TESTING

Main Tags

Categories

Follow Us

  • Home
  • Features
  • _POST FORMAT
  • _Error Page
  • Trending
  • contact
Sekretaris MPW PKS Kepri Suryani SE memberikan ceramah pada kajian rutin RKI Batam Kota di Perumahan Taman Raya

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat, karena manusia memiliki naluri untuk hidup bersama dengan orang lain. Dan di sinilah sebagai seorang muslim kita diperintahkan untuk memberi manfaat bagi orang lain. Sebagaimana dalam Hadist disebutkan: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” (Hadits Riwayat Ath-Thabrani). 

Dan ketika kita memberikan manfaat kepada orang lain sebenarnya manfaat itu kembali kepada diri kita sendiri. "Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, Allah akan menyelesaikan kesulitan-kesulitannya di hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat,” (HR. Muslim).

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepri, Suryani SE pada kajian rutin Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota tentang bagaimana cara memberikan kebermanfaatan bagi orang lain, pada Ahad, 5 juni 2022 di Perumahan Taman Raya, Batam Kota. 

Suryani membagikan tips bagaimana memberikan kebermanfaatan. Dalam Al-Qur'an surat an-Nahl ayat 90 disebutkan: "Sesungguhnya Allah memerintahkan (kamu) berlaku adil dan kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi penghargaan agar kamu dapat mengambil pelajaran."

Kebermanfaatan manusia kepada manusia yang lain ada enam.

Pertama, berlaku adil kepada sesama manusia. Jangan sampai kebencian kita kepada suatu kaum menjadikan kita tidak bisa berlaku adil. "Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, membuatmu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. al-Maidah: 8) 

Kedua, berbuat kebajikan, seperti memberikan upah tepat pada waktunya dan memberikan kelebihan rezeki kepada orang lain yang membutuhkan. 

Ketiga, berbuat baik kepada sanak kerabat. Sedekah yang paling utama adalah kepada kerabat dekat, Hadits riwayat Tirmidzi, Rasulullah Saw bersabda: “Bersedekah kepada orang miskin adalah salah satu sedekah dan kepada kerabat ada dua kebaikan yaitu sedekah dan silaturahmi.”

Keempat, mencegah perbuatan yang merusak di masyarakat. Hal ini menjadi tugas kita bersama bukan hanya polisi ataupun pengurus RT dan RW saja. 

Kelima, mengantisipasi perbuatan yang merusak dengan pekerjaan-pekerjaan yang mendukung, seperti mendirikan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dan membentuk pengajian-pengajian di perumahan. 

Keenam, memberikan pengajaran untuk mencegah permusuhan. Jadilah pemersatu ketika hadir di majelis-majelis ilmu, dan hindarilah adu domba.

Kajian rutin ini diadakan setiap dua bulan sekali. Kali ini dihadiri 101 peserta yang merupakan anggota RKI dari berbagai kelurahan di Kecamatan Batam Kota. 

RKI Batam Kota juga membuka pendaftaran bagi peserta yang ingin menjadi anggota baru dengan menghubungi Puspita di wa.me/628127778513.
  • 0 Comments

SEKUPANG – Ketua Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Tanjung Riau mengisi kajian ibu-ibu PKK di Perumahan Tiban Global, Tiban Indah, Sekupang dengan tema “Kunci Meraih Bahagia”, Ahad (13/3/2022).

Neneng berujar, setiap manusia pasti menginginkan kebahagiaan dalam hidupnya. Namun tidak semua paham dan tahu bagaimana cara meraih bahagia yang sesungguhnya.

Bahagia, secara etimologi diartikan sebagai keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan).

Kebahagiaan bersifat relatif, setiap orang memiliki ukuran kebahagiaannya masing-masing.

Ada yang bahagia jika memiliki harta dan kekayaan, ada yang merasa bahagia dengan pangkat dan jabatan, namun ada juga yang dengan hal-hal sederhana sudah bisa merasakan kebahagiaan. Semua itu adalah kebahagiaan dalam konteks dunia yang sifatnya hanya sementara.

Kata Neneng, ada beberapa ciri orang yang bahagia. "Yaitu selalu beristighfar bila melakukan dosa, dekat dengan Allah dalam ketaatan, beramal shalih dan memperbanyak amal sunnah, peduli kepada sesama dan selalu memperhatikan orang-orang yang susah."

"Lalu berbuat baik sesama muslim dan makhluk hidup lainnya, pandai menjaga waktu, selalu bersyujur dan merasa cukup atas nikmat yang Allah berikan, serta yakin dan percaya kepada Allah di atas segalanya," sambung Neneng.

Masih kata Neneng, dalam Islam ada dua macam kebahagiaan yaitu kebahagiaan dunia yang sifatnya sementara dan kebahagiaan akhirat yang sifatnya kekal. 

Kebahagiaan itu bersumber dari hati yang bersih, ikhlas, sabar dan senantiasa bersyukur. Orang muslim yang bahagia adalah yang selalu taat kepada Allah, mampu mempertahankan keimanan atau keyakinannya dan memenuhi hak-hak akan makhluk hidup lainnya dengan berpedoman kepada syariat. 

Lalu, sebut Neneng, ada tiga kunci untuk meraih kebahagiaan, "Positive thinking, positive feeling, dan positive spiritual."

Kajian ini ditutup dengan penyampaian tanggapan dari peserta. Ifa, salah satu Anggota PKK Tiban Global menyampaikan terima kasih kepada RKI.

"Alhamdulillah, dengan mendengarkan penjelasan pemateri, saya lebih bersyukur dengan nikmat yang Allah berikan.Terima kasih RKI," kata Ifa.
  • 0 Comments

Baper adalah penyakit hati, ciri orang yang suka baper, dia tidak bisa mengenal hatinya dengan baik, mudah emosi, mudah goyah dengan ucapan orang lain, dan mudah tersinggung.

Dalam sebuah Hadits, Rasulullah Saw bersabda, "Ingatlah bahwa di dalam jasad ada segumpal darah, jika ia baik maka baiklah seluruh jasad, jika ia rusak, maka rusaklah seluruh jasad, itulah hati," (HR. Bukhari Muslim).

Materi tersebut disampaikan Ketua RKI Sekupang Russinta Yuliati dalam kajian RKI dengan tema "Menata Hati Jangan Mudah Baper" di Perumahan Marina Raya, Tanjung Riau, Sekupang pada Sabtu, 12 Maret 2022.

Hati adalah panglima seluruh anggota tubuh, pemimpin dan pengendali akal dan raga. Jasad atau raga manusia dipengaruhi oleh kondisi hatinya. Makin sehat dan baik hatinya, makin sehat raga dan baik perilakunya. Namun, hati memiliki sifat yang berbolak-balik dan hanya Allah yang bisa mengendalikannya, sebab hati ada dalam genggaman Allah Swt.
  
Agar hati senantiasa dalam kondisi baik, sehat, dan tenang, ada beberapa hal yang harus dilakukan.

1. Mengenal Allah dengan keimanan, mendekatkan diri, serta melibatkan Allah dalam setiap amal
2. Dzikrullah, senantiasa menyebut nama-Nya
3. Keikhlasan dalam niat dan beramal

Selain memberikan materi tentang cara menjaga hati, Yuli juga membagikan tips melatih melembutkan hati agar tidak mudah baper.

1. Tahan perasaan, tahan emosi
2. Biarkan orang berbicara menilai kita, dengarkan kata-katanya, karena sesungguhnya apa yang dilakukannya adalah ujian kesabaran bagi kita
3. Mudah memaafkan kesalahan orang lain
4. Senantiasa berdzikir, terutama ketika mengalami hal yg tidak mengenakkan
5. Doakan orang yang mendzalimi
6. Istiqamah dalam beramal
7. Banyak bersyukur dan bahagia

Kebahagiaan bukan diukur oleh materi, tetapi karena bisa mengelola hati dengan baik. Makin kita sibuk dengan amalan-amalan kebaikan, makin dijauhkan dari pemikiran negatif tentang orang lain yang menyebabkan penyakit hati. Makin lembut hati, semakin jauh dari penyakit hati.

Baper? No way

Kajian ini mendapat respon yang positif dari peserta. Kitri, salah satu peserta mengungkapkan rasa senangnya atas materi yang disampaikan.

"Masya Allah, jadi ada pencerahan tentang  masalah hati yang baik, supaya tidak mudah baper ya. Terima kasih RKI atas nasihatnya, semoga RKI bisa kembali lagi di perumahan kami," kata Kitri.
  • 0 Comments
BATAM KOTA (28/12) -- Kajian dengan tema keluarga sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat, terutama bagi keluarga muda.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota helat Seminar Ibu Tangguh RKI di Asrama Haji Batam Center, Ahad (26/12/2021).

Seminar Ibu Tangguh ini menghadirkan Konsultan RKI Kepri Suprapti MPd sebagai nara sumber yang menyampaikan tema: Berseri sebagai Istri Berilmu sebagai Ibu.

Suprapti memberikan rumus agar menjadi istri dan ibu yang bahagia.

1. Kuat 
Menguatkan diri dengan keimanan, sehingga tangguh menjalani segala ujian dan lebih mudah menerima setiap takdir Allah SWT.

2. Pembelajar 
Yaitu bersemangat terus belajar menjadi lebih baik, siap mendengarkan nasihat. 

3. Hangat dan menyenangkan
Dengan kelemahlembutan, kasih sayang, dan penuh perhatian terhadap kebutuhan suami dan anak.

4. Bersahabat 
Berkomunikasi dengan suami dan anak dengan cair dan menyenangkan.

5. Selesai dengan diri sendiri 
Menjadi seorang ibu dan istri yang mampu mengelola diri dan emosi. 

6. Memerhatian empat waktu 
Yaitu me time dengan menyenangkan diri, couple time dengan berduaan bersama suami, family time dengan liburan bersama keluarga, dan social time misalnya mengikuti pengajian, seminar, kegiatan UPA PKS (Unit Pembinaan Anggota Partai Keadilan Sejahtera).

7. Menjadi ibu yang BAM (baik, asyik, memorable)
Baik: tidak pelit selagi untuk keperluan yang baik, ada momen-momen jajan, tidak mudah emosi, tidak cuek.
Asyik: menyenangkan, mudah diajak bercanda.
Memorable: punya kebiasaan yang akan selalu dikenang, misal hadir pada saat-saat yang sangat dibutuhkan oleh suami dan anak.

7. Doa  
Selalu mendoakan anak-anak dan suami, yakin Allah SWT adalah sebaik-baik penjaga.

Pembukaan seminar ini dihadiri Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kepri yang juga Anggota Fraksi PKS Raden Hari Tjahyono, Ketua DPC PKS Batam Kota Mulyanto, dan Ketua RKI Batam Kota Indri Yusliana. 

"DPC PKS Batam Kota sangat mengapresiasi adanya seminar ibu tangguh ini, semoga setelah hadir dalam seminar ini bisa menyerap ilmunya semakin bahagia, berseri-seri ketika menghadapi suami dan anak-anak di rumah," ujar Mulyanto kepada para peserta.

"Hari ini kita berkumpul dalam seminar ibu tangguh semoga bisa menambah wawasan Ibu-ibu semua, bertambah ilmu sebagai istri dan ibu," harapan Indri Yusliana.
  • 0 Comments
BATU AJI (17/12) -- Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batu Aji mengisi kajian muslimah di Perumahan Puri Pesona, Tanjung Uncang, Batu Aji, Ahad (12/12/2021) dengan tema Birrul Walidain yang disampaikan Ketua RKI Batu Aji, Nuriati. 

Birrul walidain adalah istilah agama Islam yang bermakna berbakti kepada kedua orang tua; yang berhukum wajib bagi setiap Muslim, meskipun kedua orang tuanya berbeda aqidah, selama perbuatan berbakti tersebut tidak bertentangan dengan perintah Allah SWT. 

Nuri memulai kajian dengan membacakan Hadits Nabi. "Dari Ibnu Mas'ud dia berkata, aku bertanya: Wahai Rasulullah, amal apakah yang paling utama? Lalu Rasulullah menjawab: Shalat pada waktunya. Kemudian aku bertanya: Lalu apa? Beliau menjawab: Berbakti kepada kedua orang tua. Aku bertanya lagi: Lalu apa? Beliau menjawab: Berjihad di jalan Allah. [Shahih: Al Bukhari (527) dan Muslim (85)]."

Nuri menyampaikan, salah satu amalan yang paling dicintai Allah SWT yakni berbakti kepada orang tua, baik ketika mereka masih ada maupun sudah meninggal dunia.

"Saat kedua orang tua masih ada, kita wajib menghormatinya, berbakti kepadanya, dan memuliakannya dengan tidak menyakiti hati kedua orang tua baik melalui perkataan maupun perbuatan," kata Nuri.

"Sedangkan saat kedua orang tua sudah tiada, kewajiban seorang anak yakni mendoakannya," sambung Nuri.
Kajian muslimah ini rupanya sangat menyentuh jamaah taklim. Pada sesi diskusi, salah satu jamaah yaitu nenek Habibah bercerita sambil menangis haru.

Nenek Habibah sedih dengan kondisi kedua orang tuanya ketika dulu di kampung. Saat meninggal dunia pun ia tidak bisa mengurusnya karena tidak bisa pulang kampung.

Nuriati ikut larut dalam kesedihan nenek Habibah dan ikut mendoakan semoga almarhum kedua orang tuanya dirahmati oleh Allah SWT; hingga sang nenek merasa tenang dan ikhlas.

"Kita doakan kedua orang tua agar Allah merahmati dan mengampuni kesalahan beliau dan mengumpulkan bersama kita kembali di surga, ya Nek," ujar Nuri memotivasi nenek.
  • 0 Comments
BATAM (16/12) -- Ketua Majelis Syuro (KMS) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr Salim Segaf Al-Jufri berkunjung ke Kepulauan Riau (Kepri) untuk bertemu dengan kader PKS dan masyarakat di Kepri, Jumat hingga Ahad (17-19/12/2021).

Sekretaris DPW PKS Kepri Bambang Dipoyono S.Sos mengharapkan kedatangan Dr Salim Segaf ini dapat memperkuat struktur partainya.

"Kedatangan KMS di Kepri ini sangat kami tunggu, insya Allah struktur PKS di Provinsi Kepri akan makin solid," ujar Bambang di Batam, Kamis (16/12/2021).

Masih kata Bambang, kedatangan Dr Salim Segaf akan langsung menuju Pulau Penyengat untuk berdialog dengan masyarakat setempat. 

Lalu bertemu zuriat para raja, juga berziarah ke makam pahlawan nasional yakni Raja Haji Fisabilillah dan makam Habib Syeikh bin Habib Alwi Assegaf; yang pernah menjadi mufti (pemberi fatwa) Kerajaan Melayu Riau Lingga.

"Habib adalah gelar kehormatan yang ditujukan kepada para keturunan Nabi Muhammad SAW. Sedangkan Dr Salim Segaf Al Jufri  sendiri juga bergelarkan Habib," ujar Bambang.

Selanjutnya mantan Menteri Sosial era Presiden SBY tahun 2009-2014 ini akan menyampaikan khutbah shalat Jumat di Masjid Raya Sultan Riau yang dikenal sebagai Masjid Putih Telur.

"Doktor Salim akan bertemu dengan para ulama dan tokoh masyarakat di Tanjungpinang, juga akan berdialog dengan tokoh dan pimpinan Lembaga Adat Melayu di Bintan," sambung Bambang. 

Dr Salim saat ini juga menjadi Wakil Ketua Ulama Persatuan Muslim Internasional.

Setelah menyambangi Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Dr Salim Segaf tak lupa singgah di Kota Batam untuk bertemu dengan masyarakat, pedagang kaki lima, dan para pelaku UMKM.

"Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir dua tahun ini menyebabkan perekonomian masyarakat terpuruk. Doktor Salim ingin melihat geliat perkembangan ekonomi masyarakat sambil berdialog dengan pelaku UMKM. UMKM inilah yang selama ini menjadi sektor yang bisa bertahan di tengah terpuruknya ekonomi karena pandemi," urai Bambang Dipoyono.

Pun, Dr Salim akan bertemu dengan para buruh se-Kepri dan milenial di Kota Batam.

Dikabarkan juga, hadirnya KMS PKS Dr Salim Segaf Al-Jufri ke Kepri ini akan disertai Anggota DPRI-RI dari PKS dari wilayah Sumbagut (Sumatera Bagian Utara) yakni Syahrul Aidi, Nevi Zuairina, dan Rafli.
  • 0 Comments
BATAM (15/12) -- Sekretaris DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam Warya Burhanuddin AMd meresmikan Pembukaan Mentoring UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) Anggota PKS Kota Batam di Kantor DPD PKS Batam, Ahad (12/12/2021). 

Sebanyak 25 orang pelaku/pemilik usaha sebagai utusan dari DPC PKS se-Kota Batam menjadi peserta mentoring.

Warya Burhanuddin mengatakan, agenda ini merupakan tahapan awal dari pendampingan bagi Anggota PKS yang memiliki usaha agar tumbuh membaik dan membawa perekonomian makin maju dan berkembang.

"Mentoring UMKM ini adalah pilot project, tahap awal diberikan pendampingan kepada 25 Anggota PKS pelaku usaha. Semoga usaha semakin berkembang, bertambah sukses. Tetap istiqomah untuk mengikuti pelatihan sampai selesai," harap Warya.

Mentoring UMKM Anggota PKS merupakan kerja sama PKS Kota Batam dengan Akademi Melayu Dermawan; yang akan memberikan pembimbingan selama tiga bulan dan konsultasi tanpa batas kepada peserta. 

Deputi Ekonomi PKS Kota Batam Mutohar atau biasa dipanggil Pak Pres menyampaikan, tujuan mentoring UMKM ini agar usaha yang dimiliki para Anggota PKS menjadi lebih baik dan maju.

"Ini kita buat agar Kader PKS pelaku usaha, bisa semakin maju, menjadi lebih baik kualitas produk dan omset usahanya," kata Pak Pres.

"Jangan lewatkan kesempatan untuk serius belajar, agar berdampak baik bagi usaha kita," pesannya kemudian.

Mentoring pertama ini direncanakan berlangsung 12 kali pertemuan. Akademi Melayu Dermawan akan memberikan pelatihan mulai dari bagaimana memproduksi, menghitung kas, cara pemasaran, dan materi-materi yang lainnya. 

Founder Akademi Melayu Dermawan Ilyas Karta menyampaikan, PKS adalah satu-satunya partai yang mau mewujudkan kesejahteraan bagi anggotanya; yang sejalan dengan visi dan misi Melayu Dermawan.

"Saya baru menjumpai satu-satunya partai yang berusaha mewujudkan kesejahteraan anggotanya yaitu PKS. Hal ini sama dengan visi dan misi kami yaitu membangkitkan ekonomi umat secara berjamaah. Kami akan mendampingi para peserta pelatihan selama tiga bulan kedepan dan konsultasi tanpa batas," ujar Ilyas.

Sementara Direktur Akademi Melayu Dermawan, Marlina Ramli memberikan pesan pada para peserta, "Untuk berhasil kita butuh perjuangan, Anda adalah orang-orang pilihan yang akan melahirkan mentor-mentor baru yang akan terus memberikan manfaat bagi orang-orang sekitar."

  • 0 Comments
SEKUPANG (15/12)— Masih dalam suasana menyambut peringatan Hari Ibu tahun 2021, RKI Sekupang memberikan tausiyah dengan tema "Menjadi Ibu Tangguh" kepada jamaah majelis taklim di Perumahan Harapan Indah, Sekupang, Sabtu (4/12/2021).

Dalam tausiyahnya, Ketua RKI Sekupang Russinta Yuliati menjelaskan pentingnya menjadi ibu yang tangguh. Menjadi ibu yang tangguh tidak bisa serta merta terbentuk, tetapi perlu diupayakan. 

“Dalam menghadapi tantangan zaman ini kita dituntut untuk menjadi ibu yang tangguh, baik bagi keluarga maupun masyarakat," kata Yuli. 

"Untuk mejadi ibu yang tangguh tidak bisa instan langsung jadi, tapi harus diupayakan dan diusahakan, dengan cara menggali ilmunya,” ujar Yuli lagi.

Ada tiga indikator seseorang untuk dapat memenuhi kriteria menjadi ibu yang tangguh. 

1. Sukses dalam peran sebagai istri dan ibu
Dua peran tersebut menjadi utama yan harus dijalankan sebaik mungkin. Agar bisa sukes menjalankan peran tersebut, perlu di persiapkan sejak gadis, baik dari sisi kesehatan maupun keilmuannya, sebab ibu adalah sekolah pertama untuk anaknya. Tugas ibu sekarang adalah menyiapkan anak-anaknya untuk menjadi ibu yang tangguh.

2. Kuat fisik dan mental spiritual
Seorang ibu yang tangguh mesti kuat secara fisik, sehingga bisa menjalankan perannya sebagai ibu. Kedekatannya kepada pencipta dengan ibadah yang kuat juga menjadi penentu kekuatan menghadapi permasalahan. Juga, kekuatan doa seorang ibu sangat memengaruhi perjalanan anak-anak dan keluarganya, sebab doa ibu lebih diijabah (dikabulkan).

3. Kuat dalam sosial emosional
Ketangguhan ibu juga ditentukan dengan penyesuaian diri untuk memahami keadaan serta perasaan ketika berinteraksi dengan anggota keluarga yang diperoleh dengan cara mendengar, mengamati, dan melakukan hal-hal yang terbaik.

Peserta kegiatan menyimak dengan antusias paparan dari Yuli, mereka merasa senang karena mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat bagi mereka dalam mendidik keluarganya.

“Alhamdulillah, MasyaAllah ilmunya sangat bermanfaat, apalagi bagi kami yang masih mempunyai anak-anak kecil, ini menjadi wawasan dan ilmu dalam mendidik keluarga kami,” ujar Dwi Nurhayati, salah satu jamaah.

Tak hanya merasa senang dengan apa yang sudah disampaikan, ibu-ibu majelis taklim juga berharap kegiatan ini bisa bersambung dengan materi-materi bermanfaat lainnya dari RKI Sekupang.
  • 0 Comments
BATAM KOTA (13/12) -- Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota memberikan pelatihan tahsin kepada para ibu anggota Majelis Taklim Al-Furqon di Kampung Tua Belian, Ahad (12/12/2021). 

Pelatihan Tahsin Al-Qur'an ini dipandu Ketua RKI Batam Kota, Indri Yusliana SE. Ia menyampaikan tentang pentingnya mempelajari Tahsin Al-Qur'an dengan memahami hukum-hukum tajwid. 

Tajwid adalah ilmu untuk mengetahui kaidah dan cara membaca huruf Al-Qur'an yang baik dan benar agar terhindar dari kesalahan yang akan mengubah makna. 

Di antara keutamaan belajar Tahsin Al-Qur'an adalah sebagai berikut.

1. Sebagai amal sholih dan tolok ukur kualitas seorang muslim
Sabda Rasulullah SAW: "Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR Bukhari)

2. Sebaik-baik kesibukan
Allah SWT berfirman dalam Hadits Qudsi: "Barang siapa yang disibukkan oleh Al-Qur'an dalam rangka berdzikir kepada-Ku dan memohon kepada-Ku niscaya Aku akan memberikan sesuatu yang lebih utama daripada apa yang telah Aku berikan kepada orang-orang yang telah meminta. Dan keutamaan Kalam Allah daripada seluruh kalam yang selain-Nya seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya." (HR Tirmidzi)

3. Mempelajari Al-Qur'an menyebabkan turunnya ketenteraman
Rasulullah SAW bersabda: "Tidaklah suatu kaum berkumpul di satu masjid dari masjid-masjid Allah kemudian mereka membaca Al-Qur'an dan mempelajarinya; melainkan turun kepada mereka ketentraman, diliputi dengan rahmat, dinaungi oleh malaikat, dan disebut-sebut oleh Allah di hadapan makhluk-Nya." (HR Muslim)
4. Mendapatkan syafaat di hari kiamat
Rasulullah SAW bersabda: "Bacalah Al-Qur'an, maka sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya." (HR Muslim)

5. Mendapatkan derajat tinggi
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah SWT akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Al-Qur'an), dengannya pula Allah akan mengangkat kaum yang lain.” (HR Muslim)

Indri juga menyampaikan bahwa mempelajari tajwid adalah wajib bagi setiap muslim (fardhu 'ain). 

Peserta Tahsin Al-Qur'an mempraktikkan dengan menirukan bacaan yang dipandu Indri. Kegiatan belajar tahsin ini sendiri diagendakan sebulan sekali.
  • 0 Comments
BATU AJI (7/12) -- Salah satu yang sering diabaikan adalah nikmat sehat. Nikmat sehat pun biasanya akan terasa dan disadari saat seseorang diuji dengan sakit. Saat dalam kondisi sehat seseorang bisa lalai namun ketika sakit kadang berprasangka buruk kepada Allah SWT.

Dalam kajian muslimah dengan tema Hikmah Sakit yang dilaksanakan di Perumahan Cipta Indah Batu Aji pada Jumat (3/12/2021), Ketua RKI Batu Aji Nuriati mengajak ibu-ibu majelis taklim untuk senantiasa berprasangka baik dalam segala kondisi.

"Tetaplah berprasangka baik kepada Allah kapan pun, dimana pun, dan dalam kondisi bagaimana pun; sehat dan sakit adalah ujian dari-Nya, insyaallah semua ada hikmahnya," kata Nuriati.

Lanjut Nuriati, ada hikmah saat seseorang diuji sakit.

1. Dengan sakit Allah SWT ingin menggugurkan dosa-dosa manusia. Dalam Hadits diriwayatkan: "Tidaklah muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gundah gulana, hingga duri menusuknya melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya."

 2. Sakit menjadi sarana muhasabah/evaluasi diri atas apa yang sudah diperbuat selama ini dan apa yang harus dilakukan untuk kedepannya.

"Sebagai seorang muslim, kita berkewajiban untuk bersyukur atas segala nikmat Allah dan bersabar dengan semua ujian yang diberikan. Pahami dan ambil hikmah dari setiap ujian, jadikan sebagai pelajaran," ulang Nuriati menegaskan pesannya.
  • 0 Comments
BATAM CENTER (2/12) -- Keinginan untuk terus mendalami agama Islam membuat ibu-ibu Majelis Taklim Al-Furqon mengundang Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Batam Kota mengisi kajian fiqih di Kampung Tua Belian, Batam Kota, Ahad (28/11/2021).

RKI Batam Kota pun mengajak Abu Maryam Lc untuk mengisi materi Fikih Thaharah (bersuci). Abu Maryam saat ini merupakan Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Batam. Kajian ini juga dihadiri oleh jajaran DPC PKS Batam Kota serta Ketua RT dan RW setempat.

Thaharah sebagai salah satu bahasan penting dalam ajaran Islam karena menjadi kebutuhan dasar manusia juga merupakan amaliyah penentu keabsahan amal ibadah.

Sebelum melakukan ibadah shalat diwajibkan berwudhu dengan menggunakan air. Sebagaimana Firman Allah SWT dalam QS. Al-Maidah ayat 6: "Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah."

Hukum air dibagi menjadi 4.

1. Air Mutlak 
Air ini suci dan menyucikan. Air yang tidak najis dan dapat digunakan untuk bersuci, yaitu membersihkan bekas najis dan bersuci dari hadas. Contohnya: air embun, air laut, air mata air, air hujan, air sungai, dan sebagainya.

2.Air Musyammas 
Yaitu air yang dipanaskan di bawah terik matahari, air ini hukumnya suci dan menyucikan, hanya saja makruh bila dipakai untuk bersuci. Ketika air telah dingin kembali maka tidak lagi makruh dipakai bersuci.

3. Air mutanajjis
Yaitu air suci yang terkena barang najis yang mengubah warna, bau, dan rasanya. Air ini tidak bisa digunakan untuk bersuci. 

4. Air suci tapi tidak menyucikan 
Air ini suci tetapi tidak bisa dipakai untuk bersuci/menghilangkan hadas. Air ini ada 2 macam.
    - Air musta'mal 
      Yaitu air yang sudah dipakai (bekas) untuk bersuci
    - Air mutaghayar
      Yaitu air yang mengalami perubahan salah satu sifatnya disebabkan tercampur dengan barang suci yang lain dengan perubahan yang menghilangkan kemutlakan air tersebut. Contohnya: air teh, air sirup, air kopi, dan sebagainya.

Kajian fiqih thaharah ini akan berlanjut pada pertemuan-pertemuan berikutnya dengan jadwal rutin yang akan diisi oleh Abu Maryam.
  • 0 Comments
SEKUPANG (23/11) -- Keluarga adalah lingkungan sosial terkecil dalam masyarakat. Dari sebuah keluarga dimulai pendidikan tentang nilai dan moral untuk pertama kalinya. Baik buruknya sebuah masyarakat dipengaruhi oleh penanaman nilai dan moral yang dibentuk oleh keluarga. Sehingga tak salah jika keluarga menjadi pondasi terbentuknya karakter suatu bangsa.

Besarnya pengaruh globalisasi tak sedikit membawa dampak negatif terhadap karakter bangsa. Diperlukan ketahanan yang kuat agar karakter bangsa tidak mengalami degradasi nilai dan moral akibat pengaruh negatif global. 

Ketahanan keluarga adalah basis utama pertahanan kekuatan bangsa. Ketahanan suatu bangsa diukur dari ketahanan sebuah keluarga. Jika ketahanan keluarganya kuat maka kuatlah ketahanan suatu bangsa.

Pentingnya menguatkan ketahanan keluarga inilah yang mendasari diadakannya kajian parenting Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Sekupang bersama Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Tiban Global, Sekupang, Batam, Ahad, 21 November 2021.

Ketua RKI Sekupang Russinta Yuliati yang menjadi nara sumber menjelaskan tentang makna ketahanan keluarga dan pentingnya menguatkan ketahanan keluarga.

"Ketahanan keluarga adalah kondisi dinamis untuk membentuk keluarga yang kokoh, mengembangkan, dan melestarikan potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk hidup mandiri, berdaya, harmonis, sejahtera lahir dan bathin, serta melindungi keluarga dari berbagai masalah yang dihadapi," papar Yuli dalam penjelasannya.

Tiga hal yang menjadi fokus ketahanan keluarga adalah pembentukan, pengembangan, dan pelestarian serta perlindungan yang mencakup segala aspek di antaranya aspek agama, psikologis, sosial, fisik, dan pengembangan ekonomi.

RKI mengajak anggota PKK dan elemen masyarakat lainnya bersama-sama terus berupaya menguatkan ketahanan keluarga dari segala aspeknya agar bisa menguatkan ketahanan bangsa menghadapi tantangan global.

Peserta parenting khidmat menyimak setiap pemaparan narasumber dan merasakan mendapat ilmu dan semangat baru dalam membangun ketahanan keluarganya.

"Alhamdulillah, dapat men-charge kembali ruhiyah saya setelah mendengarkan pemaparan dari narsum," kata salah satu peserta kajian parenting.
  • 0 Comments
Older Posts Home
1 Aksi Buruh 22 Aleg Bicara 2 Artikel 14 Caleg 118 Daerah 1 Daftar PKS 5 Dr Salim 3 Dr Salim Segaf 1 Dr Salim Segaf Al-Jufri 1 Erupsi Semeru 1 Fraksi 51 Fraksi PKS 10 Fraksi PKS Batam 3 Fraksi PKS Kepri 1 Gunung Semeru 1 Harganas 2022 2 Hari Ayah 2021 12 Hari Ibu 2021 6 Hari Kartini 34 Hukum 21 Kajian 1 Kajian Pelayanan PKS 14 Kajian RKI 8 Keluarga 4 Kisah 1 Kisah PKS 14 Kisah RKI 1 Kitab Kuning 1 KSN 46 Layani Rakyat 5 Milad PKS 20 3 Muswil 327 Nasional 25 Opini 1 Peduli 1 Peduli Buruh 1 Peduli Nelayan 1 Pelatihan 44 Pelayanan PKS 97 Pemilu 4 Pemilu 2024 7 Pemira 1 Petani 23 Pilkada 68 Pilpres 464 PKS 2 PKS Batam 2 PKS Bela Ulama 1 PKS BelaUMKM 1 PKS Berbagi 1 PKS Dukung UMKM 1 PKS Kepri 20 PKS Layani Rakyat 7 PKS Muda 1 PKS Muda Batam 1 PKS Peduli 1 PKS Pelayan dan 133 PKS Pelayan Rakyat 1 PKS Politik 36 PKS Transformasi dan Kolaborasi 292 Politik 1 Politik Pelayanan PKS 2 Politik Top News 1 Rakerda PKS 1 Rakerwil PKS 1 Rakerwil PKS Kepri 23 Ramadhan 1443H 3 Ramadhan 1444H 6 Rekrutmen PKS 64 RKI 3 RKI PKS 2 RKI PKS Batam 1 Rumah Keluarga Agar 74 Rumah Keluarga Indonesia 3 Salim Segaf 4 Salim Segaf Al-Jufri 1 Salim Segaf di Kepri 1 Semeru 1 Senam Nusantara 30 Seputar Kepri 13 Taujih 1 Tolak RUU IKN 1 Top Nesws 957 Top News 1 Top News Pelayanan PKS 1 Ulama 1 UMKM Batam 1 UMKM Batam Maju 1 UMKM Maju 1 UMKM PKS

Where we are now

o

About me

a


Janice

"The most important thing is to enjoy your life — to be happy — it’s all that matters.”


Follow Us

  • bloglovin
  • pinterest
  • instagram
  • facebook
  • Instagram

Banner spot

recent posts

Labels

Aksi Buruh Aleg Bicara Artikel Caleg Daerah Daftar PKS Dr Salim Dr Salim Segaf Dr Salim Segaf Al-Jufri Erupsi Semeru Fraksi Fraksi PKS Fraksi PKS Batam Fraksi PKS Kepri Gunung Semeru Harganas 2022 Hari Ayah 2021 Hari Ibu 2021 Hari Kartini Hukum Kajian Kajian Pelayanan PKS Kajian RKI Keluarga Kisah Kisah PKS Kisah RKI Kitab Kuning KSN Layani Rakyat Milad PKS 20 Muswil Nasional Opini Peduli Peduli Buruh Peduli Nelayan Pelatihan Pelayanan PKS Pemilu Pemilu 2024 Pemira Petani Pilkada Pilpres PKS PKS Batam PKS Bela Ulama PKS BelaUMKM PKS Berbagi PKS Dukung UMKM PKS Kepri PKS Layani Rakyat PKS Muda PKS Muda Batam PKS Peduli PKS Pelayan dan PKS Pelayan Rakyat PKS Politik PKS Transformasi dan Kolaborasi Politik Politik Pelayanan PKS Politik Top News Rakerda PKS Rakerwil PKS Rakerwil PKS Kepri Ramadhan 1443H Ramadhan 1444H Rekrutmen PKS RKI RKI PKS RKI PKS Batam Rumah Keluarga Agar Rumah Keluarga Indonesia Salim Segaf Salim Segaf Al-Jufri Salim Segaf di Kepri Semeru Senam Nusantara Seputar Kepri Taujih Tolak RUU IKN Top Nesws Top News Top News Pelayanan PKS Ulama UMKM Batam UMKM Batam Maju UMKM Maju UMKM PKS
Powered by Blogger.

MKRdezign

Archive

  • ▼  2022 (177)
    • ▼  July (2)
      • Mengenal Potensi Diri pada Anak Istimewa
      • Kebutuhan Dapur di Batam Mahal, PKS dan RKI Sungai...
    • ►  June (31)
    • ►  May (18)
    • ►  April (34)
    • ►  March (42)
    • ►  February (29)
    • ►  January (21)
  • ►  2021 (298)
    • ►  December (41)
    • ►  November (49)
    • ►  October (33)
    • ►  September (34)
    • ►  August (24)
    • ►  July (18)
    • ►  June (25)
    • ►  May (14)
    • ►  April (19)
    • ►  March (7)
    • ►  February (27)
    • ►  January (7)
  • ►  2020 (10)
    • ►  December (4)
    • ►  March (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (39)
    • ►  December (12)
    • ►  November (5)
    • ►  October (4)
    • ►  September (8)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (57)
    • ►  December (4)
    • ►  November (5)
    • ►  October (9)
    • ►  September (11)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (6)
    • ►  January (6)
  • ►  2017 (118)
    • ►  December (5)
    • ►  November (8)
    • ►  October (19)
    • ►  September (14)
    • ►  August (11)
    • ►  July (13)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
    • ►  April (15)
    • ►  March (17)
    • ►  February (7)
    • ►  January (2)
  • ►  2016 (142)
    • ►  December (6)
    • ►  November (4)
    • ►  October (1)
    • ►  September (8)
    • ►  August (7)
    • ►  July (5)
    • ►  June (2)
    • ►  May (5)
    • ►  April (26)
    • ►  March (21)
    • ►  February (27)
    • ►  January (30)
  • ►  2015 (144)
    • ►  December (36)
    • ►  November (21)
    • ►  October (8)
    • ►  September (1)
    • ►  June (9)
    • ►  May (13)
    • ►  April (18)
    • ►  March (17)
    • ►  February (10)
    • ►  January (11)
  • ►  2014 (603)
    • ►  December (17)
    • ►  November (22)
    • ►  October (3)
    • ►  September (22)
    • ►  July (12)
    • ►  June (65)
    • ►  May (41)
    • ►  April (37)
    • ►  March (135)
    • ►  February (77)
    • ►  January (172)
  • ►  2013 (65)
    • ►  December (52)
    • ►  November (13)
  • ►  2001 (1)
    • ►  June (1)

Technology

Breaking News

Populars

  • PKS Berharap Pilkades Serentak di Karimun Berjalan Sukses
    PKS Kepri -  KARIMUN - Komisi I DPRD Kabupaten Karimun meninjau persiapan menjelang pelaksanaan Pilkades 7 April 2015 disejumlah Desa di K...
  • Raden Hari Tjahyono Pimpin PKS Kepri
    PKS Kepri - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Kepulauan Riau mengalami perubahan struktur. Raden Hari Tjahyono yan...
  • Sukaryo Ajak Perangkat RT dan RW Kawal Usulan Pembangunan
    PKS Kepri - Untuk kesekian kalinya Sukaryo mengadvokasi usulan pembangunan di wilayah Sagulung. Kali ini di Perumahan Mantang, RT. 02 RW. 0...
  • Kapolda Kepri : Narkoba Musuh Besar Kita Semua
    PKS Kepri - Pemberantasan narkoba menjadi salah satu pekerjaan rumah utama oleh Polda Kepulauan Riau (Kepri). Hal tersebut langsung disampa...
  • PKS Tanjungpinang Deklarasi Pemenangan Prabowo-Hatta
    PKS Kepri -  PKS Tanjungpinang menggelar deklarasi pemenangan pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor ur...
  • Pemerintah Harus Serius Lindungi Bangsa dari Bahaya Rokok
    PKS Kepri -  Jakarta (22/8) - Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat DPP PKS Fahmi Alaydroes menegaskan perlu adanya   political   will   yang k...
  • Disiarkan Live, PKS Kepri Bedah Buku MKAD Sabtu Ini
    PKS Kepri - BATAM - Dewan Syariat Wilayah (DSW) PKS Kepri akan adakan Bedah Buku 'Menjawab Kegelisahan Aktivis Dakwah (MKAD)' secar...
  • PKS Minta PT PLN Batam Batalkan Kenaikan Tarif
    Raden Hari Tjahyono / Ketua DPW PKS Kepri PKS Kepri - Meski terjadi penolakan yang keras dari masyarakat Batam, sepertinya pembahasan kenai...
  • PKS : Pemerintah Harus Serius Perhatikan Pendidikan Hinterland
    PKS Kepri -  Pendidikan dan kesehatan adalah faktor penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun hal tersebut masih banyak cata...
  • Hilmi : PKS Tak Takut dengan Fitnah
    PKS Kepri - Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin menegaskan, PKS tidak takut dengan fitnah-fitnah yan...

Main Tags

  • Aksi Buruh (1)
  • Aleg Bicara (22)
  • Artikel (2)
  • Caleg (14)
  • Daerah (118)
  • Daftar PKS (1)
  • Dr Salim (5)
  • Dr Salim Segaf (3)
  • Dr Salim Segaf Al-Jufri (1)
  • Erupsi Semeru (1)
  • Fraksi (1)
  • Fraksi PKS (51)
  • Fraksi PKS Batam (10)
  • Fraksi PKS Kepri (3)
  • Gunung Semeru (1)
  • Harganas 2022 (1)
  • Hari Ayah 2021 (2)
  • Hari Ibu 2021 (12)
  • Hari Kartini (6)
  • Hukum (34)
  • Kajian (21)
  • Kajian Pelayanan PKS (1)
  • Kajian RKI (14)
  • Keluarga (8)
  • Kisah (4)
  • Kisah PKS (1)
  • Kisah RKI (14)
  • Kitab Kuning (1)
  • KSN (1)
  • Layani Rakyat (46)
  • Milad PKS 20 (5)
  • Muswil (3)
  • Nasional (327)
  • Opini (25)
  • Peduli (1)
  • Peduli Buruh (1)
  • Peduli Nelayan (1)
  • Pelatihan (1)
  • Pelayanan PKS (44)
  • Pemilu (97)
  • Pemilu 2024 (4)
  • Pemira (7)
  • Petani (1)
  • Pilkada (23)
  • Pilpres (68)
  • PKS (464)
  • PKS Batam (2)
  • PKS Bela Ulama (2)
  • PKS BelaUMKM (1)
  • PKS Berbagi (1)
  • PKS Dukung UMKM (1)
  • PKS Kepri (1)
  • PKS Layani Rakyat (20)
  • PKS Muda (7)
  • PKS Muda Batam (1)
  • PKS Peduli (1)
  • PKS Pelayan dan (1)
  • PKS Pelayan Rakyat (133)
  • PKS Politik (1)
  • PKS Transformasi dan Kolaborasi (36)
  • Politik (292)
  • Politik Pelayanan PKS (1)
  • Politik Top News (2)
  • Rakerda PKS (1)
  • Rakerwil PKS (1)
  • Rakerwil PKS Kepri (1)
  • Ramadhan 1443H (23)
  • Ramadhan 1444H (3)
  • Rekrutmen PKS (6)
  • RKI (64)
  • RKI PKS (3)
  • RKI PKS Batam (2)
  • Rumah Keluarga Agar (1)
  • Rumah Keluarga Indonesia (74)
  • Salim Segaf (3)
  • Salim Segaf Al-Jufri (4)
  • Salim Segaf di Kepri (1)
  • Semeru (1)
  • Senam Nusantara (1)
  • Seputar Kepri (30)
  • Taujih (13)
  • Tolak RUU IKN (1)
  • Top Nesws (1)
  • Top News (957)
  • Top News Pelayanan PKS (1)
  • Ulama (1)
  • UMKM Batam (1)
  • UMKM Batam Maju (1)
  • UMKM Maju (1)
  • UMKM PKS (1)

Labels

  • Aksi Buruh
  • Aleg Bicara
  • Artikel
  • Caleg
  • Daerah
  • Daftar PKS
  • Dr Salim
  • Dr Salim Segaf
  • Dr Salim Segaf Al-Jufri
  • Erupsi Semeru
  • Fraksi
  • Fraksi PKS
  • Fraksi PKS Batam
  • Fraksi PKS Kepri
  • Gunung Semeru
  • Harganas 2022
  • Hari Ayah 2021
  • Hari Ibu 2021
  • Hari Kartini
  • Hukum
  • Kajian
  • Kajian Pelayanan PKS
  • Kajian RKI
  • Keluarga
  • Kisah
  • Kisah PKS
  • Kisah RKI
  • Kitab Kuning
  • KSN
  • Layani Rakyat
  • Milad PKS 20
  • Muswil
  • Nasional
  • Opini
  • Peduli
  • Peduli Buruh
  • Peduli Nelayan
  • Pelatihan
  • Pelayanan PKS
  • Pemilu
  • Pemilu 2024
  • Pemira
  • Petani
  • Pilkada
  • Pilpres
  • PKS
  • PKS Batam
  • PKS Bela Ulama
  • PKS BelaUMKM
  • PKS Berbagi
  • PKS Dukung UMKM
  • PKS Kepri
  • PKS Layani Rakyat
  • PKS Muda
  • PKS Muda Batam
  • PKS Peduli
  • PKS Pelayan dan
  • PKS Pelayan Rakyat
  • PKS Politik
  • PKS Transformasi dan Kolaborasi
  • Politik
  • Politik Pelayanan PKS
  • Politik Top News
  • Rakerda PKS
  • Rakerwil PKS
  • Rakerwil PKS Kepri
  • Ramadhan 1443H
  • Ramadhan 1444H
  • Rekrutmen PKS
  • RKI
  • RKI PKS
  • RKI PKS Batam
  • Rumah Keluarga Agar
  • Rumah Keluarga Indonesia
  • Salim Segaf
  • Salim Segaf Al-Jufri
  • Salim Segaf di Kepri
  • Semeru
  • Senam Nusantara
  • Seputar Kepri
  • Taujih
  • Tolak RUU IKN
  • Top Nesws
  • Top News
  • Top News Pelayanan PKS
  • Ulama
  • UMKM Batam
  • UMKM Batam Maju
  • UMKM Maju
  • UMKM PKS

  • Home
  • Home

instagram

Template Created By :Blogger Templates | ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top