan pendidikan dasarnya di SD Santa Maria dan pendidikan menengahnya juga di sekolah yang sama itu di Kota Pekanbaru.

"Makanya saya tidak pernah menyangka akhirnya menjadi politisi yang berjuang dari sebuah partai berbasis Islam," tukasnya suatu waktu, sambil tersenyum menanggapi alur menarik pengalaman pendidikannya itu.

Apa sudah habis daya tarik Riky? Ternyata ada satu lagi, sabar. Dalam kesehariannya menjadi anggota legislatif, politisi yang bertempat tinggal di Perumahan Tiban Indah Permai Blok N No. 60, Sekupang, Batam, ini juga dikenal sosok yang sangat sulit terpancing emosinya.

Bahkan, tidak pernah ada catatan pria ini bersuara tinggi saat berbicara dengan siapapun yang menandakan dia sedang emosi, dalam perdebatan sealot dan sekrusial apapun. Paling banter, dia hanya terdiam dan tersenyum bila habis kesabarannya.

"Maaf ya, saya khilaf, tidak ada maksud saya menyindir," ujarnya suatu ketika usai berdebat panjang dengan seorang wartawan sesaat dia menyadari ada kata-katanya yang dia rasa telah menyinggung si wartawan. Riky langsung minta maaf.

Berbagai kelebihannya itu kiranya yang membuat saat ini pria mantan karyawan PT Unisem itu belakangan tampil menjadi salah satu politisi yang paling populer di kota ini. Pernyataan-pernyataan kritisnya yang menggigit mengenai suatu masalah sering menghiasi halaman berbagai media massa di Batam. Meskipun posturnya tak lebih tinggi dari 165 cm, sosoknya terkesan melebihi dirinya sendiri.


Profil Riky Indrakari

* Istri : Nina Fitriani, SSi
* Anak 1: Muhammad Izzuddin
* Anak 2: Musyaffa Ahmad
* Anak 3: Sa’id Ramadhan
* Anak 4: Faishal Hilmi
* Alamat Rumah : Perumahan Tiban Indah Permai Blok N no. 60, Sekupang, BATAM

* Mobile : 0855-6500-911 | Fixed: 0778-324160 | Fax :0778-324160

* Email : rindrakari@gmail.com
* Blog  : hhtp://rindrakari.wordpress.com

PENDIDIKAN

* Juni 1980, SD Santa Maria, Pekanbaru
* Juni 1983, SMP Santa Maria, Pekanbaru
* Juni 1986, SMA Negeri 14, Medan
* Mei  1992, Institute Sains & Teknologi Nasional, S1 Teknik Elektro

RIWAYAT ORGANISASI

1. Pendiri LAZ Dana Amanah, 2000-2006
2. Ketua Yayasan Ar-Risalah, Kota Batam, 2000-(now)
3. Pembina Yayasan SDIT Ulil Albab, Kota Batam, 2007-(now)
4. Ketua Bidang Politik & Hukum, DPD PK Kota Batam, 1999-2002
5. Ketua Bidang Kebijakan Publik, DPW PKS Propinsi Kepulauan Riau, 2003-2006
6. Ketua Umum DPD PKS Kota Batam, 2006-2011

RIWAYAT PEKERJAAN

1. PT Astra Microtronics Technology, Batam, 1992-1997
2. PT Advance Interconnect Technology, Batam, 1997- 2007
3. PT Unisem, Batam, 2007-2009
  • 0 Comments


Sukaryo merupakan seorang sosok yang memang aktif dalam organisasi semenjak masih duduk dibangku kuliah, hal ini terbukti dengan begitu banyak organisasi kepemudaan yang silih berganti ia pimpin.
Baginya kehidupan berorganisasi bukanlah hal yang baru lagi, bahkan sudah menjadi santapan hari-harinya selama beraktifitas.

Saat ini tak jarang banyak tokoh politik yang hanya mengutamakan kepentingan pribadinya saja, karena disaat sudah memiliki kedudukan yang mapan di kursi politiknya, malah cenderung lupa dengan tugasnya menyuarakan aspirasi masyarakat.

“ Sosok pemimpin yang sesungguhnya itu adalah mengutamakan kepentingan masyarakat, harapan masyarakat sangat besar kepada kita saat mereka menunjuk kita sebagai tokoh kepentingan pribadi sebaiknya tidak perlu ditonjolkan,” kata Sukaryo

Sukaryo terpanggil untuk aktif dalam partai politik sebenarnya berawal dari hasrat ingin memprioritaskan keinginan dan harapan masyarakat Batam yang banyak dititipkan di pundaknya. Serta Ia pun juga bercita-cita bagaimana agar apa yang dilakukannya bisa bermanfaat bagi orang lain, untuk itu Ia selalu menjadikan dirinya seorang yang berguna yang bisa membantu masyarakat.

“ Keinginan saya menjadi orang bermanfaat untuk masyarakat, dan karena desakan masyarakat Batamlah yang membuat saya tertantang untuk menjalankan amanah ini  saya hanya ingin menjadi yang terbaik bagi masyarakat,” jelasnya lagi.

Pria yang lahir 32 tahun silam ini menambahkan menjadi seorang pemimpin fraksi PKS merupakan suatu amanah dari masyarakat, Dan semua amanah itu adalah tanggung jawab yang harus dipikul hingga selesai, karena apapun kepentingan masyarakat menyangkut kepentingan bersama pada umumnya. Sehingga Sukaryo sudah terbiasa menuntaskan pekerjaan yang diamanahkan pada hari itu juga. Karena Ia merupakan orang yang tidak terbiasa mengulur-ngulur waktu menyelesaikan sesuatu.

"Saya selalu memegang prinsip dont wait till tomorrow what can you do today (Tidak perlu menunggu hari esok ketika bisa mengerjakannya pada hari ini) dalam bekerja," kata Sukaryo

Di usianya yang masih muda diantara pemimpin fraksi yang lainnya, ternyata Sukaryo memiliki banyak impian yang belum ia wujudkan yang bertujuan dalam kesejahteraan masyarakat, sehingga inilah yang membuat ia selalu bersemangat dalam menjalankan peran ke tokohannya.

“ Masih banyak yang ingin saya wujudkan, terutama keinginan – keinginan masyarakat yang banyak dibisikkan kepada saya, secara agama dan kepercayaan yang diberikan kepada saya, sebenarnya merupakan amanah yang harus saya jalankan dengan baik,” jelas ayah lima orang anak ini.

Cinta PKS, Masyarakat dan Keluarga

Sosok yang satu ini bisa dibilang cukup istimewa. Karena, Sukaryo,SE merupakan Anggota DPRD Kota Batam Komisi I termuda. Namun usia bukan penghalang baginya untuk bisa menjalankan amanah yang telah dibebankan masyarakat Batam. Untuk itu, suami dari Nikhla Wijayanti Spd tidak pernah berhenti belajar untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat.

Dalam setiap kesempatan dia selalu menimba ilmu. Baik berdiskusi dengan anggota fraksi yang dipimpinya serta termasuk saat bertemu dengan masyarakat atau menerima kunjungan masyarakat di kantornya. Selain itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga dikenal dekat dengan masyarakat. Terkenal ramah dan mengaku merasa sepi jika tidak berjumpa dengan masyarakat atau berdiskusi tentang banyak hal yang ada dalam masyarakat.

"Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa saya ingin bermanfaat bagi orang lain, untuk itu saya selalu terbuka dalam segala hal yang menyangkut masyarakat banyak. Sikap yang saya ambil ini juga mengarah kepada Visi PKS yakni PKS sebagai partai dakwah penegak keadilan dan kesejahteraan dalam bingkai persatuan ummat dan bangsa." ungkap Sukaryo menjelaskan

Dijelaskan pria yang memiliki hobi olah raga ini, menimba ilmu dengan belajar banyak hal merupakan salah satu kunci untuk menambah wawasan. Dan cara yang paling mudah diantaranya dengan berinteraksi langsung ke masyarakat. Karena dengan berinteraksi langsung sudah pasti harus melakukan sesuai prakteknya bukan teori saja.

Sukaryo ternyata bukan saja menjadi idola dimata masyarakat Batam secara umum, dimata keluarga ternyata Sukaryo adalah seorang ayah  yang penuh kasih, ia mengerti apa yang diinginkan keluarganya.

“ Bagi saya keluarga adalah bagian terpenting, apapun yang saya lakukan tentunya takkan lepas dari peran serta keluarga, hal yang wajar jika seorang ayah ingin membahagiakan keluarganya,” jelas Sukaryo lagi

Pria yang juga  Ketua GEMA KEADILAN Provinsi Kepri ini selalu menanamkan kepada anak-anaknya untuk tampil apa adanya, dan yang paling penting adalah kejujuran.

Dengan kejujuran seseorang akan mendapatkan banyak keberuntungan. Kesuksesanpun akan mudah kita raih jika kita sudah memiliki kejujuran.

Lebih jauh dikatakannya, sebagai seorang suami dan ayah bagi kelima buah hatinya, dirinya selalu menyempatkan diri untuk berkumpul bersama istri dan anak tercinta untuk memantau perkembangan buah hatinya.

Sukaryo  mengakui apa yang diraihnya saat ini tidak terlepas dari dukungan dan dorongan orang-orang terdekatnya, seperti istri dan keluarga besarnya.

Dalam setiap aktifitasnya Sukaryo memang selalu melibatkan keluarganya, dan pria ini selalu menyiapkan waktu khusus agar bisa membangun kehangatan dengan keluarga, misalnya saja dengan berlibur bersama keluarga pada kesempatan khusus yang sudah direncanakannya yang sebelumnya mengadakan rapat-rapat kecil bersama keluarganya..

“ Bukan hanya di organisasi saja yang diadakan rapat, tetapi saya juga mengadakan rapat kecil dikeluarga saya. Hal ini bertujuan dan mengajarkan ke pada anak-anak saya untuk memberikan kritik maupun saran agar suasana dikeluarga itu tetap hangat,” jelasnya lagi.

Bahkan saat ini pun dalam aktifitas bisnis yang ia lakoni, Sukaryo juga melibatkan istrinya dalam manajeman bisnisnya. Menurutnya ini merupakan salah satu cara untuk membangun hubungan yang lebih harmonis.

“ Saya dan istri mempunyai sejumlah bisnis yang berbeda, tetapi management tetap sama. Dan usaha ini dibangun bersama memang untuk kita bersama, untuk anak-anak dan keluarga besar kami. Sehingga usaha lebih kokoh saat dibangun bersama, makanya saya melibatkan istri dalam menjalankan usaha yang saya bangun,” jelas Sukaryo yang sudah berkecimpung di bisnis sejak lama.

Kedepan Sukaryo berharap  anak-anaknya tumbuh dengan mencontoh apa yang telah ia tanamkan selama ini. Inilah yang membuat pria ini tak pernah berhenti untuk terus melakukan hal-hal positif dalam kesehariannya./..Reni Asmayeti

=======================================================
Biodata
Nama    : Sukaryo SE
TTL    : Pati, 22 Juli 1980
Istri    : Nikhla Wijayanti Spd

Anak    :
- Ahmad Harits Abdussalam
- Laila Nur Izzah
- Asma Nur Ramadhan
- Ahmad Hafiz Rahmatullah
- Ahmad Haidar Faid
Alamat    : Perum Pesona Asri Batam Center

Riwayat Karir:
1. Anggota Dewan DPRD Kota Batam Komisi I
2. Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Batam
3. Ketua GEMA KEADILAN Provinsi Kepri
4. Ketua Bidang Kebijakan Publik DPD PKS Kota Batam
5. Manager Kampanye PKS Kota Batam
6. Staff Ahli Fraksi PKS DPRD Kota Batam
  • 0 Comments


" Berorganisasi sepanjang kehidupan saya, bukan hanya kegiatan insidental yang hanya dilakukan di setiap tanggal, bulan dan tahun tertentu. Ini sudah mendarah daging, untuk terus bergerak sebagaimana prinsip hidup saya yaitu mengalir seperti air,"kata pria yang dipercaya memegang amanah sebagai Ketua DPD PKS Kota Batam ini.


Itulah prinsip hidup yang dipegang teguh pria yang murah senyum ini sejak ia duduk di bangku SMA tahun 1990 silam.

" Saya aktif di kegiatan OSIS dan kegiatan extra dan intra kampus. Prinsipnya, terus bergerak seperti air karena ketika air itu diam stagnan maka bisa dipastikan akan banyak penyakit begitu pula sebaliknya, air yang bergerak dinamis niscaya akan segar,"terangnya.

Dan begitu pula manusia ketika diam atau stagnan pasti akan banyak penyakit baik fisik dan psikis begitu pula manusia yang bergerak dinamis niscaya sehat secara fisik dan psikis.

Bahkan ketika akhir 1998, Taufik begitu ia biasa disapa mengatakan bahwa dirinya pernah tidak pulang ke rumah sebulan penuh. Pulang ketika habis uang makan.

Saat itu dia memilih berdiam diri di kampus untuk diskusi dengan berbagai elemen pergerakan mahasiswa. Dan, pernah selama seminggu dia menduduki gedung DPR RI bersama dengan mahasiswa lainnya yang akhirnya berbuah manis dengan tumbangnya rezim orde baru.

Karir politiknya dimulai tahun 2001 di PKS di tingkat kecamatan dan 2005 sampai 2007 di kota Bekasi. Sebelum akhirnya pada bulan Februari 2011 dia diamanahkan untuk memangku jabatan sebagai Ketua DPD PKS Kota Batam.

" Dari pengalaman tersebut, saya kembali memaknai prinsip saya menjalani hidup mengalir seperti air, bukan dimaknai dengan sekedar mengalir tetapi benturan dalam perjalanannya sebagai bentuk rintangan tentulah ada. Aliran air tentunya bermuara, dan saya pun mempunyai tujuan dalam mengarungi hidup ini. Tak akan lelah hingga kaki menginjak surga," tutupnya (jua)
  • 0 Comments

"Wahai orang-orang yang beriman, ruku', sujud dan beribadahlah kepada Allah SWT, dan perbuatlah kebaikan-kebaikan agar kalian beruntung." (QS Al-Hajj:77)

Raden Hari Tjahyono, Sekretrais Umum DPW PKS Kepri berkisah, setelah lelah berhijrah dari Makkah ke Madinah, Rasulullah SAW beristirahat di Quba'. Bahkan beliau beserta sahabat sempat mendirikan sebuah masjid, walaupun saat itu masih dalam wujud sangat sederhana. Batas-batasnya adalah pohon kurma, dan sebagian atapnya dari pelepah kurma ditambah daun-daun kering. Saat ini, masjid tersebut sudah terlihat cantik dan megah yang kita kenal dengan nama Masjid Quba'.

Lebih sepekan Rasulullah SAW berada di Quba', dan di sinilah awal sejarah bermula shalat Jumat pertama. Dulu pada waktu sebelum hijrah, shalat Jumat belum bisa ditunaikan karena masih berada di bawah kekuasaan Quraisy, di kota Makkah.

"Usai melaksanakan sholat Jumat, Rasulullah SAW berangkat dengan berjalan kaki, memasuki kota Madinah. Beliau diiringi oleh para sahabat, baik dari kalangan Muhajirin maupun Anshor. Sementara unta Nabi saw dilepaskan dan berjalan paling depan. Biarkan unta itu berjalan, karena dia dalam bimbingan Allah SWT," ujar Nabi SAW.

Lalu Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat, tahun apakah ini? Bulan apakah ini? Dan hari apakah ini?

Lalu beliau bersabda: "Ayyuhannas Afsyus salaam, wa'ath'imuth tho'aam, wasiilul arham, washallu billaili wannaasu niyaam, tadkhulul jannata bissalaam" (HR. Muslim) Artinya: Wahai manusia, tebarkanlah salam, berilah makan (kepada fakir miskin), sambungkan tali silaturrahim. Dan sholat malamlah kalian ketika manusia sedang nyenyak tidur. Engkau akan masuk syurga dengan salam (selamat).

Dalam hadits ini, Nabi saw mengungkapkan empat langkah untuk menuju syurga Allah SWT. Pertama, tebarkanlah salam. Ucapan Assalaamu’alaaikum warahmatullahi wabarakatuhu, disunnatkan bagi yang mengucapkannya, dan bagi yang mendengarnya, hukumnya wajib untuk menjawab. Ucapan salam adalah doa terhadap sesama hamba Allah SWT, ucapan salam dapat memadamkan api dedam dan permusuhan, bahkan dapat memperkuat tali persaudaraan sesama kita.

Kedua, berilah makan. Sungguh banyak orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan makanan. Ada fakir miskin, anak-anak terlantar atau siapapun yang membutuhkannya. Kalaupun mengundang untuk syukuran, maka disunnahkan juga untuk mengundang orang-orang papa. Jangan sampai ada sebuah keluarga kelaparan, sementara tetangganya tertidur nyenyak lantaran kekenyangan.

Ketiga, menyambungkan silaturrahim. Menyambungkan kasih sayang, menyambungkan tali persaudaraan. Berkunjung, bertatap muka, berbincang-bincang agar suasana masyarakat menjadi damai dan tenteram. Dengan bersilaturrahim banyak pekerjaan-perkerjaan yang sulit bisa diselesaikan. Pesan Nabi saw, bahwa silaturrahim itu memperpanjang umur dan menambah rezeki.

Keempat, shalat malam. Ada saat-saat khusus, dimana doa kita lebih dikabulkan oleh Allah SWT, yaitu, bermunajat dan berdoa di malam hari, saat-saat orang lain sedang nyenyak tidur.

"Kita kenal dengan istilah qiyaamul lail, mendirikan ibadah malam, dengan shalat tahajjud, berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT. Bahkan pada Ramadhan ini disunnahkan shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, istighfar, dan ibadah sunat lainnya."

Dari empat langkah menuju syurga Allah SWT, ternyata tiga syaratnya, sangat terkait dengan hablun minannas dan hanya satu poin yang menyebutkan ibadah mahdhoh, hablun minallah yaitu shalat malam.

"Jadi, untuk memasuki surga Allah SWT, dalam pemahaman hadits ini, maka hubungan kita dengan manusia harus terus diperbaiki. Kualitas hubungan dan interaksi kita dengan manusia seperti mengucapkan salam, memberi makan dan menyambung kasih sayang justru menjadi faktor besar untuk masuk surga."

"Siapa suka beternak ayam, buatlah sangkar pemikat punai. Siapa suka mengucap salam, membuat hati menjadi damai." (lim)
  • 0 Comments

 Oleh : Alfin, S,TP., M.H. Ketua PKS Tanjungpinang

Ditengah kejenuhan dan apresiasi politik yang kurang menyedepkan partai politik saat ini, sudah idealnya PKS mampu menjadi partai politik yang bisa memberikan pencerdasan politik yang baik kepada masyarakat. Dan alhamdulillah dengan amanah yang telah diberikan masyarakat khususnya Tanjungpinang kita sudah menjadi bagian dari kepercayaan politik masyarakat walau saat ini kita bukanlah menjadi partai pemenang di kota Tanjungpinang.

Tapi yakinlah pada Pemilu 2014 kita akan meraih tiga besar. Kemenangan yang hakiki harus kita peroleh. Kita tidak boleh berjuang setengah-setengah untuk memperoleh kemenangan.

Marilah kita bekerja hanya karena Allah SWT dan kejayaan kota Tanjungpinang. Dari Tanjungpinang untuk Indonesia yang lebih baik karena kita sangat meyakini bahwa kemenangan yang hakiki hanya bisa diraih dengan pertolongan Allah SWT. Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, Asbabun nuzulmaka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. (QS. An-Nashr: 1-3)

Untuk itu, kita harus memperkuat dua hal ikhafillah. Kekuatan ruhiyah harus senantia kita kuatkan dan soliditas ukhuwah harus terus kita perhatikan. Semoga Allah SWT memberikan kemenangan-kemenangan itu kepada kita semua. Kepada partai yang kita cintai karena Allah SWT. Allahu Akbar!
  • 0 Comments
Older Posts Home
1 Aksi Buruh 22 Aleg Bicara 2 Artikel 14 Caleg 118 Daerah 1 Daftar PKS 5 Dr Salim 3 Dr Salim Segaf 1 Dr Salim Segaf Al-Jufri 1 Erupsi Semeru 1 Fraksi 51 Fraksi PKS 10 Fraksi PKS Batam 3 Fraksi PKS Kepri 1 Gunung Semeru 1 Harganas 2022 2 Hari Ayah 2021 12 Hari Ibu 2021 6 Hari Kartini 34 Hukum 21 Kajian 1 Kajian Pelayanan PKS 14 Kajian RKI 8 Keluarga 4 Kisah 1 Kisah PKS 14 Kisah RKI 1 Kitab Kuning 1 KSN 46 Layani Rakyat 5 Milad PKS 20 3 Muswil 327 Nasional 25 Opini 1 Peduli 1 Peduli Buruh 1 Peduli Nelayan 1 Pelatihan 44 Pelayanan PKS 97 Pemilu 4 Pemilu 2024 7 Pemira 1 Petani 23 Pilkada 68 Pilpres 464 PKS 2 PKS Batam 2 PKS Bela Ulama 1 PKS BelaUMKM 1 PKS Berbagi 1 PKS Dukung UMKM 1 PKS Kepri 20 PKS Layani Rakyat 7 PKS Muda 1 PKS Muda Batam 1 PKS Peduli 1 PKS Pelayan dan 133 PKS Pelayan Rakyat 1 PKS Politik 36 PKS Transformasi dan Kolaborasi 292 Politik 1 Politik Pelayanan PKS 2 Politik Top News 1 Rakerda PKS 1 Rakerwil PKS 1 Rakerwil PKS Kepri 23 Ramadhan 1443H 3 Ramadhan 1444H 6 Rekrutmen PKS 64 RKI 3 RKI PKS 2 RKI PKS Batam 1 Rumah Keluarga Agar 74 Rumah Keluarga Indonesia 3 Salim Segaf 4 Salim Segaf Al-Jufri 1 Salim Segaf di Kepri 1 Semeru 1 Senam Nusantara 30 Seputar Kepri 13 Taujih 1 Tolak RUU IKN 1 Top Nesws 957 Top News 1 Top News Pelayanan PKS 1 Ulama 1 UMKM Batam 1 UMKM Batam Maju 1 UMKM Maju 1 UMKM PKS

Where we are now

o

About me

a


Janice

"The most important thing is to enjoy your life — to be happy — it’s all that matters.”


Follow Us

  • bloglovin
  • pinterest
  • instagram
  • facebook
  • Instagram

Banner spot

recent posts

Labels

Aksi Buruh Aleg Bicara Artikel Caleg Daerah Daftar PKS Dr Salim Dr Salim Segaf Dr Salim Segaf Al-Jufri Erupsi Semeru Fraksi Fraksi PKS Fraksi PKS Batam Fraksi PKS Kepri Gunung Semeru Harganas 2022 Hari Ayah 2021 Hari Ibu 2021 Hari Kartini Hukum Kajian Kajian Pelayanan PKS Kajian RKI Keluarga Kisah Kisah PKS Kisah RKI Kitab Kuning KSN Layani Rakyat Milad PKS 20 Muswil Nasional Opini Peduli Peduli Buruh Peduli Nelayan Pelatihan Pelayanan PKS Pemilu Pemilu 2024 Pemira Petani Pilkada Pilpres PKS PKS Batam PKS Bela Ulama PKS BelaUMKM PKS Berbagi PKS Dukung UMKM PKS Kepri PKS Layani Rakyat PKS Muda PKS Muda Batam PKS Peduli PKS Pelayan dan PKS Pelayan Rakyat PKS Politik PKS Transformasi dan Kolaborasi Politik Politik Pelayanan PKS Politik Top News Rakerda PKS Rakerwil PKS Rakerwil PKS Kepri Ramadhan 1443H Ramadhan 1444H Rekrutmen PKS RKI RKI PKS RKI PKS Batam Rumah Keluarga Agar Rumah Keluarga Indonesia Salim Segaf Salim Segaf Al-Jufri Salim Segaf di Kepri Semeru Senam Nusantara Seputar Kepri Taujih Tolak RUU IKN Top Nesws Top News Top News Pelayanan PKS Ulama UMKM Batam UMKM Batam Maju UMKM Maju UMKM PKS
Powered by Blogger.

MKRdezign

Archive

  • ▼  2022 (177)
    • ▼  July (2)
      • Mengenal Potensi Diri pada Anak Istimewa
      • Kebutuhan Dapur di Batam Mahal, PKS dan RKI Sungai...
    • ►  June (31)
    • ►  May (18)
    • ►  April (34)
    • ►  March (42)
    • ►  February (29)
    • ►  January (21)
  • ►  2021 (298)
    • ►  December (41)
    • ►  November (49)
    • ►  October (33)
    • ►  September (34)
    • ►  August (24)
    • ►  July (18)
    • ►  June (25)
    • ►  May (14)
    • ►  April (19)
    • ►  March (7)
    • ►  February (27)
    • ►  January (7)
  • ►  2020 (10)
    • ►  December (4)
    • ►  March (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (39)
    • ►  December (12)
    • ►  November (5)
    • ►  October (4)
    • ►  September (8)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (57)
    • ►  December (4)
    • ►  November (5)
    • ►  October (9)
    • ►  September (11)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (6)
    • ►  January (6)
  • ►  2017 (118)
    • ►  December (5)
    • ►  November (8)
    • ►  October (19)
    • ►  September (14)
    • ►  August (11)
    • ►  July (13)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
    • ►  April (15)
    • ►  March (17)
    • ►  February (7)
    • ►  January (2)
  • ►  2016 (142)
    • ►  December (6)
    • ►  November (4)
    • ►  October (1)
    • ►  September (8)
    • ►  August (7)
    • ►  July (5)
    • ►  June (2)
    • ►  May (5)
    • ►  April (26)
    • ►  March (21)
    • ►  February (27)
    • ►  January (30)
  • ►  2015 (144)
    • ►  December (36)
    • ►  November (21)
    • ►  October (8)
    • ►  September (1)
    • ►  June (9)
    • ►  May (13)
    • ►  April (18)
    • ►  March (17)
    • ►  February (10)
    • ►  January (11)
  • ►  2014 (603)
    • ►  December (17)
    • ►  November (22)
    • ►  October (3)
    • ►  September (22)
    • ►  July (12)
    • ►  June (65)
    • ►  May (41)
    • ►  April (37)
    • ►  March (135)
    • ►  February (77)
    • ►  January (172)
  • ►  2013 (65)
    • ►  December (52)
    • ►  November (13)
  • ►  2001 (1)
    • ►  June (1)

Technology

Breaking News

Populars

  • PKS Berharap Pilkades Serentak di Karimun Berjalan Sukses
    PKS Kepri -  KARIMUN - Komisi I DPRD Kabupaten Karimun meninjau persiapan menjelang pelaksanaan Pilkades 7 April 2015 disejumlah Desa di K...
  • Raden Hari Tjahyono Pimpin PKS Kepri
    PKS Kepri - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Kepulauan Riau mengalami perubahan struktur. Raden Hari Tjahyono yan...
  • Kapolda Kepri : Narkoba Musuh Besar Kita Semua
    PKS Kepri - Pemberantasan narkoba menjadi salah satu pekerjaan rumah utama oleh Polda Kepulauan Riau (Kepri). Hal tersebut langsung disampa...
  • Sukaryo Ajak Perangkat RT dan RW Kawal Usulan Pembangunan
    PKS Kepri - Untuk kesekian kalinya Sukaryo mengadvokasi usulan pembangunan di wilayah Sagulung. Kali ini di Perumahan Mantang, RT. 02 RW. 0...
  • Disiarkan Live, PKS Kepri Bedah Buku MKAD Sabtu Ini
    PKS Kepri - BATAM - Dewan Syariat Wilayah (DSW) PKS Kepri akan adakan Bedah Buku 'Menjawab Kegelisahan Aktivis Dakwah (MKAD)' secar...
  • PKS Raih 4 Kursi untuk DPRD Kota Batam
    PKS Kepri - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berhasil memperoleh empat kursi untuk DPRD Kota Batam. Hal ini berdasarkan rapat pleno Komisi...
  • PKS Tanjungpinang Deklarasi Pemenangan Prabowo-Hatta
    PKS Kepri -  PKS Tanjungpinang menggelar deklarasi pemenangan pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor ur...
  • PKS : Pemerintah Harus Serius Perhatikan Pendidikan Hinterland
    PKS Kepri -  Pendidikan dan kesehatan adalah faktor penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun hal tersebut masih banyak cata...
  • Pemerintah Harus Serius Lindungi Bangsa dari Bahaya Rokok
    PKS Kepri -  Jakarta (22/8) - Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat DPP PKS Fahmi Alaydroes menegaskan perlu adanya   political   will   yang k...
  • Jabar Kembali Menerima Anugerah Pangripta Nusantara
    PKS Kepri -  Sudah kelima kalinya Provinsi Jawa Barat (Jabar) menerima Anugerah Pangripta Nusantara (APN). Tahun ini, penghargaan tersebut ...

Main Tags

  • Aksi Buruh (1)
  • Aleg Bicara (22)
  • Artikel (2)
  • Caleg (14)
  • Daerah (118)
  • Daftar PKS (1)
  • Dr Salim (5)
  • Dr Salim Segaf (3)
  • Dr Salim Segaf Al-Jufri (1)
  • Erupsi Semeru (1)
  • Fraksi (1)
  • Fraksi PKS (51)
  • Fraksi PKS Batam (10)
  • Fraksi PKS Kepri (3)
  • Gunung Semeru (1)
  • Harganas 2022 (1)
  • Hari Ayah 2021 (2)
  • Hari Ibu 2021 (12)
  • Hari Kartini (6)
  • Hukum (34)
  • Kajian (21)
  • Kajian Pelayanan PKS (1)
  • Kajian RKI (14)
  • Keluarga (8)
  • Kisah (4)
  • Kisah PKS (1)
  • Kisah RKI (14)
  • Kitab Kuning (1)
  • KSN (1)
  • Layani Rakyat (46)
  • Milad PKS 20 (5)
  • Muswil (3)
  • Nasional (327)
  • Opini (25)
  • Peduli (1)
  • Peduli Buruh (1)
  • Peduli Nelayan (1)
  • Pelatihan (1)
  • Pelayanan PKS (44)
  • Pemilu (97)
  • Pemilu 2024 (4)
  • Pemira (7)
  • Petani (1)
  • Pilkada (23)
  • Pilpres (68)
  • PKS (464)
  • PKS Batam (2)
  • PKS Bela Ulama (2)
  • PKS BelaUMKM (1)
  • PKS Berbagi (1)
  • PKS Dukung UMKM (1)
  • PKS Kepri (1)
  • PKS Layani Rakyat (20)
  • PKS Muda (7)
  • PKS Muda Batam (1)
  • PKS Peduli (1)
  • PKS Pelayan dan (1)
  • PKS Pelayan Rakyat (133)
  • PKS Politik (1)
  • PKS Transformasi dan Kolaborasi (36)
  • Politik (292)
  • Politik Pelayanan PKS (1)
  • Politik Top News (2)
  • Rakerda PKS (1)
  • Rakerwil PKS (1)
  • Rakerwil PKS Kepri (1)
  • Ramadhan 1443H (23)
  • Ramadhan 1444H (3)
  • Rekrutmen PKS (6)
  • RKI (64)
  • RKI PKS (3)
  • RKI PKS Batam (2)
  • Rumah Keluarga Agar (1)
  • Rumah Keluarga Indonesia (74)
  • Salim Segaf (3)
  • Salim Segaf Al-Jufri (4)
  • Salim Segaf di Kepri (1)
  • Semeru (1)
  • Senam Nusantara (1)
  • Seputar Kepri (30)
  • Taujih (13)
  • Tolak RUU IKN (1)
  • Top Nesws (1)
  • Top News (957)
  • Top News Pelayanan PKS (1)
  • Ulama (1)
  • UMKM Batam (1)
  • UMKM Batam Maju (1)
  • UMKM Maju (1)
  • UMKM PKS (1)

Labels

  • Aksi Buruh
  • Aleg Bicara
  • Artikel
  • Caleg
  • Daerah
  • Daftar PKS
  • Dr Salim
  • Dr Salim Segaf
  • Dr Salim Segaf Al-Jufri
  • Erupsi Semeru
  • Fraksi
  • Fraksi PKS
  • Fraksi PKS Batam
  • Fraksi PKS Kepri
  • Gunung Semeru
  • Harganas 2022
  • Hari Ayah 2021
  • Hari Ibu 2021
  • Hari Kartini
  • Hukum
  • Kajian
  • Kajian Pelayanan PKS
  • Kajian RKI
  • Keluarga
  • Kisah
  • Kisah PKS
  • Kisah RKI
  • Kitab Kuning
  • KSN
  • Layani Rakyat
  • Milad PKS 20
  • Muswil
  • Nasional
  • Opini
  • Peduli
  • Peduli Buruh
  • Peduli Nelayan
  • Pelatihan
  • Pelayanan PKS
  • Pemilu
  • Pemilu 2024
  • Pemira
  • Petani
  • Pilkada
  • Pilpres
  • PKS
  • PKS Batam
  • PKS Bela Ulama
  • PKS BelaUMKM
  • PKS Berbagi
  • PKS Dukung UMKM
  • PKS Kepri
  • PKS Layani Rakyat
  • PKS Muda
  • PKS Muda Batam
  • PKS Peduli
  • PKS Pelayan dan
  • PKS Pelayan Rakyat
  • PKS Politik
  • PKS Transformasi dan Kolaborasi
  • Politik
  • Politik Pelayanan PKS
  • Politik Top News
  • Rakerda PKS
  • Rakerwil PKS
  • Rakerwil PKS Kepri
  • Ramadhan 1443H
  • Ramadhan 1444H
  • Rekrutmen PKS
  • RKI
  • RKI PKS
  • RKI PKS Batam
  • Rumah Keluarga Agar
  • Rumah Keluarga Indonesia
  • Salim Segaf
  • Salim Segaf Al-Jufri
  • Salim Segaf di Kepri
  • Semeru
  • Senam Nusantara
  • Seputar Kepri
  • Taujih
  • Tolak RUU IKN
  • Top Nesws
  • Top News
  • Top News Pelayanan PKS
  • Ulama
  • UMKM Batam
  • UMKM Batam Maju
  • UMKM Maju
  • UMKM PKS

  • Home
  • Home

instagram

Template Created By :Blogger Templates | ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top